Harga BBM Diperkirakan Naik Besok, Antrean Panjang Terlihat di Sejumlah SPBU Bandar Lampung

Sehingga membuat efek panic buying di masyarakat.

Editor Ricky Marly
Selasa, 31 Maret 2026 14.33 WIB
Harga BBM Diperkirakan Naik Besok, Antrean Panjang Terlihat di Sejumlah SPBU Bandar Lampung
Suasana antrean kendaraan terpantau memadati Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). (dok.)

Bandar Lampung (Lampost.co) — Antrean kendaraan terpantau memadati sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Bandar Lampung, Selasa, 31 Maret 2026.

Kondisi ini dipicu oleh kabar mengenai rencana penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang prediksinya akan mulai berlaku efektif pada 1 April 2026. Sehingga membuat efek panic buying di masyarakat.

Pantauan terkini di sejumlah SPBU Bandar Lampung, menunjukkan antrean panjang masyarakat yang akan mengisi BBM sebelum mengalami kenaikan harga.

Salah seorang pengendara sepeda motor, Aris (28), mengaku sengaja ikut mengantre demi mengisi tangki kendaraannya hingga penuh sebelum harga resmi berubah di tengah malam nanti.

“Dengar kabar besok naik, ya mending isi full sekarang. Lumayan selisihnya buat beli kebutuhan lain, apalagi kalau naiknya sampai seribu rupiah lebih,” ujar Aris saat ditemui di tengah antrean.

Baca Juga:

Mensesneg Pastikan Pemerintah Tidak Menaikan Harga BBM Subsidi dan Non Subsidi

Pengendara Mobil

Hal serupa juga dilakukan oleh Agus (45), salah seorang pengendara mobil. Ia mengatakan jika memang benar besok BBM mengalami kenaikan, setidaknya kendaraannya sudah terisi penuh.

“Kalau memang besok jadi naik, ya seenggaknya saya sudah mengantisipasi menuhin mobil saya, full tank, kan selisihnya lumayan,” katanya.

Kenaikan ini merupakan bagian dari evaluasi rutin harga BBM yang dilakukan setiap bulan, mengikuti fluktuasi harga minyak mentah dunia dan nilai tukar Rupiah. Penyesuaian harga BBM ini biasanya terjadi untuk bahan bakar non-subsidi, seperti Pertamax, Pertamax Turbo, Dexlite, maupun Pertamina Dex.

Meski pihak berwenang belum memberikan rilis resmi mengenai besaran kenaikan. Spekulasi di masyarakat terus menguat seiring dengan fluktuasi harga minyak mentah dunia.

Rafli (34), selaku operator SPBU Way Kandis di Bandar Lampung mengaku telah melakukan antisipasi agar stok tetap mencukupi hingga pergantian hari.

“Meskipun belum resmi, kami telah melakukan evaluasi stok BBM agar cukup untuk semua masyarakat,” ujarnya.

Hingga berita ini tayang, antrean di sejumlah SPBU masih berlangsung. Masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan penimbunan BBM secara ilegal karena dapat terkena sanksi pidana.

(Fauzan Al Djabar/Magang)

Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update

Iklan Artikel 4

BERITA TERKINI