Bikin Video Lebih Keren, Ini 6 Aplikasi Edit Video Laptop yang Banyak Dipakai

Untuk konten media sosial sederhana, aplikasi ringan sudah cukup. Namun untuk editing profesional dengan efek kompleks dan kualitas tinggi, software kelas industri tentu lebih ideal.

Editor Denny
Jumat, 15 Mei 2026 15.02 WIB
Bikin Video Lebih Keren, Ini 6 Aplikasi Edit Video Laptop yang Banyak Dipakai
aplikasi edit video laptop

Bandar Lampung (Lampost.co) — Dunia konten digital membuat kemampuan editing video semakin penting. Tidak hanya YouTuber atau editor profesional, kini pelajar, pekerja kantoran, hingga pemilik usaha kecil juga mulai membutuhkan aplikasi edit video untuk membuat konten yang lebih menarik.

Kabar baiknya, pilihan software editing video di laptop sekarang semakin beragam. Ada yang ringan untuk pemula, ada juga yang dipakai industri film profesional.

Berikut beberapa aplikasi edit video laptop yang banyak digunakan pada 2026, mulai dari yang gratis hingga kelas profesional.

1. CapCut

CapCut Desktop menjadi salah satu aplikasi editing paling populer karena tampilannya simpel dan mudah dipahami, bahkan untuk pengguna baru.

Software ini cocok untuk membuat konten TikTok, Instagram Reels, hingga YouTube Shorts. Fitur seperti auto caption, template instan, transisi modern, dan efek viral menjadi daya tarik utamanya.

Selain ringan, CapCut juga punya banyak fitur otomatis berbasis AI yang membantu proses editing jadi lebih cepat.

2. Filmora

Filmora dikenal sebagai software editing yang ramah untuk pemula tetapi tetap punya fitur cukup lengkap.

Aplikasi ini menyediakan banyak efek, musik bawaan, filter, hingga animasi teks yang cocok untuk konten YouTube maupun video presentasi. Tampilan antarmukanya juga sederhana sehingga mudah dipelajari.

Banyak kreator pemula memilih Filmora karena proses editing terasa praktis tanpa harus memahami teknik profesional yang rumit.

3. DaVinci Resolve

Jika ingin naik level ke editing profesional, DaVinci Resolve menjadi salah satu pilihan terbaik.

Software ini terkenal kuat di color grading, editing audio, dan efek visual. Bahkan banyak dipakai dalam produksi film dan serial profesional.

Meski gratis untuk versi dasarnya, DaVinci Resolve membutuhkan laptop dengan spesifikasi cukup tinggi agar berjalan lancar.

4. Adobe Premiere Pro

Adobe Premiere Pro masih menjadi salah satu standar industri editing video hingga sekarang.

Fiturnya sangat lengkap, mulai dari editing timeline profesional, color correction, motion graphics, hingga integrasi dengan software Adobe lainnya.

Karena kemampuannya yang kompleks, aplikasi ini lebih cocok untuk editor serius atau content creator yang rutin membuat video berkualitas tinggi.

5. Shotcut

Shotcut cocok untuk pengguna yang mencari aplikasi edit video gratis tanpa watermark.

Software ini tergolong ringan dan cukup nyaman dipakai belajar editing dasar. Meski tampilannya tidak semodern aplikasi lain, fiturnya sudah cukup untuk kebutuhan potong video, transisi, hingga pengaturan audio sederhana.

6. OpenShot

OpenShot menjadi pilihan menarik untuk pemula yang baru pertama belajar editing video di laptop.

Fitur drag-and-drop membuat proses editing terasa lebih mudah. Pengguna juga bisa menambahkan efek sederhana, teks, maupun musik tanpa proses rumit.

Karena ringan dan gratis, OpenShot cukup populer di kalangan pelajar maupun pengguna laptop spesifikasi menengah.

Memilih aplikasi edit video sebenarnya tergantung kebutuhan dan kemampuan perangkat yang digunakan. Untuk konten media sosial sederhana, aplikasi ringan sudah cukup. Namun untuk editing profesional dengan efek kompleks dan kualitas tinggi, software kelas industri tentu lebih ideal.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update

Iklan Artikel 4

BERITA TERKINI