Hasil positif di markas Genoa sekaligus menjaga posisi skuad asuhan Rossoneri di zona empat besar papan atas.
Genoa (Lampost.co)–Raksasa Italia, AC Milan, sukses memetik tiga poin yang sangat berharga dalam lawatan mereka ke Stadio Luigi Ferraris. Melakoni laga sengit pekan ke-37 kompetisi Serie A musim 2025/2026, tim berjuluk Rossoneri tersebut berhasil menumbangkan tuan rumah Genoa dengan skor tipis 2-1.
Kemenangan ini terasa luar biasa krusial bagi AC Milan. Hasil positif di markas Genoa sekaligus menjaga posisi skuad asuhan Rossoneri di zona empat besar papan atas, demi mengamankan tiket otomatis menuju kompetisi kasta tertinggi Eropa, UEFA Champions League (UCL), musim depan.
Sebelum laga dimulai, Milan sebenarnya datang ke markas Genoa di bawah tekanan yang sangat besar. Performa tim yang sempat limbung membuat mereka melorot ke posisi keempat klasemen sementara, setelah hanya mampu mengemas tujuh poin dari delapan pertandingan terakhir.
Situasi ruang ganti Rossoneri kian parah dengan absennya sejumlah pilar penting di laga ini. Nama-nama besar seperti Rafael Leao, Alexis Saelemaekers, hingga bek kiri Pervis Estupinan terpaksa parkir akibat skorsing akumulasi kartu. Kondisi pincang ini menuntut pelatih Milan memutar otak dengan mengandalkan kedalaman skuad yang ada.
Pertandingan di babak pertama berjalan dengan tempo yang relatif lambat dan berhati-hati. Genoa selaku tuan rumah sempat menebar ancaman berbahaya lewat pergerakan lincah Vitinha di lini serang. Milan tidak tinggal diam dan membalas melalui skema serangan balik cepat dengan motor Tommaso Baldanzi.
Bek Genoa, Alessandro Marcandalli, sempat melakukan intervensi krusial di area penalti untuk mencegah peluang emas Christopher Nkunku menjelang turun minum. Alhasil, skor kacamata 0-0 bertahan hingga jeda.
Memasuki babak kedua, AC Milan langsung mengambil inisiatif serangan agresif. Laga baru berjalan beberapa menit di paruh kedua, Christopher Nkunku dengan cerdik berhasil memotong umpan balik (backpass) yang ceroboh dari pemain belakang Genoa. Nkunku yang tinggal berhadapan satu lawan satu langsung dijatuhkan kiper Genoa, Justin Bijlow, di kotak terlarang.
Wasit tanpa ragu menunjuk titik putih. Nkunku yang maju sendiri sebagai eksekutor penalti sukses menjalankan tugas dengan ketenangan tinggi, mengecoh Bijlow dan membawa Milan unggul 1-0.
Tensi pertandingan sempat memanas di luar lapangan. Laga terpaksa terhenti selama beberapa menit akibat insiden memalukan pelemparan koin dari tribune penonton tuan rumah yang mengenai asisten wasit. Setelah pihak keamanan berhasil mengendalikan situasi dan menyatakan kondisi kembali kondusif, pertandingan berlanjut.
Milan berhasil memanfaatkan momentum pascajeda paksa tersebut untuk menggandakan keunggulan menjadi 2-0 pada menit ke-72. Berawal dari pergerakan pemain pengganti Christian Pulisic yang mengirimkan umpan akurat, Zachary Athekame yang berdiri di luar kotak penalti langsung melepaskan eksekusi tendangan keras mendatar yang menghunjam deras pojok gawang Genoa.
Genoa sempat memperkecil kedudukan menjadi 1-2 melalui sontekan jarak dekat Johan Vasquez. Gol ini lahir setelah Vasquez memanfaatkan kesalahan fatal dalam umpan balik gelandang Milan, Ardon Jashari. Meski tuan rumah terus melancarkan tekanan bertubi-tubi di sisa waktu pertandingan, lini pertahanan Milan dengan komando Mike Maignan tampil kokoh hingga peluit panjang berbunyi.
Dengan tambahan tiga poin penuh dari laga tandang ini, AC Milan sukses merangkak naik ke peringkat ketiga klasemen sementara Serie A dengan koleksi 70 poin. Posisi ini membuat napas Milan sedikit lega dalam mengunci zona kompetisi Eropa di pekan terakhir. Sementara itu, Genoa harus tertahan di peringkat ke-14 klasemen dengan torehan 41 poin.
Susunan Pemain:
Genoa: Justin Bijlow; Steeve-Mike Eboa Ellertsson, Alessandro Marcandalli, Alan Otoa, Johan Vásquez; Morten Frendrup, Arthur Amorim (Aaron Martín 90+1’), Ruslan Malinovskyi; Tommaso Baldanzi (Jeff Ekhator 64’), Vítinha; Lorenzo Colombo (Caleb Ekuban 85’).
AC Milan: Mike Maignan; Fikayo Tomori (Zeno De Winter 76’), Matteo Gabbia, Strahinja Pavlovic; Zachary Athekame, Youssouf Fofana (Samuele Ricci 68’), Ardon Jashari (Ruben Loftus-Cheek 85’), Adrien Rabiot, Davide Bartesaghi; Santiago Giménez (Niclas Füllkrug 68’), Christopher Nkunku (Christian Pulisic 76’).
Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update