PSIM Yogyakarta Tumbangkan Madura United 2-1 di Sultan Agung

Hasil ini memberikan napas lega bagi PSIM, sekaligus melempar Madura United ke dalam situasi yang sangat kritis di ujung kompetisi.

Editor Isnovan Djamaludin
Senin, 18 Mei 2026 22.30 WIB
PSIM Yogyakarta Tumbangkan Madura United 2-1 di Sultan Agung
PSIM Yogyakarta berhasil menumbangkan Madura United dengan skor akhir 2-1. Foto: Instagram @psimjogja_official

Bantul (Lampost.co)–PSIM Yogyakarta sukses mengamankan tiga poin penting dalam lanjutan pekan ke-33 kompetisi kasta tertinggi sepak bola Tanah Air, BRI Super League 2025/2026. Bermain sebagai tuan rumah, tim berjuluk Laskar Mataram tersebut menyudahi perlawanan sengit tamunya, Madura United, dengan skor akhir 2-1.

Pertandingan yang berjalan dengan tensi tinggi dan drama kartu merah ini berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (17/5/2026) sore WIB. Hasil ini memberikan napas lega bagi tuan rumah, sekaligus melempar kubu lawan ke dalam situasi yang sangat kritis di ujung kompetisi.

Dominasi Laskar Mataram di Paruh Pertama

Sejak peluit pertama berbunyi, PSIM Yogyakarta yang tampil di hadapan pendukung fanatiknya langsung memeragakan skema permainan menyerang secara agresif. Tekanan demi tekanan yang lini tengah bangun dengan komando Pedrinho Valente sukses membuat lini belakang Madura United kewalahan.

Baca juga: Bali United Hancurkan Bhayangkara Presisi Lampung FC 4-1 di Laga Kandang Pamungkas

Gelombang serangan tuan rumah akhirnya membuahkan hasil manis ketika pertandingan baru berjalan 18 menit. Gelandang serang andalan PSIM, Ezequiel Vidal, berhasil mencatatkan namanya di papan skor setelah mengonversi peluang matang menjadi gol pembuka. Unggul satu gol membuat kepercayaan diri anak-anak Yogyakarta kian berlipat ganda.

Dominasi Laskar Mataram makin terlihat nyata memasuki pertengahan babak pertama. Pada menit ke-34, giliran gelandang lincah M. Iqbal yang unjuk gigi.

Melalui penyelesaian akhir yang klinis, Iqbal sukses menggandakan keunggulan PSIM menjadi 2-0. Ketertinggalan dua gol ini memaksa Madura United bermain defensif hingga wasit menyudahi paruh pertama.

Respons Madura United dan Drama Kartu Merah

Memasuki babak kedua, Madura United melakukan perombakan taktis dengan memasukkan beberapa tenaga baru, termasuk menarik keluar Cleberson Monteiro dan menggantinya dengan Ilhamsyah. Laskar Sape Kerrab mulai berani bermain terbuka demi mengejar ketinggalan dan menyelamatkan posisi mereka di klasemen.

Perubahan strategi tersebut membuahkan hasil pada menit ke-62. Penyerang tajam Madura United, José Brandão, sukses menjebol jala gawang PSIM yang dikawal Supriadi, sekaligus memperkecil kedudukan menjadi 2-1. Gol ini sempat membakar semangat tim tamu untuk memburu gol penyeimbang di sisa waktu laga.

Pertandingan mendadak berjalan menegangkan jelang bubaran. Pada menit ke-86, PSIM Yogyakarta terpaksa harus melanjutkan laga dengan sepuluh pemain setelah gelandang bertahan mereka, Donny Warmerdam, mendapat kartu merah langsung dari wasit akibat pelanggaran keras.

Kalah jumlah pemain pada menit-menit krusial membuat pertahanan PSIM mendapat gempuran habis-habisan. Namun, berkat kedisiplinan barisan belakang yang digalang Yusaku Yamadera, skor 2-1 berhasil PSIM pertahankan hingga peluit panjang berbunyi.

Laga Hidup Mati Laskar Sape Kerrab di Pekan Pamungkas

Tambahan tiga poin dari laga kandang ini membuat PSIM Yogyakarta kini nyaman bercokol di peringkat ke-11 klasemen sementara dengan torehan 45 poin. Posisi ini memastikan langkah mereka aman dari ancaman degradasi menjelang akhir musim.

Sebaliknya, awan mendung kini menggelayuti kubu Madura United. Kekalahan ini membuat mereka tertahan di posisi ke-15 dengan koleksi 32 poin. Posisi mereka sangat tidak aman karena hanya berselisih satu angka dari Persis Solo yang berada di peringkat ke-16 alias batas atas zona merah degradasi.

Penentuan nasib kelayakan Laskar Sape Kerrab untuk tetap bertahan di kasta tertinggi musim depan akan terjadi secara dramatis pada laga pamungkas. Mereka akan menjamu tim kuat PSM Makassar pada Sabtu (23/5/2026) mendatang. Dalam laga tersebut, Madura United tidak memiliki pilihan lain selain wajib mengamankan kemenangan mutlak jika tidak ingin terlempar ke kasta kedua musim depan.

Susunan Pemain:

PSIM Yogyakarta: Supriadi; Cahyana (Hardiawan 90+3’), Mingo, van der Avert, Yusaku Yamadera; Donny Warmerdam, Pedrinho Valente, M. Iqbal (Reva Adi 90+5’); Ezequiel Vidal, Roni Abiyoso (Fatkur 75’); Tom Corfe (Rafael Haljeta 90+3’).

Madura United: M. Dicky; Fawaid Numberi, Cleberson Monteiro (Ilhamsyah 46’), A. Rusadi (Lulinha Mendonça 80’), Ruxi; Jordy Wehrmann, Goran Palic, Bayu Sitanggang (Souza 70’); Alesandro, José Brandão (Aji Kusuma 70’), Riquelme (Muslihuddin 46’).

Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update

Iklan Artikel 4

BERITA TERKINI