Sassuolo Tumbang di Markas Genoa, Diwarnai Dua Kartu Merah dan Perjuangan Jay Idzes

Bagi Sassuolo, kekalahan ini terasa menyakitkan karena mereka gagal membawa pulang poin meski sempat memberikan perlawanan sengit.

Editor Isnovan Djamaludin
Senin, 13 April 2026 20.43 WIB
Sassuolo Tumbang di Markas Genoa, Diwarnai Dua Kartu Merah dan Perjuangan Jay Idzes
Selebrasi pemain Genoa setelah mencetak gol dalam pertandingan Liga Italia 2025/2026 melawan Sassuolo di Stadion Luigi Ferraris pada Minggu (12/4/2026). Foto: X.com/genoacfc

Genoa (Lampost.co)–Pertandingan pekan ke-32 Liga Italia (Serie A) musim 2025/2026 menyuguhkan drama panas saat Genoa menjamu Sassuolo di Stadion Luigi Ferraris, Minggu (12/4/2026) malam WIB. Laga yang berjalan dengan tensi tinggi ini berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan tuan rumah, sekaligus diwarnai insiden keributan yang berujung pada pengusiran pemain dari kedua belah pihak.

Bagi Sassuolo, kekalahan ini terasa menyakitkan karena mereka gagal membawa pulang poin meski sempat memberikan perlawanan sengit. Kekalahan ini menahan posisi mereka di peringkat ke-11 klasemen sementara dengan koleksi 42 poin. Sebaliknya, tambahan tiga angka membawa Genoa merangkak naik ke posisi ke-13 dengan raihan 36 poin dari 32 pertandingan.

Dominasi Awal Genoa dan Insiden Lorong Ruang Ganti

Bek andalan Timnas Indonesia, Jay Idzes, kembali dipercaya tampil sebagai starter di lini belakang Sassuolo. Sejak awal laga, Idzes dan kolega langsung mendapatkan ujian berat dari agresivitas serangan Il Grifone.

Baca juga: AC Milan Takluk dari Udinese 0-3, Jarak dengan Inter Kian Lebar

Tekanan tuan rumah membuahkan hasil pada menit ke-18. Berawal dari umpan matang Tommaso Baldanzi, gelandang berpengalaman Ruslan Malinovskyi melepaskan tembakan akurat ke pojok kanan atas gawang yang tidak mampu kiper jangkau. Genoa unggul 1-0.

Menjelang akhir babak pertama, tensi pertandingan meningkat drastis. Perselisihan di lapangan antara Stefano Sabelli dan Domenico Berardi ternyata berbuntut panjang.

Keributan dikabarkan berlanjut hingga ke lorong menuju ruang ganti saat turun minum, yang melibatkan Berardi dan pemain Genoa, Mikael Egill Ellertsson. Ketegasan wasit diuji; kartu merah langsung keluar untuk Berardi dan Ellertsson, memaksa kedua tim bermain dengan 10 orang di sepanjang babak kedua.

Kebangkitan Sassuolo dan Drama VAR

Memasuki paruh kedua, Sassuolo yang bermain tanpa kaptennya mencoba merespons. Hasilnya terlihat pada menit ke-57 ketika Ismael Kone sukses memanfaatkan bola rebound untuk menyamakan kedudukan. Meski sempat terjadi ketegangan karena wasit harus meninjau VAR terkait potensi offside, gol tersebut akhirnya sah dan skor berubah menjadi 1-1.

Pertandingan makin mendebarkan saat memasuki menit ke-62. Genoa sempat mengeklaim penalti setelah Caleb Ekuban jatuh di kotak terlarang. Namun, setelah melakukan pengecekan VAR yang cukup lama, wasit memutuskan tidak ada pelanggaran yang terjadi, membuat pendukung tuan rumah sempat bersorak kecewa.

Gol Penentu Caleb Ekuban di Menit Akhir

Ketika laga tampak akan berakhir imbang, Genoa berhasil menemukan celah di lini pertahanan Sassuolo pada menit ke-84. Melalui skema serangan cepat, Junior Messias berhasil melewati hadangan kiper sebelum melepaskan umpan matang ke mulut gawang. Caleb Ekuban yang berdiri tanpa kawalan dengan mudah menceploskan bola untuk membawa Genoa unggul 2-1.

Hingga peluit panjang berbunyi, skor tetap bertahan untuk kemenangan tuan rumah. Jay Idzes sendiri bermain penuh dalam laga ini dan mencatatkan beberapa sapuan penting, namun koordinasi pertahanan pada menit-menit akhir menjadi evaluasi besar bagi skuad asuhan Sassuolo.

Susunan Pemain

Genoa (3-5-2): Bijlow; Marcandalli, Ostigard, Vasquez; Ellertsson, Frendrup, Malinovskyi, Sabelli; Baldanzi, Vitinha; Colombo.

Sassuolo (4-3-3): Muric; Walukiewicz, Idzes, Muharemovic, Doig; Thorstvedt, Matic, Kone; Berardi, Pinamonti, Lauriente.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update

Iklan Artikel 4

BERITA TERKINI