Kompany Akui PSG Tim Terbaik Eropa Usai Bayern Muenchen Tersingkir Dramatis

Di mata Kompany, klub asal Prancis tersebut telah berevolusi menjadi kekuatan paling menakutkan di Benua Biru dalam beberapa tahun terakhir.

Editor Isnovan Djamaludin
Kamis, 07 Mei 2026 21.32 WIB
Kompany Akui PSG Tim Terbaik Eropa Usai Bayern Muenchen Tersingkir Dramatis
Pelatih Bayern Muenchen, Vincent Kompany, termenung usai timnya disingkirkan PSG. Foto: AFP/Odd Andersen

Munich (Lampost.co)–Manajer Bayern Muenchen, Vincent Kompany, tidak bisa menutupi rasa kecewanya setelah langkah timnya terhenti di babak semifinal Liga Champions 2025/2026. Berlaga di depan publik Allianz Arena pada Kamis (7/5/2026) dini hari WIB, Die Roten hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Paris Saint-Germain (PSG). Hasil ini memastikan Bayern tersingkir dengan agregat tipis 5-6.

Meski harus menerima kenyataan pahit gagal melaju ke partai puncak di Budapest, Kompany tetap memberikan apresiasi tinggi kepada anak asuhnya. Menurutnya, Harry Kane dkk. telah menunjukkan performa luar biasa dan perlawanan sengit hingga menit terakhir pertandingan.

Dominasi tanpa Hasil di Allianz Arena

Dalam konferensi pers pasca-pertandingan, Kompany menyoroti jalannya laga di mana Bayern sebenarnya tampil sangat kompetitif. Pelatih asal Belgia tersebut merasa timnya merupakan pihak yang lebih dominan, terutama pada paruh pertama pertandingan. Bayern berkali-kali berhasil menembus barisan tengah PSG dan masuk ke area berbahaya, namun eksekusi akhir selalu membentur tembok disiplin lawan.

Baca juga: Bayern Tersingkir, Kompany Sesalkan Penyelesaian Akhir yang Kurang Tajam

“Tentu saja ini sulit diterima. Kami kalah dengan selisih yang sangat tipis,” ujar Kompany sebagaimana dikutip dari laman resmi klub. “Saya merasa kami adalah tim yang lebih baik di babak pertama. Kami menciptakan tekanan dan masuk ke area penalti mereka, tetapi lini pertahanan PSG tampil sangat disiplin dalam menutup ruang,” ujarnya.

Pujian Setinggi Langit untuk Sang Lawan

Secara ksatria, mantan kapten Manchester City tersebut memberikan pengakuan luar biasa kepada PSG. Di mata Kompany, klub asal Prancis tersebut telah berevolusi menjadi kekuatan paling menakutkan di Benua Biru dalam beberapa tahun terakhir. Kompany menilai efektivitas PSG dalam bertahan dan menyerang menjadi pembeda yang sangat krusial dalam dua leg semifinal ini.

“PSG punya kualitas yang luar biasa. Saya harus jujur bahwa mereka mungkin adalah tim terbaik di Eropa dalam dua tahun terakhir,” ujar Kompany. Pengakuan ini merujuk pada konsistensi Les Parisiens yang mampu mempertahankan identitas permainan mereka meskipun ditekan habis-habisan oleh serangan bertubi-tubi Bayern.

Motivasi untuk Bangkit di Musim Depan

Meski kegagalan ini menyisakan duka bagi pendukung FC Hollywood, Kompany memastikan mentalitas Bayern tidak akan runtuh. Ia melihat energi dan semangat juang yang para pemainnya tunjukkan sebagai modal berharga untuk kembali bersaing di musim depan. Baginya, kegagalan di semifinal kali ini bukanlah akhir dari segalanya, melainkan bahan bakar untuk motivasi yang lebih besar.

“Kami sudah mencoba segalanya di lapangan. Masih akan ada momen dan kesempatan lain bagi klub ini untuk kembali ke puncak. Hal itu menjadi motivasi besar bagi saya secara pribadi dan juga bagi seluruh tim,” ujarnya menutup pembicaraan. Bayern kini akan mengalihkan fokus mereka sepenuhnya ke kompetisi domestik guna menutup musim dengan trofi yang masih mungkin mereka raih.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update

Iklan Artikel 4

BERITA TERKINI