Unila Siapkan Transformasi Besar 2025–2029, Renstra Jadi Acuan Utama Kinerja Kampus

Editor Wandi Barboy, Penulis Atika
Rabu, 13 Mei 2026 23.50 WIB
Unila Siapkan Transformasi Besar 2025–2029, Renstra Jadi Acuan Utama Kinerja Kampus
Suasana saat tim Penyusun Rencana Strategis (Renstra) Universitas Lampung (Unila) menggelar review dan harmonisasi Renstra Unila 2025–2029 di ruang sidang utama lantai dua Rektorat Unila, Rabu, 13 Mei 2026. (Foto: Lampost.co/Atika Oktaria)

Bandar Lampung (Lampost.co): Universitas Lampung (Unila) terus mematangkan penyusunan Rencana Strategis (Renstra) 2025–2029 sebagai pijakan utama arah pengembangan kampus selama lima tahun ke depan.

Dalam proses harmonisasi Renstra tersebut, Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Unila Dr. Habibullah Jimad menegaskan pentingnya Renstra. Hal itu sebagai pedoman utama dalam penyusunan Rencana Kerja Tahunan (RKT) di lingkungan universitas.

Menurut Habibullah, selama ini banyak unit kerja masih menyusun RKT secara berulang tanpa melakukan evaluasi dan penyesuaian secara mendalam.

Ia menilai kondisi tersebut perlu berubah agar setiap program kerja berjalan lebih terarah. Selain itu, benar-benar selaras dengan pilar strategis yang telah universitas tetapkan.

“Renstra harus menjadi arah utama dalam penyusunan program kerja. Dengan demikian, pelaksanaan kegiatan tidak hanya rutinitas tahunan, tetapi mampu mendukung target strategis universitas,” ujarnya.

Tim penyusun kemudian melanjutkan kegiatan dengan memaparkan draft Renstra Unila 2025–2029. Dalam pemaparan tersebut, tim menjelaskan arah transformasi strategis Unila. Hal itu selaras dengan kebijakan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).

Renstra baru tersebut memuat sejumlah fokus utama, mulai dari penguatan tata kelola universitas, pengembangan pendidikan tinggi transformatif, peningkatan inovasi dan riset, hingga penguatan nilai inti atau core values Unila.

Renstra itu juga mengusung nilai inti berupa unity, nurturance, integrity, adaptability, serta learning and innovation sebagai fondasi budaya kerja dan pengembangan institusi pada masa depan.

Melalui penyusunan Renstra tersebut, Unila menargetkan terciptanya sistem tata kelola yang lebih adaptif, inovatif, serta mampu meningkatkan daya saing universitas di tingkat nasional dan internasional.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update

Iklan Artikel 4

BERITA TERKINI