Pemkab Lampung Selatan Latih Aparatur Desa, Dorong Desa Wisata dan Agroeduwisata Berkembang

Pemkab Lampung Selatan Latih Aparatur Desa, Dorong Desa Wisata dan Agroeduwisata Berkembang

Editor Adi Sunaryo
Selasa, 19 Mei 2026 15.33 WIB
Pemkab Lampung Selatan Latih Aparatur Desa, Dorong Desa Wisata dan Agroeduwisata Berkembang
Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Aparatur Pemerintah Desa di Negeri Baru Resort Kalianda, Selasa (19/5/2026).

Kalianda (Lampost.co)— Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan terus memperkuat kapasitas aparatur desa untuk mendorong pembangunan desa yang lebih inovatif dan produktif. Upaya itu dilakukan melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Aparatur Pemerintah Desa di Negeri Baru Resort Kalianda, Selasa (19/5/2026).

Wakil Bupati Lampung Selatan, M. Syaiful Anwar, membuka langsung kegiatan yang diikuti 50 peserta tersebut. Terdiri atas kepala desa, perangkat desa, dan Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dari berbagai wilayah di Lampung Selatan.

Baca juga: UMKM Ramai Tinggalkan Shopee dan TikTok Shop, Ada Apa?

Selama dua hari pelaksanaan, peserta mendapat penguatan materi terkait pengembangan desa berbasis program unggulan daerah, yakni Pitu Vista dan Agroeduwisata. Pemkab Lampung Selatan ingin mendorong desa tidak hanya fokus pada pelayanan administratif, tetapi juga mampu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi dan inovasi masyarakat.

Wakil Bupati Lampung Selatan, M. Syaiful Anwar, mengatakan aparatur desa saat ini harus mampu menjadi motor penggerak pembangunan di wilayah masing-masing.

“Aparatur desa tidak cukup hanya menjalankan administrasi. Mereka harus mampu membaca potensi desa, membangun kolaborasi, dan menghadirkan inovasi yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Syaiful.

Menurutnya, konsep Pitu Vista menjadi arah pembangunan daerah yang menitikberatkan pada penguatan potensi lokal dan peningkatan kualitas hidup masyarakat desa.

Dalam bimtek tersebut, Pemkab juga mendorong pengembangan Agroeduwisata sebagai model pembangunan desa berbasis pertanian, edukasi, dan pariwisata. Potensi lokal seperti sawah, perkebunan, hingga hasil pertanian desa dinilai memiliki peluang besar untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata edukatif yang mampu meningkatkan pendapatan masyarakat.

“Potensi desa harus dikemas lebih kreatif agar memiliki nilai ekonomi. Desa tidak hanya menjadi tempat produksi pertanian, tetapi juga bisa berkembang menjadi pusat wisata edukasi yang menarik,” katanya.

Program Desa HELAU

Selain memperkuat sektor ekonomi desa, Pemkab Lampung Selatan juga menekankan implementasi program Desa HELAU (Hijau, Elok, Lestari, Aman, dan Unggul) sebagaimana tertuang dalam Peraturan Bupati Nomor 10 Tahun 2026.

Program tersebut mendorong pembangunan desa yang lebih tertata, ramah lingkungan, dan berorientasi pada pelayanan publik yang baik.

Untuk memperkuat wawasan peserta, bimtek menghadirkan sejumlah narasumber dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, hingga perwakilan Komisi Pemerintahan Provinsi Jawa Tengah yang berbagi pengalaman mengenai pengembangan desa berbasis potensi lokal.

Melalui pelatihan tersebut, Pemkab Lampung Selatan berharap aparatur desa semakin adaptif terhadap perubahan dan mampu melahirkan inovasi yang mempercepat pertumbuhan ekonomi desa sekaligus memperkuat sektor pariwisata dan UMKM lokal.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update

Iklan Artikel 4

BERITA TERKINI