Jajaran Polresta Bandar Lampung berhasil mengungkap modus unik dalam kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
Bandar Lampung (Lampost.co) — Jajaran Polresta Bandar Lampung berhasil mengungkap modus unik dalam kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Kasus itu yang terjadi pada sebuah bengkel kawasan Langkapura, Bandar Lampung. Pelaku berpura-pura menawarkan jasa pijat untuk mengelabui korbannya.
Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol. Alfret Jacob Tilukay, menjelaskan petugas telah mengamankan satu tersangka berinisial Mus. Sementara itu, satu rekan pelaku berinisial W saat ini masih dalam pengejaran petugas dan telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).
”Pelaku memanfaatkan kelengahan korban dengan cara menyamar. Sasarannya adalah motor yang terparkir pada halaman Bengkel Kafal motor pada 9 Maret 2026 lalu,” ujar Kapolresta, Kamis, 2 April 2026.
Sementara peristiwa bermula sekitar pukul 13.50 WIB. Saat itu, korban melihat dua orang pria asing pada area bengkel. Salah satu pelaku duduk di atas motor yang mesinnya masih menyala. Sedangkan satu lainnya mendekati rekan korban untuk menawarkan jasa pijat.
Karena tidak curiga, korban membiarkan aktivitas tersebut. Namun, hanya berselang 10 menit atau sekitar pukul 14.00 WIB, sepeda motor Honda Vario milik korban yang terparkir di halaman bengkel sudah raib dibawa kabur.
Pelarian Mus berakhir saat motor curian tersebut teridentifikasi pada pinggir jalan dekat sebuah dealer motor kawasan Kedaton sekitar pukul 18.30 WIB. Korban mengenali kendaraannya melalui stiker khas “Kafa Motor” dan modifikasi pada bagian spakbor.
”Pelaku sempat teramankan warga pada lokasi saat hendak mengambil motor tersebut. Petugas segera meluncur ke lokasi untuk menghindari aksi main hakim sendiri yang lebih jauh,” kata Alfret.
Kemudian dari hasil pemeriksaan terhadap tersangka Mus, polisi melakukan pengembangan ke wilayah Tanjung Gading. Di sana, petugas menemukan dua unit sepeda motor lain yang diduga kuat merupakan hasil kejahatan pada lokasi berbeda.
Dua motor tambahan tersebut teridentifikasi berasal dari aksi curanmor Jalan Pajajaran, Way Halim, dan wilayah Tanjungkarang Barat. “Kami masih memburu satu tersangka lagi berinisial W. Identitasnya sudah kami kantongi,” katanya.
Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update