Tingkatkan Kesiapan SDM Hadapi Pesta Demokrasi

Kegiatan Anti Linglung juga mampu mempererat koordinasi dan komunikasi antar jajaran pengawas pemilu.

Editor Nur, Penulis Triyadi Isworo
Senin, 11 Mei 2026 19.39 WIB
Tingkatkan Kesiapan SDM Hadapi Pesta Demokrasi
Kepala Bagian Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Proses Bawaslu Provinsi Lampung, Erwin Prima Rinaldo saat Rapat Rutin Jajaran Sekretariat Bawaslu Provinsi Lampung di Kantor Bawaslu Provinsi Lampung, Senin (11/05). Dok Bawaslu

Bandar Lampung (Lampost.co) –– Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Lampung terus memperkuat kapasitas sumber daya manusia (SDM) jajaran pengawas pemilu. Melalui berbagai program peningkatan kompetensi.

Salah satunya melalui program Akselerasi Nalar & Tukar Ilmu di Lingkungan Bawaslu Provinsi dan Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung (Anti Linglung).

Kepala Bagian Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Proses Bawaslu Provinsi Lampung, Erwin Prima Rinaldo menyampaikan dampak positif dari pelaksanaan program Anti Linglung. Hal tersebut tersampaikan Erwin saat Rapat Rutin Jajaran Sekretariat Bawaslu Provinsi Lampung, Senin, 11 Mei 2026.

Meningkatkan Kualitas SDM Bawaslu

Kemudian ia mengatakan kegiatan tersebut menjadi sarana penting dalam meningkatkan kualitas SDM Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung. Ini sebagai bagian dari persiapan menghadapi tahapan Pemilu dan Pilkada mendatang.

“Program Anti Linglung ini menjadi wadah peningkatan kapasitas SDM jajaran Bawaslu Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung. Melalui kegiatan ini, kami mempersiapkan jajaran pengawas pemilu agar semakin siap menghadapi pelaksanaan Pemilu dan Pilkada ke depan,” ujar Erwin.

Selain menjadi sarana peningkatan kompetensi teknis. Kegiatan Anti Linglung juga mampu mempererat koordinasi dan komunikasi antar jajaran pengawas pemilu. Dalam forum tersebut, peserta mendapatkan ruang untuk berdiskusi sekaligus bertukar pengalaman terkait berbagai persoalan yang terhadapi di daerah masing-masing.

“Kegiatan ini juga menjadi ruang diskusi dan tukar pengalaman antar jajaran pengawas pemilu. Berbagai kendala dan tantangan yang terhadapi daerah dapat terbahas bersama sehingga ada solusi yang tepat dan efektif,” lanjutnya.

Lalu Erwin menambahkan, pola pembelajaran kolaboratif seperti Anti Linglung dinilai efektif karena tidak hanya berfokus pada penyampaian materi. Tetapi juga mendorong partisipasi aktif peserta dalam menyampaikan praktik-praktik pengawasan yang terjadi di lapangan.

Dengan adanya forum tersebut, harapannya seluruh jajaran Bawaslu tingkat kabupaten/kota memiliki kesamaan pemahaman. Terutama dalam menangani sengketa proses pemilu serta mampu meningkatkan profesionalitas dan kualitas pengawasan pemilu Provinsi Lampung.

“Bawaslu Provinsi Lampung terus berkomitmen melakukan penguatan kapasitas kelembagaan dan SDM pengawas pemilu secara berkelanjutan. Sebagai bagian dari upaya mewujudkan pengawasan pemilu yang profesional, berintegritas, dan berkeadilan,” katanya.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update

Iklan Artikel 4

BERITA TERKINI