Opini

Regenerasi Petani Melalui Ikamaja Menjadi P4S
Opini

Regenerasi Petani Melalui Ikamaja Menjadi P4S

IKAMAJA atau yang dikenal dengan Ikatan Alumni Magang Jepang lahir dari perkumpulan pemuda-pemuda Indonesia yang telah melaksanakan permagangan bidang pertanian di Jepang.

Menyegerakan Revisi PP Nomor 44 Tahun 2015
Opini

Menyegerakan Revisi PP Nomor 44 Tahun 2015

KEHADIRAN program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan yang dikelola oleh BPJS Ketenagakerjaan terus memberikan manfaat bagi pekerja kita. Khusus untuk Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKm), jumlah peserta JKK dan JKm per 31 Desember 2018 sebanyak 30.555.414 pekerja, dengan total kasus kecelakaan kerja yang dijamin sepanjang tahun 2018 sebanyak 173.415 kasus dengan total pembayaran klaim sebesar Rp1,22 triliun. Kasus kematian yang dijamin selama 2018 sebanyak 25.883 kasus dengan total pembayaran manfaat kepada ahli waris sebesar Rp710 miliar. 

Kemerdekaan dan Kualitas Manusia
Opini

Kemerdekaan dan Kualitas Manusia

Eko Sulistyo

Lampung Paling Siap Jadi Ibu Kota Negara
Opini

Lampung Paling Siap Jadi Ibu Kota Negara

RENCANA pemindahan ibu kota negara dari Jakarta ke tempat lain yang disampaikan Presiden Jokowi setelah melakukan rapat terbatas, 29 April lalu, menjadi perbincangan menarik di tengah masyarakat, khususnya pada daerah-daerah calon ibu kota. Sinyal-sinyal yang muncul, pemindahan ibu kota mengarah pada tiga pulau: Kalimantan, Sulawesi, dan Sumatera bagian timur. Dan, Lampung memiliki wilayah yang sangat potensial untuk dipilih menjadi ibu kota, yaitu di wilayah Lampung bagian timur.

Wajah Baru Ekonomi Lampung
Opini

Wajah Baru Ekonomi Lampung

Asrian Hendi Caya

Di Bawah Lindungan Konstitusi
Opini

Di Bawah Lindungan Konstitusi

Wandi Barboy Silaban

Bertanam Ketumbar Itu Mudah 
Opini

Bertanam Ketumbar Itu Mudah 

TANAMAN ketumbar (Coriandrum sativum Linn) diduga berasal dari sekitar Laut Tengah dan Kaukasus dan dapat tumbuh hingga ketinggian 2.000 meter dpl (di atas permukaan laut). Tanaman ketumbar merupakan tanaman semak semusim dan mampu tumbuh hingga ketinggian satu meter. Tanaman ini memiliki akar tunggang, bulat, bercabang, dan berwarna putih. Batangnya berkayu lunak, beralur, dan berlubang dengan percabangan dikotom berwarna hijau. Tangkainya berukuran sekitar 5-10 cm dan berdaun majemuk, menyirip, berselundang dengan tepi hijau keputihan. 
 
Tanaman ini sangat bermanfaat untuk bahan obat antara lain untuk diuretik (peluruh air kencing), antipiretik (penurun demam), stomatik (penguat lambung), stimulant (perangsang pencernaan), laxatif (pencahar perut), antelmintif (mengeluarkan cacing), menambah selera makan, mengobati sakit empedu dan bronkitis. 
  
Tanaman ketumbar di Indonesia, selain dimanfaatkan bijinya, daunnya pun yang masih muda dikonsumsi untuk lalap, sayuran dan konsumsi swalayan. Di Bandar Lampung, Provinsi Lampung penyediaan tanaman daun ketumbar baru sebatas tanaman pekarangan, sedangkan konsumsi daun ketumbar ini bagi konsumen orang Tionghoa di Bandar Lampung sangatlah dibutuhkan.  Hal ini berdasarkan permintaan kepada Balai Pelatihan Pertanian (BPP) Lampung Kementerian Pertanian untuk membudidayakan tanaman ini.  
 
BPP Lampung Kementerian Pertanian akan membagikan bagaimana pembudidaayaan tanaman ini. Berikut ini proses pembudidayaan tanaman ketumbar. Semoga bermanfaat dan dapat diaplikasikan.  
 
Pertama, pengadaan bibit. Ketumbar dapat diperbanyak melalui biji. Biji yang telah cukup umur dan sehat dikembangkan menjadi benih. Sebelum disemai, biji-biji ketumbar harus diseleksi terlebih dahulu. Caranya adalah dengan cara merendamnya di dalam air. Benih yang dalam kondisi baik adalah biji yang tenggelam di dalam air. 
 
Biji ketumbar kemudian disemai di dalam media tanam yang terdiri atas campuran tanah, sekam, dan pupuk kompos. Media ini lantas dimasukkan ke dalam wadah persemaian berupa tray. Tiap lubang tray diisi dengan media tanam tersebut.  Biji-biji ketumbar lantas ditebarkan di atas media tadi. Selanjutnya tutup kembali biji ketumbar dengan lapisan media tanam setebal 1 cm. 
 
Selanjutnya, wadah persemaian diletakkan di tempat yang teduh, terhindar dari hujan, dan memiliki sirkulasi udara yang lancar. Selama proses persemaian, siramlah benih setiap hari. Hilangkan setiap gulma yang tumbuh di wadah persemaian. Kemudian pindahkan bibit ketumbar ke lahan budidaya setelah kurang lebih 15 hari dan bibit ketumbar telah  mempunyai daun sebanyak dua helai. 

Menggagas Kelas Literasi Budaya 
Opini

Menggagas Kelas Literasi Budaya 

AKHIR-akhir ini, pemerintah sangat menggalakkan gerakan literasi di sekolah. Salah satu sebabnya adalah hasil penelitian PISA terakhir yang dirilis 6 Desember 2016 menyebutkan performa siswa-siswi Indonesia masih rendah yaitu pada peringkat 62,61 dan 63 dari 69 negara pada bidang sains, membaca dan matematika. 
 
Peringkat tersebut tidak jauh beda dengan hasil 2012 yang berada pada kelompok penguasaan materi yang rendah. Sangat ironis. Atas dasar itulah, Permendikbud no.23 tahun 2015 tentang penumbuhan budi pekerti yang salah satu aspek penunjangnya adalah gerakan literasi masih sangat perlu digalakkan. Terutama tentang literasi budaya. Sayangnya, implementasi literasi budaya belum begitu tampak dipermukaan. Perlu terobosan yang konkret untuk mengurai akar masalahnya. Salah satunya, melalui kegiatan kelas literasi budaya.  
 
Menurut buku “Materi Pendamping Gerakan Literasi Budaya dan Kewargaan” Kemdikbud RI (2017), literasi budaya diartikan sebagai kemampuan dalam memahami dan bersikap terhadap kebudayaan Indonesia sebagai identitas bangsa. Ada dua kata kunci dari terjemahan itu, yaitu memahami dan bersikap. Memahami berarti setiap warga negara selayaknya mengenal secara detail akan budayanya. Sementara bersikap artinya menjunjung tinggi sikap toleransi antar budaya di Indonesia. Ini penting. Mengingat bangsa Indonesia memiliki begitu banyak budaya daerah. Dari suku bangsa, bahasa, adat istiadat, kebiasaan, kepercayaan hingga lapisan sosial. 

Kebohongan Stadium 4
Opini

Kebohongan Stadium 4

MELIHAT dan mendengar ‘do’a sesat’ Neno Warisman kemarin, dan dia adalah bahagian dari tim sukses Paslon Capres No.2 akhirnya saya dapat menyimpulkan bahwa yang dilakukannya adalah kesengajaan dan penuh dengan penjiwaan yang mendalam (terisak isak). Oleh sebab dilakukan secara berulang maka ini semua adalah kebohongan stadium 4. Mari kita lihat faktanya :

Harmonisasi Tionghoa dan Sekala Bekhak
Opini

Harmonisasi Tionghoa dan Sekala Bekhak

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Tanah airku Indonesia Jaya, terpatri indah dalam diriku, getarkan dada dan menyatakan akulah Indonesia. Berbeda suku, agama, bahasa Bhinneka Tunggal Ika jiwaku, merah dan putih suci berani, mengalir di darahku. Oh Tuhan, aku bersyukur atas negeri nusantara tercinta. Kuberjuang dengan jiwa dan raga, berkarya bagi nusa dan bangsaku. Semangatkan cinta peduli Indonesia, yang kujaga sepenuh hati.

Pemberantasan Korupsi Harus dengan Sapu Bersih
Opini

Pemberantasan Korupsi Harus dengan Sapu Bersih

Pemberantasan korupsi akan efektif apabila pemimpin puncaknya berintegritas, bukan bagian pemburu rente, dan berani melawan kekuatan oligarki ekonomi-politik.

Ratusan Pasutri Muda Berterima Kasih pada Jokowi
Opini

Ratusan Pasutri Muda Berterima Kasih pada Jokowi

PADA acara reses ke Desa Kanyoran (27/12), Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri, saya merasakan kegembiraan yang ditularkan para ibu dan suami pasangan muda penerima program BSPS (Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya). Pertemuan dengan 300 pasangan muda tersebut dilakukan saat ada rapat pemantauan oleh para pendamping program bertempat di Balai Desa Kanyoran. 

Prabowo
Opini

Prabowo

TERUS terang saya adalah pendukung Jokowi. Pendukung garis keras mungkin malahan. Karena tidak hanya tahun ini saja, empat tahun lalu pun saya terlibat dalam kerja-kerja tim pemenangan nasional Jokowi sebagai calon presiden. Meski peran saya memang lebih banyak di belakang layar. 

Sekala Brak Menjawab Sejarah
Opini

Sekala Brak Menjawab Sejarah

DALAM sidang BPUPKI, para founding fathers memiliki kesadaran bersama untuk membangun Indonesia bersendikan suasana kebatinan bangsa Indonesia. Suasana kebatinan Indonesia bersumberkan pada kehidupan sehari-hari bangsa Indonesia, yang tercermin dari persekutuan masyarakat adat. Suasana kebatinan dimaksud adalah kehidupan masyarakat yang bercirikan kolektivisme.

Kekejian KKB dan Pembangunan di Papua
Opini

Kekejian KKB dan Pembangunan di Papua

MEMAHAMI konflik dan tindak kekerasan yang hingga kini terus terjadi di Bumi Cenderawasih, Papua, harus dikaji dalam konteks perkembangan industrialisasi, marginalisasi, dan implementasi dari pendekatan militeristis yang serba-dilematik. Kasus pembunuh­an 31 pekerja PT Istaka Karya yang tengah membangun jembatan di Distrik Yali, Kabupaten Nduga, Papua, akibat ditembak kelompok kriminal bersenjata (KKB) bukan sekadar peristiwa kriminal yang berdiri sendiri.

Formulasi Gaji Perawat yang Ideal
Opini

Formulasi Gaji Perawat yang Ideal

MESKIPUN perawat merupakan tenaga profesi kesehatan terbesar di fasilitas pelayanan kesehatan dan telah mendapat pengakuan sesuai UU No. 38 tahun 2014, kenyataannya perawat merupakan salah satu profesi dengan gaji terendah di Indonesia.

Pemilih Milenial dan Pemilu 2019
Opini

Pemilih Milenial dan Pemilu 2019

PENINGKATAN jumlah pemilih kelompok milenial pada Pemilu Nasional 2019 menyebabkan studi tentang perilaku dan karakteristik pemilih milenial menjadi relevan dan strategis.

Desentralisasi Kanker Korupsi
Opini

Desentralisasi Kanker Korupsi

INDONESIA selalu mendapat rapor merah ketika berhubungan dengan penilaian korupsi. Survei indeks korupsi oleh transparansi internasional secara konsisten menilai Indonesia sebagai negara dengan indeks korupsi yang mengkhawatirkan. 

Mengendalikan Elpiji Bersubsidi
Opini

Mengendalikan Elpiji Bersubsidi

PEMERINTAH selalu berusaha untuk memberikan pelayanan terbaik kepada rakyat. Karena itu, pemerintah harus hadir pada setiap masalah yang dihadapi masyarakat. Salah satu bentuk kehadiran pemerintah adalah dengan memberikan subsidi.