Arab Saudi Tambah Saham di Capcom Jadi 10 Persen usai Kesuksesan Resident Evil Requiem

Electronic Gaming Development Company (EGDC) milik Pangeran Mohammed bin Salman resmi membeli 5,03 persen saham Capcom di tengah rekor penjualan Resident Evil Requiem.

Editor Denny
Kamis, 19 Maret 2026 15.31 WIB
Arab Saudi Tambah Saham di Capcom Jadi 10 Persen usai Kesuksesan Resident Evil Requiem
saham capcom arab saudi

Tokyo (Lampost.co) — Ekspansi besar-besaran Arab Saudi di industri gim global kembali berlanjut. Electronic Gaming Development Company (EGDC), perusahaan di bawah naungan MiSK Foundation milik Putra Mahkota Mohammed bin Salman, dilaporkan resmi menambah kepemilikan saham di raksasa gim Jepang, Capcom.

Berdasarkan laporan keuangan yang diserahkan ke Biro Keuangan Lokal Kanto per Maret 2026, EGDC telah mengakuisisi sebanyak 26.788.500 lembar saham Capcom. Jumlah tersebut setara dengan 5,03 persen dari total saham perusahaan yang bermarkas di Osaka tersebut.

Investasi Murni dan Strategi Jangka Panjang

Dalam keterbukaan informasinya, EGDC menyatakan bahwa langkah ini merupakan investasi murni (pure investment). Artinya, pihak Arab Saudi fokus pada perolehan keuntungan melalui kenaikan harga saham dan pembagian dividen, tanpa niat untuk mengintervensi kebijakan operasional harian atau proses kreatif pengembangan gim di Capcom.

Akuisisi ini memperkuat posisi Arab Saudi sebagai salah satu pemegang saham terbesar Capcom. Sebelumnya, Public Investment Fund (PIF) Arab Saudi sudah lebih dulu memiliki sekitar 5 persen saham Capcom sejak Februari 2022. Dengan tambahan dari EGDC, total kepemilikan entitas Arab Saudi di Capcom kini melampaui ambang batas 10 persen.

Momentum Emas Resident Evil Requiem

Langkah investasi ini nampaknya sangat tepat waktu mengingat performa finansial Capcom yang sedang berada di puncaknya. Judul terbaru dari waralaba survival horror ikonik mereka, Resident Evil Requiem, yang baru saja rilis pada 27 Februari 2026, mencatatkan rekor penjualan yang luar biasa.

Hanya dalam waktu kurang dari satu bulan, Resident Evil Requiem telah terjual lebih dari 6 juta kopi di seluruh dunia. Angka ini menjadikannya seri dengan penjualan tercepat dalam sejarah 30 tahun waralaba Resident Evil. Kesuksesan ini langsung mendongkrak harga saham Capcom ke level tertinggi di angka 3.562 JPY per lembar.

Dominasi Saudi di Industri Gim

Selain Capcom, Arab Saudi melalui berbagai instrumen investasinya terus memperluas pengaruh di industri hiburan digital. EGDC juga merupakan pemilik mayoritas dari SNK Corporation, pengembang gim legendaris King of Fighters dan Metal Slug.

Analis industri menilai bahwa stabilitas Capcom dalam merilis gim berkualitas tinggi seperti Street Fighter 6 dan Resident Evil Requiem menjadi alasan utama mengapa investor global, termasuk dari Timur Tengah, terus mempercayakan modalnya di perusahaan tersebut. Capcom kini bersiap menyambut hari jadinya yang ke-30 pada 22 Maret 2026 dengan posisi finansial yang lebih kuat dari sebelumnya.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update

Iklan Artikel 4

BERITA TERKINI