Hansi Flick Kecewa! Rekor 100 Poin Barcelona Ambyar di Tangan Alaves

Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi ambisi pelatih Hansi Flick yang menargetkan penyempurnaan musim dengan rekor poin bersejarah.

Editor Isnovan Djamaludin
Jumat, 15 Mei 2026 18.27 WIB
Hansi Flick Kecewa! Rekor 100 Poin Barcelona Ambyar di Tangan Alaves
Hansi Flick kecewa Barcelona kalah dari Alaves. Foto: AFP/JOSEP LAGO

Vitoria-Gasteiz (Lampost.co)–Pesta juara FC Barcelona di kompetisi La Liga 2025/2026 sedikit ternoda hasil mengecewakan pada jornada ke-36. Bertandang ke Stadion Mendizorrotza, Kamis (14/5/2026) dini hari WIB, raksasa Catalan tersebut harus mengakui keunggulan tuan rumah Deportivo Alaves dengan skor tipis 0-1. Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi ambisi pelatih Hansi Flick yang menargetkan penyempurnaan musim dengan rekor poin bersejarah.

Hasil negatif ini memastikan Barcelona gagal menembus angka 100 poin di klasemen akhir. Meskipun gelar juara sudah resmi Barcelona kunci pekan lalu usai membungkam Real Madrid di El Clasico, Flick tak bisa menyembunyikan kekecewaan karena momentum kemenangan timnya terhenti secara mendadak.

Eksperimen Rotasi yang Berujung Pahit

Hansi Flick membuat keputusan berani dengan melakukan delapan perubahan dalam susunan pemain utama dari laga kontra Madrid. Langkah ini diambil untuk memberikan jam terbang bagi para pemain yang jarang mendapatkan menit bermain sepanjang musim. Namun, strategi rotasi besar-besaran tersebut justru membuat ritme permainan Blaugrana tampak tidak padu.

Baca juga: Ambisi 100 Poin Barcelona Kandas di Vitoria-Gasteiz, Alaves Petik Kemenangan Krusial demi Bertahan di La Liga

“Ya, saya kecewa. Tetapi kami harus menerimanya. Saya tetap melihat banyak hal positif dari tim ini,” ujar Flick usai pertandingan.

Pelatih asal Jerman tersebut menambahkan meski timnya mengendalikan permainan di babak pertama, ketajaman di lini depan menjadi masalah utama.

“Kami ingin memberi menit bermain kepada pemain yang jarang tampil. Pada babak pertama kami mengendalikan permainan, tetapi ini bukan laga yang mudah.”

Petaka bagi Barcelona datang di masa injury time babak pertama (45+1′). Penyerang Alaves, Ibrahim Diabate, sukses mencetak gol tunggal yang bertahan hingga peluit panjang berbunyi. Gol tersebut sekaligus memutus rantai 11 kemenangan beruntun yang sebelumnya Barcelona catatkan di liga.

Gagal Samai Rekor Guardiola dan Poin Keramat

Kekalahan dari Alaves tidak hanya menghentikan laju kemenangan, tetapi juga membuyarkan ambisi Barcelona untuk masuk “klub 100 poin”. Saat ini, Barcelona mengoleksi 91 poin dari 36 laga. Dengan dua pertandingan tersisa, perolehan maksimal mereka hanya akan mencapai 97 poin.

Sepanjang sejarah La Liga, angka 100 poin adalah angka keramat yang hanya pernah dicapai Real Madrid asuhan Jose Mourinho (2011/2012) dan Barcelona era Tito Vilanova (2012/2013). Selain gagal mencapai poin tersebut, Hansi Flick juga gagal menyamai rekor pelatih legendaris Barcelona seperti Pep Guardiola, Frank Rijkaard, dan Luis Enrique yang mampu mencatatkan minimal 12 kemenangan beruntun di kasta tertinggi Spanyol.

Menatap Dua Laga Penutup Musim

Meski target poin maksimal telah sirna, Barcelona masih memiliki kewajiban menutup musim dengan kepala tegak. Mereka akan menjamu Real Betis di Camp Nou pada 18 Mei mendatang, sebelum menutup perjalanan musim ini dengan bertandang ke markas Valencia CF di Stadion Mestalla pada 24 Mei.

Flick menegaskan evaluasi akan tetap dilakukan agar tim tetap kompetitif hingga laga terakhir. Dia mengharapkan kekecewaan di Mendizorrotza menjadi pelajaran berharga bahwa konsistensi dan kewaspadaan tidak boleh menurun, sekalipun gelar juara sudah berada di genggaman.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update

Iklan Artikel 4

BERITA TERKINI