RAM DDR5 Palsu Mulai Beredar, Isinya Ternyata Cuma Plastik

Kasus RAM palsu ini juga memunculkan dugaan adanya praktik switch and return di marketplace besar.

Editor Denny
Selasa, 12 Mei 2026 14.55 WIB
RAM DDR5 Palsu Mulai Beredar, Isinya Ternyata Cuma Plastik
RAM DDR5 palsu

Bandar Lampung (Lampost.co) — Pasar komponen PC bekas kembali bikin heboh. Kali ini bukan soal VGA mahal atau prosesor refurbish, melainkan RAM DDR5 palsu yang tampilannya nyaris sulit dibedakan dari produk asli.

Yang lebih mengejutkan, beberapa modul RAM tersebut ternyata hanya berisi potongan plastik kosong tanpa chip memori sungguhan.

Kasus ini mulai ramai dibicarakan komunitas hardware Asia setelah seorang pengguna di Jepang menemukan modul DDR5 mencurigakan yang dijual di pasar barang bekas.

Temuan tersebut langsung memicu kekhawatiran karena penipu kini terlihat semakin rapi memalsukan komponen PC modern.

RAM Palsu Ini Tampak Meyakinkan

Kasus awal muncul ketika seorang pengguna menemukan modul DDR5 SODIMM dengan stiker merek Samsung.

Namun setelah memperhatikan lebih detail, desain papan sirkuitnya justru mirip produk SK Hynix.

Kecurigaan makin besar saat pemeriksaan chip memori lebih dekat.

Alih-alih berisi komponen elektronik, chip tersebut ternyata hanya potongan plastik atau fiberglass yang pencetakannya menyerupai IC memori asli.

Dari luar memang terlihat normal, tetapi sebenarnya tidak memiliki fungsi apa pun.

Modus Baru Penipuan Komponen PC

Kasus ini memperlihatkan bagaimana pasar hardware bekas kini mulai menjadi target penipuan yang jauh lebih canggih.

Pelaku memanfaatkan:

  • Label palsu
  • PCB bekas asli
  • Nomor seri tiruan
  • Stiker merek terkenal

agar produk tampak meyakinkan.

Yang membuat situasi makin rumit, beberapa barang dijual dengan status:

  • “As-is”
  • “Barang rusak”
  • “Tidak dites”

di marketplace barang bekas.

Modus seperti ini membuat penjual lebih mudah menghindari komplain atau pengembalian barang.

Ciri-Ciri RAM DDR5 Palsu yang Mulai Beredar

Beberapa pengguna hardware mulai membagikan tanda-tanda fisik RAM palsu yang bisa diperhatikan sebelum membeli.

Di antaranya:

Bentuk chip aneh

Tepi chip terlihat terlalu bulat atau tidak presisi seperti modul asli.

Ada lingkaran putih di sekitar chip

Bekas lem atau hasil tempelan sering meninggalkan pola putih mencurigakan.

Posisi chip tidak rapi

Susunan IC terlihat sedikit miring atau tidak sejajar sempurna.

Merek dan PCB tidak cocok

Contohnya stiker Samsung tetapi desain PCB milik SK Hynix.

Harga terlalu murah

Ini masih jadi tanda paling umum.

RAM Desktop Lebih Sulit Dicek

Masalah terbesar justru ada pada RAM desktop modern yang memakai heatsink.

Karena chip tertutup pelindung logam, pembeli hampir tidak bisa mengecek isi modul tanpa membongkar perangkat.

Dan kalau heatsink dibuka, garansi biasanya langsung hangus.

Karena itulah banyak pengguna PC sekarang mulai lebih berhati-hati membeli komponen bekas berharga tinggi.

Komunitas PC Mulai Khawatir

Kasus RAM palsu ini juga memunculkan dugaan adanya praktik switch and return di marketplace besar.

Modusnya:

  • Pelaku membeli barang asli
  • Menukar isi dengan barang palsu
  • Mengembalikan produk ke gudang retur

Barang tersebut lalu berpotensi dijual ulang sebagai produk refurbish atau open box.

Kalau praktik ini benar-benar meluas, pasar hardware bekas bisa menjadi jauh lebih berisiko.

Cara Aman Membeli RAM Bekas

Supaya tidak tertipu, ada beberapa langkah penting sebelum membeli RAM atau komponen PC bekas:

  • Cek nomor seri di situs resmi produsen
  • Gunakan aplikasi seperti CPU-Z atau HWInfo setelah membeli
  • Hindari harga terlalu murah
  • Pilih penjual dengan reputasi jelas
  • Rekam proses unboxing bila membeli online

Karena sekarang bukan cuma GPU atau prosesor mahal yang dipalsukan.

Bahkan komponen kecil seperti RAM pun mulai jadi target penipuan serius.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update

Iklan Artikel 4

BERITA TERKINI