Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf menargetkan pembangunan gedung Sekolah Rakyat (SR) beroperasi 20 Juni 2026 dan bisa langsung tergunakan
Lampung Selatan (Lampost.co) — Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf menargetkan pembangunan gedung Sekolah Rakyat (SR) beroperasi 20 Juni 2026 dan bisa langsung tergunakan. Sementara saat ini pembangunan gedung tersebut sedang berjalan di seluruh Indonesia, termasuk Lampung.
“Karena nantinya, akan langsung tergunakan pada bulan Juli 2026. Untuk tahun ajaran 2026-2027, para siswa bisa langsung mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS),” ujarnya saat mengecek progres pembangunan SRMA Kota Baru, Lampung Selatan, Minggu, 26 April 2026.
Kemudian jika pembangunan SRMA Kota Baru rampung, para siswa yang sudah mengikuti proses pembelajaran. Kegiatan belajar yang menggunakan kawasan kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDM) di Natar, Lampung Selatan, bisa langsung pindah ke Kota Baru.
Selanjutnya Mensos menyebut nantinya sekolah rakyat tersebut tidak hanya sekadar ruang kelas. Gedung yang sedang terbangun akan terlengkapi dengan fasilitas asrama (dormitori), laboratorium, dan lapangan untuk kegiatan olahraga dan ekstrakurikuler.
“Kami target itu nanti juga bisa memuat 1.000 siswa, mulai dari SD sampai SMA. Keberadaan asrama menjadi krusial untuk memastikan akses pendidikan bagi siswa dari keluarga prasejahtera tetap terjaga tanpa terkendala jarak,” kata Gus Ipul, sapaannya.
Lalu menurutnya, pembangunan gedung permanen ini merupakan bagian dari program akselerasi pengentasan kemiskinan melalui jalur pendidikan. Di Lampung, pembangunan terfokuskan pada dua titik utama, yakni Lampung Selatan dan Bandar Lampung, yang mencakup jenjang SD hingga SMA.
Kemudian Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung, Thomas Amirico mengatakan. Pembangunan gedung yang sedang berproses yakni Kota Baru, Lampung Selatan, dan Sukadana, Lampung Timur.
“Dalam waktu dekat juga ada sekitar lima kabupaten yang menyusul,” katanya.
Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update