Luapan air setinggi 30 hingga 50 centimeter terpantau menutupi badan jalan, sehingga menghambat akses lalu lintas di kawasan tersebut.
Bandar Lampung (Lampost.co) — Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Bandar Lampung pada Jumat, 24 April 2026 sore, mengakibatkan ruas Jalan Pembangunan, Kelurahan Way Dadi, terendam banjir.
Luapan air setinggi 30 hingga 50 centimeter terpantau menutupi badan jalan, sehingga menghambat akses lalu lintas di kawasan tersebut.
Kondisi ini terjadi setelah hujan lebat berlangsung selama kurang lebih dua jam.
Kurang maksimalnya fungsi drainase di sekitar lokasi diduga menjadi penyebab utama air tidak mampu mengalir dengan cepat. Sehingga meluap ke jalan raya dan pemukiman warga.
Baca Juga:
Wali Kota Tinjau Langsung Perbaikan Talud Usai Banjir
Akibat genangan air yang cukup dalam, sejumlah kendaraan roda dua maupun roda empat terpaksa memperlambat lajunya.
Banjir juga menyebabkan sejumlah kendaraan roda dua yang nekat menerjang banjir mengalami mati mesin (mogok). Serta terjadi penumpukan kendaraan yang ingin melintas di jalan tersebut.
Seorang warga setempat mengungkapkan bahwa wilayah ini memang kerap menjadi langganan banjir setiap kali hujan deras turun.
“Setiap hujan lebat pasti begini (banjir). Airnya naik cepat karena selokannya tidak sanggup menampung kiriman air dari dataran yang lebih tinggi,” ujar Ahmad (43).
Hal serupa juga dikeluhkan oleh Amir (24), salah satu mahasiswa yang sering melintas di Jalan Pembangunan.
“Tiap hujan pasti selalu banjir kayak gini, kadang bikin motor pada mogok kalau harus nerjang banjirnya. Semoga pemerintah segera melakukan langkah antisipasi biar enggak banjir terus,” harapnya.
Hingga berita ini diturunkan, hujan masih menyisakan gerimis tipis dan genangan air perlahan mulai surut seiring dengan menurunnya intensitas hujan.
Warga berharap Pemerintah Kota Bandar Lampung segera melakukan perbaikan pada sistem drainase di wilayah tersebut agar kejadian serupa tidak terus berulang.
(Fauzan Al Djabar/Magang)
Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update