Dengan sisa dua laga, Como tidak akan finis di bawah peringkat keenam klasemen akhir.
Verona (Lampost.co)–Klub milik pengusaha asal Indonesia, Como 1907, resmi mencetak sejarah baru di jagat sepak bola Italia. Tim berjuluk I Lariani tersebut lolos secara matematis ke kompetisi Eropa musim 2026/2027 setelah memetik kemenangan krusial 1-0 atas Hellas Verona. Laga pekan ke-36 Serie A ini berlangsung di Stadion Marcantonio Bentegodi, Minggu (10/5/2026).
Kepastian ini menjadi pencapaian luar biasa bagi Como, mengingat status mereka yang merupakan tim promosi. Kerja keras manajemen dan konsistensi permainan di bawah arahan pelatih mereka akhirnya membuahkan hasil yang melampaui ekspektasi publik di musim perdana mereka kembali ke kasta tertinggi.
Pertandingan mulai dengan tekanan tinggi dari tuan rumah. Hellas Verona yang butuh poin untuk memperbaiki posisi tampil sangat agresif sejak menit awal. Kiper Como, Jean Butez, menjadi pahlawan di bawah mistar gawang dengan melakukan sejumlah penyelamatan gemilang, termasuk saat mementahkan tembakan jarak dekat Tomas Suslov yang hampir berbuah gol.
Verona terus mencoba menggempur pertahanan Como melalui peluang emas dari Kieron Bowie dan Martin Frese. Namun, buruknya penyelesaian akhir serta disiplinnya lini belakang Como yang Marc-Oliver Kempf galang membuat skor kacamata 0-0 bertahan hingga jeda antarpemain.
Memasuki babak kedua, Como mulai keluar dari tekanan dan menemukan ritme permainan mereka. Gol bersejarah yang mereka nanti akhirnya tercipta pada menit ke-71. Berawal dari skema umpan panjang akurat Marc-Oliver Kempf, bek Verona Andrias Edmundsson gagal mengantisipasi bola dengan sempurna.
Kesalahan tersebut dimanfaatkan dengan cerdik penyerang tajam Como, Tasos Douvikas. Ia mengontrol bola dengan tenang sebelum melepaskan tembakan keras ke sudut bawah gawang yang tak mampu Lorenzo Montipò jangkau. Skor berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan tim tamu.
Drama terjadi di penghujung laga saat Verona sempat mencetak gol penyeimbang melalui kemelut di depan gawang. Namun, setelah dilakukan peninjauan melalui VAR, wasit menganulir gol tersebut karena Nicolas Valentini terjebak posisi offside sebelum Bowie menyambar bola. Keputusan ini memicu protes keras pemain dan staf Verona, namun wasit tetap pada keputusannya.
Kemenangan ini membawa Como merangkak naik ke posisi kelima klasemen sementara Serie A dengan koleksi poin yang melampaui AS Roma. Dengan sisa dua laga, Como tidak akan finis di bawah peringkat keenam klasemen akhir. Hal ini secara otomatis mengamankan satu tempat bagi mereka di kompetisi UEFA musim depan, entah itu Liga Europa atau Liga Konferensi Eropa.
Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update