Suriah

Inggris Pulangkan Anak Anggota ISIS dari Suriah
Internasional

Inggris Pulangkan Anak Anggota ISIS dari Suriah

London (Lampost.co) -- Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab mengatakan, pihaknya akan memulangkan anak-anak yatim piatu yang orangtuanya anggota kelompok militan Islamic State (ISIS). Anak-anak itu saat ini masih berada di Suriah.
 
Anak-anak,-yang tidak dapat diidentifikasi karena alasan keamanan,- akan menjadi warga negara Inggris pertama yang dibawa pulang dari wilayah yang sebelumnya di bawah kendali kelompok teror.
 
Sekitar 25 wanita Inggris dan lebih dari 60 anak-anak mereka terdampar di timur laut Suriah, sejak melarikan diri dari ISIS. Sebagian besar dari mereka berusia di bawah lima tahun, yang berarti mereka mungkin dilahirkan di wilayah Isis.

Erdogan : Pengungsi Suriah Bisa Kembali dengan Aman
Internasional

Erdogan : Pengungsi Suriah Bisa Kembali dengan Aman

ANKARA (Lampost.co) -- Presiden Turki mengatakan bahwa sekitar tiga juta pengungsi Suriah dapat kembali ke negara mereka untuk tinggal di zona aman di utara.
 
Recep Tayyip Erdogan mengatakan zona itu -- yang sudah disiapkan bekerja sama dengan Amerika Serikat -- perlu diperpanjang agar tujuan itu tercapai.
 
Gerilyawan Kurdi yang didukung AS sebelumnya pindah kembali dari sebidang wilayah Suriah di sepanjang perbatasan Turki.

AS Ancam Hancurkan Ekonomi Turki
Internasional

AS Ancam Hancurkan Ekonomi Turki

WASHINGTON (Lampost.co) -- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memberi peringatan kepada Turki. Kehancuran ekonomi mengancam Turki apabila menyerang pasukan Kurdi, pasca penarikan pasukan militer AS dari Suriah.

Serangan Udara ke Wilayah Suriah, 54 Warga Tewas
Internasional

Serangan Udara ke Wilayah Suriah, 54 Warga Tewas

DEIR EZZOR (Lampost.co)--Serangan udara menghantam sebuah wilayah di Deir Ezzor, Suriah. 54 orang dilaporkan tewas dalam insiden ini.
 
Berdasarkan laporan, serangan itu menghantam sebuah acara yang diadakan oleh warga sipil, di sebuah pabrik es dekat Desa Al Soussa. Menurut organisasi Observatory for Human Rights, wilayah tersebut berada di dekat perbatasan Irak.
 
"Tidak diketahui secara jelas apakah serangan udara itu dilakukan oleh pesawat Irak atau oleh salah satu anggota koalisi pimpinan Amerika Serikat (AS), yang melawan Islamic State (ISIS)," sebut pernyataan Observatory, seperti dikutip AFP, Jumat (13/7/2018).
 
Pesawat tempur Irak baru-baru ini melakukan serangan di Suriah timur. Pesawat koalisi mendukung YPG, milisi yang didukung oleh AS dalam perang melawan ISIS. Tetapi oleh Turki, YPG melakukan kegiatan teroris.
 
Kantor berita Pemerintah Suriah, SANA melaporkan Serangan pada Kamis 12 Juli malam itu. Mereka mengatakan lebih dari 30 warga sipil tewas, menuduh koalisi pimpinan AS yang melakukan. Pihak koalisi sendiri tidak bisa untuk dimintai komentar.
 
ISIS menguasai seluruh Suriah dan Irak pada 2014, mendeklarasikan 'kekhalifahan' lintas batas di wilayah yang mereka kuasai. Namun mereka telah kehilangan sebagian besar wilayah itu untuk berbagai serangan, tetapi masih mempertahankan kantung di Suriah termasuk di Deir Ezzor.

Belum Ada Warga Lampung Terdata Berangkat atau Dideportasi dari Suriah
Lampung

Belum Ada Warga Lampung Terdata Berangkat atau Dideportasi dari Suriah

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Kakanwil Kemenkumham Lampung Lambang Haryono mengatakan, hingga saat ini belum ada laporan yang masuk dari dari Kadiv Imigrasi sepanjang 2017-2018.
"Laporannya belum ada sih, emang tiap bulan ada laporan berkala, itu di kantor imigrasi dia tiap ada kirim laporan," katanya.
Sementara Kasi Pengawasan dan Penindakan Kantor Imigrasi kelas I A Bandar Lampung Zakaria menyebutkan, belum ada sama sekali warga Lampung yang dideportasi dari Suriah, atau WNA Suriah yang dideportasi. Pada Oktober 2017 ada 2 WNA Tiongkok, dan 5 WNA India yang dideportasi karena izin tinggal yang menyalahi aturan.
"Sepanjang 207-2018 belum ada. Kalau ada memang pendataan langsung di Dirjen Kemenkumham, Karena Lampung ini bandaranya belum berstatus internasional," katanya ditemui di kantornya, Senin (15/4/2018).
Namun, demikian upaya celah tersebut sudah dicegah semaksimal mungkin, mulai dari pembuatan paspor, interview yang mendalam, hingga mengetahui secara spesifik kemana, tujuan dan akan menggunakan visa apa selama di luar negeri. Tentunya Kementrian Imigrasi juga telah mengeluarkan Travel warning ke negara bergejolak seperti Afganistan, Irak, Libia, Suriah, Somalia, dan lainnya.
"Tentunya kalau buat pasport ke Suriah, ya ditolak langsung, mau coba buat ke negara lain juga kita cecer, misal Ke Turki atau Yordania," katanya.

Polda Masih Monitoring Adanya Deportan Suriah Asal Lampung
Lampung

Polda Masih Monitoring Adanya Deportan Suriah Asal Lampung

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)-- Direktorat Intelkam Polda Lampung belum mengantongi data valid, soal adanya 500 simpatisan ISIS yang di deportasi dari Suriah itu ada warga dari Lampung. "Baru kita cek kembali, apa ada di Lampung atau tidak," ujar Ditintelkam Polda Lampung Kombespol Amran Ampulembang kepada Lampost.co, Senin (14/5/2018).
Namun saat ini Polda Lampung memang menangtungi data dari BNPT 2017,ada 101 warga Provinsi Lampung yang terindikasi sebagai simpatisan ISIS. Dari data tersebut, 14 orang terdeportasi, 4 orang napiter, dan 83 diduga sebagai simpatisan.
Kemudian dinyatakan bahwa Bumi Ruwai Jurai, masuk dalam lima provinsi dengan tingkat potensi radikalisme cukup tinggi. Lima provinsi tersebut adalah Bengkulu (58,58%), Gorontalo (58,48%), Sulawesi Selatan (58,42%), Lampung (58,38 ?), dan Kalimantan Utara (58,30%).
Hasil survei lainnya terhadap pelaku terorisme, lanjut Suntana, menunjukkan bahwa para pelaku tindakan tersebut juga mengenyam pendidikan beragam, yaitu lulusan SMA (63,6%), DO (drop out/dikeluarkan) dari perguruan tinggi (5,5%), dan lulusan perguruan tinggi (16,4%). Strategi penyebaran ideologi radikal yang dilalukan para pelaku melalui komunikasi langsung, perkawinan, kegiatan dakwah, penerbitan buku, jalur pendidikan, dan media internet.
"Kita berpedoman pada data yang sudah ada, sementara semua wilayah karena ada (red simpatisan) kita anggap sama, tidak ada yang lebih rawan, Karen kebanyakan doktrin-doktrin tersebut tumbuh di luar Lampung," katanya.
Guna pencegahan, pihaknya sudah melakukan upaya intelegensi dengan meningkatkan pengawasan, pendataan dan kontrol di setiap daerah. Babinkamtibmas bersama, Lurah, dan kades hingga tingkat RT didorong melakukan pengawasan berkala, mengecek setiap ada pendatang, orang mencurigakan, hingga perkumpulan yang berprofesi memicu paham radikal.
"Kita fokus ke pengawasan sebenarnya, Mudah-mudahan Lampung tetap aman," katanya. 
 

Sekutu AS Serang Frontal Suriah!
Buras

Sekutu AS Serang Frontal Suriah!

PASUKAN Amerika Serikat (AS) bersama sekutunya Inggris dan Prancis melakukan serangan frontal ke sasaran strategis rezim Bashar Al-Assad di Suriah. Setelah Presiden Trump mengumumkan serangan ke Suriah Jumat waktu setempat (Sabtu WIB), lebih dari 100 rudal penjelajah Tomahawk ditembakkan ke Suriah dari kapal perang AS di Mediterania.