Kemenangan ini tidak hanya sekadar menambah poin di papan klasemen, tetapi juga menjadi pernyataan kekuatan jelang pertemuan kedua tim di partai final Coppa Italia yang akan berlangsung Rabu (13/5/2026) mendatang.
Roma (Lampost.co)–Inter Milan terus menunjukkan taringnya meski telah resmi menyandang status juara Liga Italia Serie A 2025/2026. Dalam laga giornata ke-36 yang berlangsung di Stadion Olimpico, Sabtu (9/5/2026) malam WIB, tim berjuluk Nerazzurri tersebut sukses mempermalukan tuan rumah SS Lazio dengan skor telak 3-0.
Kemenangan ini tidak hanya sekadar menambah poin di papan klasemen, tetapi juga menjadi pernyataan kekuatan jelang pertemuan kedua tim di partai final Coppa Italia yang akan berlangsung Rabu (13/5/2026) mendatang. Pasukan Cristian Chivu tampil sangat dominan dan praktis tidak memberikan ruang bagi Lazio untuk mengembangkan permainan di hadapan pendukungnya.
Inter Milan memulai pertandingan dengan intensitas tinggi seolah masih berburu poin krusial. Hasilnya langsung terlihat saat laga baru berjalan enam menit.
Sang kapten, Lautaro Martinez, berhasil menggetarkan jala gawang Lazio setelah memanfaatkan umpan matang dari tandemnya, Marcus Thuram. Gol ini sekaligus mempertegas ketajaman Lautaro sebagai ujung tombak utama Inter dengan koleksi 17 gol di Serie A musim ini.
Dominasi Inter berlanjut hingga penghujung babak pertama. Pada menit ke-39, Lautaro Martinez kembali memainkan peran kunci, namun kali ini sebagai pelayan.
Asis ciamik-nya berhasil Petar Sucic selesaikan dengan tenang untuk menggandakan keunggulan tim tamu menjadi 2-0. Skor ini bertahan hingga wasit meniup peluit tanda turun minum.
Memasuki babak kedua, Lazio mencoba merespons ketertinggalan. Namun, alih-alih mengejar skor, tim berjuluk Biancocelesti tersebut justru tertimpa nasib sial. Pada menit ke-59, bek senior Alessio Romagnoli harus mandi lebih cepat setelah menerima kartu merah langsung akibat tekel keras yang dianggap membahayakan pemain Inter.
Bermain dengan sepuluh orang membuat pertahanan Lazio kian rapuh. Inter yang unggul jumlah pemain makin leluasa menguasai lapangan.
Pesta gol Inter akhirnya ditutup pada menit ke-75 lewat aksi Henrikh Mkhitaryan. Pemain veteran tersebut sukses menuntaskan umpan brilian dari Ange-Yoan Bonny di dalam kotak penalti, memastikan skor 3-0 yang bertahan hingga akhir pertandingan.
Hasil ini memberikan keuntungan psikologis yang masif bagi Inter Milan sebelum kembali berduel dengan Lazio di final Coppa Italia tengah pekan nanti. Di sisi lain, kekalahan memalukan ini menjadi kabar duka bagi Lazio. Mereka kini tertahan di urutan kedelapan klasemen dan dipastikan gagal menembus zona Eropa musim depan.
Dengan hanya dua laga tersisa, Lazio sudah berjarak 11 angka dari Como yang menduduki peringkat keenam (slot Liga Konferensi Eropa). Satu-satunya cara bagi Lazio untuk menyelamatkan muka di musim ini adalah dengan membalas kekalahan ini di final Coppa Italia mendatang.
Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update