Hasil ini tidak hanya mengamankan tiga poin bagi Madrid, tetapi yang paling penting adalah berhasil menunda pesta juara rival abadi mereka, FC Barcelona.
Barcelona (Lampost.co)–Real Madrid menunjukkan mentalitas pantang menyerah dalam upaya mereka mengejar ketinggalan di papan klasemen La Liga 2025/2026. Bertandang ke Stadion RCDE pada Senin (4/5/2026) dini hari WIB, skuat asuhan Álvaro Arbeloa sukses memetik kemenangan krusial 2-0 atas tuan rumah Espanyol.
Dwigol kemenangan Los Blancos berasal dari bintang asal Brasil, Vinícius Júnior. Hasil ini tidak hanya mengamankan tiga poin bagi Madrid, tetapi yang paling penting adalah berhasil menunda pesta juara rival abadi mereka, FC Barcelona. Sejatinya, Barcelona bisa saja mengunci gelar lebih awal jika Madrid terpeleset di laga ini, namun performa klinis Vinícius memastikan perburuan gelar tetap hidup setidaknya hingga pekan depan.
Pertandingan mulai dengan intensitas tinggi dan atmosfer yang panas. Real Madrid sempat mendapat pukulan telak saat laga baru berjalan 14 menit. Bek kiri andalan mereka, Ferland Mendy, terpaksa menepi karena cedera lamanya kembali kambuh. Posisinya kemudian digantikan Fran García.
Ketegangan memuncak ketika wasit Jesús Gil Manzano mengeluarkan kartu merah untuk pemain Espanyol, Omar El Hilali, menyusul tekel keras terhadap Vinícius Júnior. Namun, setelah melakukan tinjauan melalui VAR, wasit membatalkan keputusan tersebut karena pelanggaran dianggap tidak masuk kategori kartu merah langsung. Meskipun Madrid mendominasi penguasaan bola dan sempat mengenai tiang gawang, skor kacamata bertahan hingga turun minum.
Memasuki paruh kedua, Real Madrid meningkatkan tempo permainan. Vinícius Júnior yang tampil sangat lincah akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-55.
Melalui skema serangan yang dibangun rapi, Vinícius bekerja sama dengan pemain muda Gonzalo García. Dengan kontrol bola yang ciamik, ia mengecoh dua pemain bertahan Espanyol sebelum melepaskan sepakan mendatar yang merobek gawang Marko Dmitrović.
Hanya berselang sepuluh menit, tepatnya pada menit ke-65, Vinícius kembali menjadi mimpi buruk bagi publik tuan rumah. Kali ini, ia memanfaatkan umpan manis Jude Bellingham di tepi kotak penalti. Tanpa ragu, Vini melepaskan tembakan keras yang menghunjam pojok gawang. Meski Dmitrović melakukan beberapa penyelamatan gemilang di sisa waktu, skor 2-0 tetap tidak berubah hingga peluit panjang berbunyi.
Kemenangan ini secara resmi menggeser beban tekanan kembali ke pundak Barcelona. Real Madrid kini menatap laga pekan depan dengan motivasi tinggi karena mereka akan menghadapi Barcelona dalam duel bertajuk El Clásico.
Pertandingan tersebut akan menjadi laga “hidup-mati” bagi Madrid. Tim asuhan Arbeloa wajib meraih kemenangan jika ingin terus menjaga napas dalam persaingan gelar. Sebaliknya, Barcelona hanya membutuhkan hasil imbang atau kemenangan untuk bisa merayakan gelar juara di depan pendukung rival abadi mereka.
Susunan Pemain:
Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update