Imigrasi Lampung Gelar Media Recharge untuk Perkuat Komunikasi Publik di Era Digital

Editor Adi Sunaryo
Kamis, 14 Mei 2026 17.41 WIB
Imigrasi Lampung Gelar Media Recharge untuk Perkuat Komunikasi Publik di Era Digital
Kepala Kanwil Ditjen Imigrasi Lampung Nur Raisha Pujiastuti bersama jajarannya foto bersama peserta kegiatan Media Recharge.

Bandar Lampung (Lampost.co)- Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Lampung menggelar kegiatan Media Recharge 2026 Pelatihan Jurnalistik dan Media Sosial, Selasa–Rabu, 12–13 Mei 2026, di Hotel Emersia Bandar Lampung. Pelatihan yang mengusung tema “Memperkuat Strategi Komunikasi Kanwil Direktorat Jenderal Imigrasi Lampung di Era Digital” ini diikuti 36 peserta pelaksana kehumasan dari Kanwil Ditjen Imigrasi Lampung dan seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Imigrasi di lingkungan Kanwil Ditjen Imigrasi Lampung.

Kepala Kanwil Ditjen Imigrasi Lampung Nur Raisha Pujiastuti mengatakan di tengah derasnya arus informasi, instansi pemerintah, termasuk Imigrasi Lampung, dituntut hadir untuk memberikan sumber informasi yang akurat dan tepercaya bagi masyarakat.
“Di tengah arus informasi yang begitu deras, fungsi Imigrasi bukan hanya menjaga perbatasan fisik negara, melainkan juga memastikan narasi yang sampai kepada masyarakat adalah informasi yang benar, akurat, dan bermanfaat,” ujar Nur Raisha saat membuka kegiatan, Selasa (12/5/2026).

Baca juga: Polda Lampung Sita 70 Kantong Perhiasan dari Toko Emas JSR

Ia menekankan kemampuan komunikasi publik merupakan pilar penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Pengelolaan narasi yang baik, menurutnya, tidak hanya berfungsi mengklarifikasi misinformasi, tetapi juga menjadi sarana menampung aspirasi masyarakat sekaligus menjaga citra positif institusi Imigrasi.
“Imigrasi bekerja untuk rakyat, jadi mari kita buat kepercayaan publik semakin kuat,” ujarnya.

Narasumber dari Ditjen Imigrasi Rendy Firnanda saat menyampaikan materi Strategi Komunikasi Imigrasi.

Ketua Pelaksana sekaligus Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Kanwil Ditjen Imigrasi Lampung, Rusnia Simanjuntak, menjelaskan kegiatan ini dirancang khusus untuk membekali para pelaksana kehumasan dengan keterampilan komunikasi yang relevan dengan kebutuhan zaman.

“Media Recharge ini kami adakan supaya para pelaksana humas di Imigrasi Lampung dapat memperkuat kemampuan komunikasi publiknya, mengerti bagaimana menulis berita Imigrasi yang baik, dan kreatif memproduksi konten media sosial,” kata Rusnia dalam laporannya.

Selama dua hari penuh, peserta mendapatkan pembekalan materi dari narasumber yang kompeten di bidangnya. Materi yang diberikan antara lain strategi komunikasi Imigrasi oleh Humas Ditjen Imigrasi Rendy Firnanda, jurnalistik strategis untuk humas Imigrasi oleh Pemimpin Redaksi Lampung Post Abdul Gafur, UU Pers dan UU ITE oleh Wasekjen PWI Pusat Iskandar Zulkarnain, serta strategi pengelolaan media sosial oleh media social specialist Pandi Ananta. Seluruh peserta juga langsung mempraktikkan pembuatan berita dan produksi konten media sosial.

Antusiasme Peserta

Salah satu peserta pelatihan, Maryadi, mengaku antusias dengan materi yang disampaikan. Menurutnya, pelatihan ini sangat sesuai dengan kebutuhan Imigrasi Lampung saat ini sekaligus sejalan dengan arahan pimpinan di tingkat pusat.

“Pelatihannya bagus, karena memang ini sesuai dengan kebutuhan organisasi instansi pemerintah dan sesuai juga dengan arahan dari pimpinan kami di pusat, baik di kementerian maupun di direktorat. Karena kan pengelolaan media sosial juga sangat penting dalam rangka meningkatkan citra positif instansi,” kata Maryadi.

Melalui Media Recharge 2026, Kanwil Ditjen Imigrasi Lampung berharap setiap unit kerja keimigrasian mampu mengoptimalkan komunikasi publik di berbagai platform media sosial, membangun hubungan yang positif dengan masyarakat, serta memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi Imigrasi.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update

Iklan Artikel 4

BERITA TERKINI