Internasional

Ratusan Pendukung Morales Menuju Ibu Kota Bolivia
Internasional

Ratusan Pendukung Morales Menuju Ibu Kota Bolivia

La Paz (Lampost.co) -- Ratusan pendukung mantan presiden Evo Morales bergerak menuju La Paz, ibu kota administratif Bolivia pada Senin 11 November. Mereka beramai-ramai datang usai Morales mengundurkan diri satu hari sebelumnya.
 
Menurut keterangan seorang jurnalis AFP, ratusan orang itu terpantau bertolak dari kota El Alto. Sejumlah toko di kota tersebut tutup lebih cepat di tengah pergerakan massa ini.
 
Sementara itu tokoh oposisi Bolivia, Carlos Mesa, mengaku khawatir rumahnya akan diserang sekelompok orang. Ia pun meminta tolong kepada polisi via Twitter.

Enam Orang Tewas Akibat Topan Bulbul
Internasional

Enam Orang Tewas Akibat Topan Bulbul

New Delhi (Lampost.co) -- Sebanyak enam orang tewas dan lebih dari dua juta lainnya menghabiskan malam meringkuk di tempat penampungan ketika Topan Bulbul menerjang pantai India dan Bangladesh disertai angin kencang dan hujan lebat.

PM Jepang Disebut Bodoh
Internasional

PM Jepang Disebut Bodoh

Seoul (Lampost.co): Korea Utara menyebut Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe orang bodoh. Korut juga melarang Abe menginjakkan kaki di Pyongyang.

Turki Tahan Istri Pemimpin ISIS yang Terbunuh
Internasional

Turki Tahan Istri Pemimpin ISIS yang Terbunuh

Ankara (Lampost.co) -- Turki telah menangkap seorang istri pemimpin militan Islamic State (ISIS) yang terbunuh, Abu Bakr al-Baghdadi. Hal ini disampaikan langsung oleh Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

PM Pakistan Enggan Mundur di Tengah Gelombang Protes
Internasional

PM Pakistan Enggan Mundur di Tengah Gelombang Protes

Islamabad (Lampost.co) -- Maulana Fazlur Rehman, seorang ulama Pakistan yang memimpin aksi unjuk rasa ribuan orang di ibu kota dan mendesak agar Perdana Menteri Imran Khan mundur bertekad melanjutkan demonstrasi.

Bom Mobil Meledak di Perbatasan Suriah, 13 Orang Tewas
Internasional

Bom Mobil Meledak di Perbatasan Suriah, 13 Orang Tewas

Tal Abyad (Lampost.co): Sedikitnya 13 orang tewas terkena ledakan bom mobil di kota perbatasan Tal Abyad, Suriah, Sabtu 2 November 2019. Kementerian Pertahanan Turki mengatakan sedikitnya 20 orang juga terluka dalam ledakan tersebut.

53 Tentara Tewas dalam Serangan Teroris di Pos Militer Mali
Internasional

53 Tentara Tewas dalam Serangan Teroris di Pos Militer Mali

Bamako (Lampost.co) -- Sebanyak 53 prajurit tewas dalam "serangan teroris" di sebuah pos militer di Mali, Jumat 1 November.

Inggris Yakin 39 Jasad dalam Truk di Essex Warga Vietnam
Internasional

Inggris Yakin 39 Jasad dalam Truk di Essex Warga Vietnam

ESSEX (Lampost.co) -- Kepolisian Essex telah mengidentifikasi beberapa korban dari kasus 39 jasad dalam truk. Mereka meyakini total 39 korban adalah warga negara Vietnam.
 
Sebelumnya, polisi sempat mengatakan bahwa kewarganegaraan dari puluhan jasad pria dan wanita yang ditemukan di Grays, Essex, pada 23 Oktober lalu, adalah Tiongkok.
 
"Saat ini, kami meyakini semua korban adalah warga Vietnam, dan kami juga terus berkoordinasi dengan Pemerintah Vietnam," ujar Kepolisian Essex, dilansir dari laman CGTN, Sabtu 2 November 2019.

Tiongkok Tidak Akan Toleransi Penolakan Sistem Hong Kong
Internasional

Tiongkok Tidak Akan Toleransi Penolakan Sistem Hong Kong

Beijing (Lampost.co)-- Pemerintah Tiongkok tidak akan memberikan toleransi setiap penolakan atau penentangan terhadap sistem pemerintahan Hong Kong di bawah prinsip “Satu Negara, Dua Sistem”. Beijing juga mengatakan tidak akan membiarkan campur tangan asing dalam urusan Hong Kong.

WNI Wafat Kelamaan Mengantre Paspor di Malaysia
Internasional

WNI Wafat Kelamaan Mengantre Paspor di Malaysia

Kuala Lumpur (Lampost.co): Taman, warga Indonesia (WNI), dilaporkan meninggal saat mengantre paspor di Kedutaan Besar RI di Kuala Lumpur. Kabar kematian Tamam diungkapkan pendiri Migrant Care Indonesia, Anis Hidayah, lewat akun Facebook.

Perdana Menteri Lebanon Saad al-Hariri Mengundurkan Diri
Internasional

Perdana Menteri Lebanon Saad al-Hariri Mengundurkan Diri

BEIRUT (Lampost.co) -- Perdana Menteri Lebanon Saad al-Hariri mengajukan pengunduran diri pada Selasa 29 Oktober 2019. Hal itu menyusul gelombang protes massa dan tidak adanya kesepakatan dalam penyelesaian krisis.
 
Langkah politisi Sunni terkemuka itu karena meningkatnya ketegangan politik yang mempersulit pembentukan pemerintah baru yang mampu mengatasi krisis ekonomi terburuk Lebanon sejak perang saudara 1975-90. Pengunduran diri ini didukung oleh barat dan sekutu Arab Sunni.
 
Namun, pengunduran Hariri menjadi pertaruhan karena Lebanon berpotensi di bawah bayang Hizbullah yang didukung Iran. Hal ini akan semakin mempersulit menarik masuknya investasi asing ke negara tersebut.

20 Warga Asing Ditangkap di Turki Terkait ISIS
Internasional

20 Warga Asing Ditangkap di Turki Terkait ISIS

ANKARA (Lampost.co) -- Setidaknya 20 orang ditangkap otoritas Turki dengan dugaan terlibat kelompok terorisme Islamic State (ISIS).

Mencoba Bakar Masjid di Perancis, Lansia Ini Tembak Dua Orang
Internasional

Mencoba Bakar Masjid di Perancis, Lansia Ini Tembak Dua Orang

BAYONNE (Lampost.co) -- Penembakan terjadi di luar sebuah masjid di Prancis. Pelaku yang diketahui sebagai pria berusia 84 tahun itu juga berusaha membakar masjid.

Lansia Tembak Dua Orang lalu Coba Bakar Masjid
Internasional

Lansia Tembak Dua Orang lalu Coba Bakar Masjid

Bayonne (Lampost.co) -- Penembakan terjadi di luar sebuah masjid di Prancis. Pelaku yang diketahui sebagai pria berusia 84 tahun itu juga berusaha membakar masjid.

Seekor Anjing Menjadi Pahlawan dalam Penyerbuan Baghdadi
Internasional

Seekor Anjing Menjadi Pahlawan dalam Penyerbuan Baghdadi

Washington (Lampost.co) -- Seekor anjing militer Amerika Serikat menjadi pahlawan karena dinilai berperan penting dalam penyerbuan ke kediaman pemimpin Islamic State (ISIS) Abu Bakr al-Baghdadi di suriah pada Sabtu 26 Oktober.

Tersangka Keempat Ditahan Terkait Penemuan 39 Jasad dalam Truk
Internasional

Tersangka Keempat Ditahan Terkait Penemuan 39 Jasad dalam Truk

London (Lampost.co): Tersangka keempat ditahan terkait kasus penemuan 39 jasad manusia di dalam sebuah truk kontainer di Inggris. Kasus ini disebut-sebut sebagai penyelundupan manusia terbesar yang terungkap di Inggris.
 
Otoritas Inggris mengatakan pria berusia 48 tahun asal Irlandia Utara telah ditangkap di Bandara Stansted pada Jumat 25 Oktober. Ia ditangkap atas dugaan pembunuhan dan konspirasi menyelundupkan manusia.
 
Dilansir dari Korea Herald, Sabtu 26 Oktober 2019, penangkapan dilakukan usai polisi menahan seorang pria dan wanita, masing-masing berusia 38 tahun, di Inggris barat laut atas dakwaan yang sama. Seorang sopir truk berusia 25 tahun juga telah ditangkap atas dugaan pembunuhan.

Prajurit Rusia Tembak Mati Delapan Rekannya
Internasional

Prajurit Rusia Tembak Mati Delapan Rekannya

Moskow: Seorang prajurit Rusia menembak mati delapan rekan dan melukai dua lainnya di sebuah pangkalan militer di wilayah Far East. Otoritas Rusia menduga tentara bernama Ramil Shamsutdinov itu mengalami masalah kesehatan mental.
 
Dikutip dari BBC, penembakan terjadi di unit militer No. 54160 di desa Gorny dekat kota Chita pada Jumat 25 Oktober 2019 malam waktu setempat. Komite Investigatif Rusia menyelidiki penembakan ini sebagai kasus pembunuhan.
 
Kementerian Pertahanan Rusia mengonfirmasi telah terjadinya penembakan saat pergantian penjaga di markas militer di wilayah Transbaikal.

39 Jasad di Truk Inggris Diyakini Warga Tiongkok
Internasional

39 Jasad di Truk Inggris Diyakini Warga Tiongkok

Essex (Lampost.co): Sejumlah media Inggris mengabarkan bahwa 39 jasad yang ditemukan di truk kontainer di Essex merupakan warga negara Tiongkok.
 
“Kami masih menyelidiki hal itu. Kami bekerja sama dengan imigrasi. Fokus awal kami mengidentifikasi korban,” kata salah satu pejabat kepolisian Essex, dikutip dari Channel News Asia, Kamis 24 Oktober 2019.
 
Seiring kabar ini mencuat, tidak ada konfirmasi yang dikeluarkan dari Kementerian Luar Negeri Tiongkok maupun Kedutaan Besar Tiongkok di London.

16 Pelaku Pemerkosa Mahasiswi Dihukum Mati
Internasional

16 Pelaku Pemerkosa Mahasiswi Dihukum Mati

FENI (Lampost.co) -- Pengadilan Bangladesh menjatuhkan hukuman mati kepada 16 pelaku pembakaran hidup-hidup seorang mahasiswa. Aksi keji tersebut dilakukan pada April 2019 lalu dan memicu kemarahan seluruh negeri.

Gencatan Senjata Akan Berakhir, Erdogan Temui Putin
Internasional

Gencatan Senjata Akan Berakhir, Erdogan Temui Putin

Moskow (Lampost.co): Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan melangsungkan pembicaraan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, Selasa, 22 Oktober 2019. Kantor Kepresidenan Rusia menyebut pertemuan antara Putin dan Erdogan membahas perihal normalisasi situasi di timur laut Suriah.