Cek-fakta

Sindir Anies, Jokowi Pakai Kaos Lem Aibon?
Cek Fakta

Sindir Anies, Jokowi Pakai Kaos Lem Aibon?

FOTO Presiden Jokowi mengenakan kaos berwarna kuning bertuliskan "Aica Aibon" menyentak warganet. Kabar di dunia maya ramai menyebutkan, itu adalah bentuk sindiran Jokowi untuk Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

[Cek fakta] Pintu Perlintasan Kereta Api Ditutup Karena Menunggu Masinis Jajan di Warung?
Cek Fakta

[Cek fakta] Pintu Perlintasan Kereta Api Ditutup Karena Menunggu Masinis Jajan di Warung?

Akun Facebook Warung Nasi Pak Tofa mengunggah video berdurasi 0:24 menit berisi rekaman seorang asisten masinis berjalan dari warung menuju lokomotif yang berhenti tepat di depan pintu perlintasan. Dalam unggahannya, akun tersebut menambahkan narasi sebagai berikut:
 
Jajan pake motor ?
Jajan pake mobil ?
Jajan pake go food ?
NOOB
 
Jajan Pake Lokomotif ???? 

Polisi Mengubah Pancasila dengan Bahasa Tiongkok? Ini Faktanya
Cek Fakta

Polisi Mengubah Pancasila dengan Bahasa Tiongkok? Ini Faktanya

Beredar kabar yang menyebut polisi mengganti Pancasila dengan bahasa Tiongkok. Kabar itu menyebar dari media sosial sejak Rabu, 6 November 2019.

[Cek Fakta] Mata Kiri Novel Baswedan Baik-Baik Saja? Ini Faktanya
Cek Fakta

[Cek Fakta] Mata Kiri Novel Baswedan Baik-Baik Saja? Ini Faktanya

Akun Twitter @AdellaWibawa mengunggah sebuah video yang menunjukkan mata kiri Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan baik-baik saja. Unggaran itu kontan viral di media sosial sejak Senin, 4 November 2019.
 
Akun itu juga menambahkan narasi bertuliskan "Mata novel baswedan saat baru ditayangin di NET TV 18 april 2017..! ? dia kaget dgn tiba2 kemunculan wartawan NET, liat matanya dan pipi mulus pdhl baru kasus penyiraman". Video yang sama juga meluas ke berbagai platform media sosial dengan narasi yang bermacam-macam.
 
Pula, pemilik akun @ariyfebri1 ikut membagikan informasi tersebut. Akun itu mengunggah foto Novel Baswedan dengan narasi bertuliskan "Udh liat video pas novel perawatan di rs singapura lum?? Ini loh fotonya. Videonya jg kmrin kesebar. muka ..mata..baik2 aja."
 
Mata Kiri Novel Baswedan Baik-Baik Saja? Ini Faktanya
 

 

Penelusuran:
Setelah ditelusuri, foto Novel Baswedan yang menyebar di media sosial dengan narasi "mata novel baik-baik saja" adalah tangkapan layar dari video yang diambil Net TV. Video yang tayang pada 19 April 2017 itu, diambil saat Novel menjalani pengobatan di Singapura.
 

Mata Kiri Novel Baswedan Baik-Baik Saja? Ini Faktanya
 

 
Dilansir Detik, pada artikel berjudul "Viral Video 'Mata Baik-baik Saja', Novel Baswedan Ungkap Cerita Sebenarnya", dijelaskan bahwa video itu diambil pada 2017 sebelum dia menjalani operasi OOKP (osteo odonto keratoprosthesis) pada mata kirinya. Mata Novel sedang dipasang selaput membran plasenta yang membuat matanya seolah terlihat tidak terluka.
 
Berikut isi lengkap artikel tersebut:
 
Novel Baswesan melalui tim kuasa hukumnya, Alghiffari Aqsa, memberikan penjelasan mengenai video tersebut. Menurut Novel, video itu diambil pada 2017 sebelum dia menjalani operasi OOKP (osteo odonto keratoprosthesis) pada mata kirinya.
 
"Ini video diambil sekitar bulan April/Juli 2017. Saat itu belum dilakukan operasi OOKP pada mata kiri," kata Novel dalam keterangan tertulis yang disampaikan tim kuasa hukumnya.
 
Novel menjelaskan, saat itu dokter yang menanganinya tengah melalukan upaya pemasang selaput membran plasenta untuk menumbuhkan jaringan yang mati di kedua matanya. Namun, ia mengatakan, hingga Agustus ternyata tidak ada perkembangan.
 
"Ternyata sampai sekitar bulan Agustus tidak juga ada perbaikan, sedangkan diperkirakan 6 bulan setelah kejadian kedua mata akan tidak bisa lihat sama sekali. Saat itu bila orang lihat mata kiri saya seperti tidak sakit, bahkan tidak merah dan bening, seperti kelereng. Tapi sebenarnya selnya justru sudah banyak yang mati dan fungsi melihatnya sangat kurang," jelasnya.
 
Karena itu, Novel mengatakan langsung dilakukan operasi OOKP pada mata kiri yang rusaknya lebih parah. Menurutnya, wajar bila ada orang awam yang mengira matanya tidak sakit.
 
"Jadi wajar saja orang awam mengira saya tidak sakit," sebutnya.
 
Baca juga: Polri Soal Investigasi Kasus Novel: Tidak Lama Lagi Kita Ungkap!
 
Ia mengatakan selama ini selalu didampingi rekan kerjanya di KPK. Ia juga mengatakan selalu menyampaikan perkembangan kondisi matanya ke pimpinan KPK.
 
"Kawan-kawan dari KPK yang dampingi saya yang mengena perkembangan pengobatan mata saya dari hari ke hari. Dan setiap update dari dokter disampaikan ke pimpinan," tuturnya.

 

 
Kesimpulan:
Klaim yang menyebut mata kiri Novel Baswedan baik-baik saja adalah salah. Faktanya, foto diambil pada saat mata Novel dipasang selaput membran plasenta untuk menumbuhkan jaringan yang mati di kedua matanya. Pemasangan plasenta yang membuat mata Novel terlihat tak terluka. Padahal, fungsi mata novel terus memburuk.
 

Referensi:
https://news.detik.com/berita/d-4772540/viral-video-mata-baik-baik-saja-novel-baswedan-ungkap-cerita-sebenarnya/2
 

Sumber:
https://twitter.com/ariyfebri1
https://twitter.com/AdellaWibawa
 

Ade Armando Akting Sakit untuk Menghindari Panggilan Polisi? Ini Faktanya
Cek Fakta

Ade Armando Akting Sakit untuk Menghindari Panggilan Polisi? Ini Faktanya

Sebuah unggahan yang berisi foto Akademisi Ade Armando yang terbaring dirumah sakit viral di media sosial. Disebutkan, Ade hanya acting sakit untuk menghindari polisi.

Jokowi Sahkan Undang-Undang Mengatur Suara Azan? Ini Faktanya
Cek Fakta

Jokowi Sahkan Undang-Undang Mengatur Suara Azan? Ini Faktanya

Akun Tanvan Sellow mendadak ramai diperbincangkan di media sosial Facebook. Sebabnya, akun itu menampilkan foto profile dengan gambar berisi tangkapan layar tentang informasi yang menyebut pemerintahan Joko Widodo telah mengeluarkan Undang-Undang tentang suara azan.

Ahmad Dhani Berencana Gantikan Risma, Ingin Jadi Wali Kota Surabaya? Ini Faktanya
Cek Fakta

Ahmad Dhani Berencana Gantikan Risma, Ingin Jadi Wali Kota Surabaya? Ini Faktanya

Musisi Ahmad Dhani dikabarkan maju dalam Pemilihan Wali Kota Surabaya. Kabar itu beredar di media sosial sejak Minggu, 3 November 2019.

Menag Fachrul Razi Tak Akan Perpanjang Izin FPI? Ini Faktanya
Cek Fakta

Menag Fachrul Razi Tak Akan Perpanjang Izin FPI? Ini Faktanya

Izin organisasi Front Pembela Islam (FPI) tidak diperpanjang oleh kementerian agama. Kabar itu beredar di media sosial, terutama Facebook.

[Cek Fakta] Mahfud MD Menangis Diminta Mundur dari Menkopolhukam?
Cek Fakta

[Cek Fakta] Mahfud MD Menangis Diminta Mundur dari Menkopolhukam?

MENTERI Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD diminta mundur. Kabar itu ramai terseriar di media sosial sejak ahkir Oktober 2019.

[Cek Fakta] Soal Gaji dan Tak Pakai Mobil Dinas, Prabowo Sebut Tak Ingin Jadi Beban Negara?
Cek Fakta

[Cek Fakta] Soal Gaji dan Tak Pakai Mobil Dinas, Prabowo Sebut Tak Ingin Jadi Beban Negara?

Kabar Menteri Pertahanan Prabowo Subianto tak menggunakan mobil dinas negara menjalar di media sosial. Selain tak mengambil mobil, Prabowo juga dikabarkan tidak mengambil gajinya sebagai menteri pertahanan.

Penyanyi Nissa Sabyan Meninggal? Ini Faktanya
Cek Fakta

Penyanyi Nissa Sabyan Meninggal? Ini Faktanya

BEREDAR video di kanal YouTube ihwal kabar meninggalnya vokalis grup band gambus Sabyan, Khoirunnisa atau lebih dikenal dengan Nissa Sabyan. Video berdurasi 1 menit 42 detik itu diunggah akun Movie Bank pada 2 Juli 2019.

Eks Menteri Susi Pudjiastuti Maju Pilkada Pandeglang 2020? Ini Faktanya
Cek Fakta

Eks Menteri Susi Pudjiastuti Maju Pilkada Pandeglang 2020? Ini Faktanya

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dikabarkan maju menjadi bakal calon Bupati Pandeglang 2020-2025. Informasi itu menyebar di media sosial, terutama Twitter.

Benarkah BPJS Kesehatan Kumpulkan <i>Debt Collector</i> Kejar Penunggak?
Cek Fakta

Benarkah BPJS Kesehatan Kumpulkan Debt Collector Kejar Penunggak?

WARGANET dibikin heboh dengan kabar Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan merekrut debt collector. Mereka dikabarkan disiapkan khusus buat menagih masyarakat penunggak iuran BPJS.

Seorang Wanita Tewas karena Makan Mie Goreng dan Cokelat? Ini Faktanya
Cek Fakta

Seorang Wanita Tewas karena Makan Mie Goreng dan Cokelat? Ini Faktanya

Beredar pesan berantai di aplikasi layanan pesan WhatsApp yang menginformasikan seorang wanita meninggal karena memakan cokelat setelah makan mie goreng. Kabar itu pula menyebar ke media sosial.

Viral Video Siswa Kejang-Kejang Karena Bermain Game Online? Ini Faktanya
Cek Fakta

Viral Video Siswa Kejang-Kejang Karena Bermain Game Online? Ini Faktanya

Video yang memperlihatkan seorang siswa mengalami kejang-kejang saat bermain game online viral di media sosial. Terlihat pada bagian tangan hingga paha siswa itu, terlilit kabel earphone (penyuara telinga) yang tersambung dengan telepon seluler (ponsel) di kantong celananya.

Ustaz Yusuf Mansur Sarankan Prabowo Jadi Ketua RT Dulu?
Cek Fakta

Ustaz Yusuf Mansur Sarankan Prabowo Jadi Ketua RT Dulu?

AKUN Twitter atas nama Ayra Hadinata Lubis (@AyraLubis) mencuit komentar dengan mencatut namaUstaz Yusuf Mansur (UYM) dalam blogemputnews.blogspot.com, berjudul"UYM: Prabowo Masih Kurang Cocok Jadi Menhan, Harusnya Coba Menjabat Dari Ketua RT Dulu."

[Cek Fakta] Menag: Allah Bukan dari Arab, Doa Pakai Bahasa Indonesia Saja
Cek Fakta

[Cek Fakta] Menag: Allah Bukan dari Arab, Doa Pakai Bahasa Indonesia Saja

AKUN Facebook atas nama Raka Putra Geresik II mengunggah status bernarasi "Huwaduuuuch?!" disertai tautan artikel berjudul "Menag: Allah Bukan Dari Arab, Jadi Kalau Berdoa Di Masjid Pakai Bahasa Indonesia Saja" yang diambil dari sebuah blog beralamat emputnews.blogspot.com.

BPJS Blokir Pelanggan dengan Mobil dan Motor Lebih dari Satu?
Cek Fakta

BPJS Blokir Pelanggan dengan Mobil dan Motor Lebih dari Satu?

KABAR dan Tamam Seger Waras mengentak. Lewat aku Facebook-nya, dia menulis, data peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) kini sudah tersambung dengan Samsat.

Peserta CPNS Harus Membayar Rp750 Ribu untuk Pembekalan? Ini Faktanya
Cek Fakta

Peserta CPNS Harus Membayar Rp750 Ribu untuk Pembekalan? Ini Faktanya

Foto yang memuat surat mengatasnamakan Badan Kepegawaian Negara (BKN) beredar melalui pesan berantai aplikasi WhatsApp. Dalam surat itu tertulis keterangan bahwa Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) perlu membayar uang administrasi sebesar Rp750 ribu jika ingin mengikuti pembekalan.