Bandar Lampung (Lampost.co): Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung kini memperketat pengawasan terhadap siswa yang berpotensi terlibat kenakalan remaja.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Thomas Amirico, mengatakan pihaknya telah mengumpulkan sejumlah sekolah yang memiliki potensi kerawanan tawuran pelajar untuk menjalankan langkah mitigasi sejak dini.
Menurutnya, sekolah harus meningkatkan pengawasan secara intensif terhadap aktivitas siswa, terutama di luar jam belajar dan di lingkungan sekolah.
“Tadi saya sudah mengumpulkan beberapa sekolah yang berpotensi anak didiknya melakukan kegiatan di luar ketentuan, termasuk tawuran. Kami minta mitigasi dan pengawasan secara intens,” ujar Thomas.
Ia menjelaskan, sekolah perlu mengawasi siswa yang berpotensi keluar rumah bersama kelompok tertentu hingga memicu kegaduhan di masyarakat.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung juga memverifikasi insiden tawuran di wilayah Garuntang.
Hasil sementara menunjukkan korban dalam peristiwa tersebut berusia di atas 21 tahun. Karena itu, Disdikbud masih memastikan status pelaku maupun korban, apakah masih berstatus pelajar aktif atau sudah lulus sekolah.
“Semalam ada kejadian di Garuntang, sekarang sedang diverifikasi apakah memang anak usia sekolah atau sudah tamatan. Karena korbannya saya lihat usianya di atas 21 tahun,” katanya.
Sebagai langkah pencegahan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung aktif berkoordinasi dengan seluruh SMA dan SMK di Lampung. Dalam waktu dekat, pihaknya juga menggandeng kepolisian untuk memperkuat langkah antisipasi tawuran pelajar.
“Kami akan koordinasi dengan pihak Polres untuk melakukan langkah-langkah antisipasi supaya tidak terjadi tawuran di masa mendatang,” lanjut Thomas.
Selain itu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung kembali mengaktifkan program OSIS sebagai Satgas Tawuran dan Narkoba yang sebelumnya telah terbentuk. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan meminta para pengurus OSIS lebih peduli terhadap lingkungan pertemanan dan mampu mendeteksi potensi konflik sejak awal.
“Kita akan ingatkan kembali mereka supaya lebih kontrol dan bisa mengawasi teman-temannya yang berpotensi melakukan kegaduhan,” pungkasnya.
Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update