Sawah

306 Ha Sawah di Ketapang Terancam Puso
Lampung

306 Ha Sawah di Ketapang Terancam Puso

KALIANDA (Lampost.co) -- Seluas 306 hektar tanaman padi usia 34 sampai 80 hari di kecamatan Ketapang, Lampung Selatan terancam gagal panen (puso). Tanaman tersebut tersebar di 9 desa dari jumlah 17 desa yang ada dipesisir timur kabupaten Lampung Selatan tersebut.

Pasang Surut Air Laut Bikin Pasokan Air ke Sawah Sragi Tersendat
Lampung

Pasang Surut Air Laut Bikin Pasokan Air ke Sawah Sragi Tersendat

KALIANDA (Lampost.co) -- Petani di Kecamatan Sragi, Lampung Selatan, mengeluhkan adanya pasang surut air laut yang masuk ke beberapa saluran irigasi diwilayah tersebut. Pasang surut air laut itu menyebabkan petani setempat kesulitan dapat pasokan air untuk mengairi lahan sawah.

Ratusan Hektar Lahan Sawah Di Lampura Terancam Gagal Panen 
Lampung

Ratusan Hektar Lahan Sawah Di Lampura Terancam Gagal Panen 

KOTABUMI (Lampost.co)-- Ratusan hektar areal lahan sawah yang memanfaatkan air bersumber dari  jaringan irigasi teknis bendungan Way Rarem di tiga kecamatan terancam gagal panen. 
 
Kepala Bidang Tanaman Pangan, Dinas Pertanian, Kabupaten Lampung Utara, Rabu (19/6/2019) mengatakan merujuk data yang di himpun petugas di lapangan, diperkirakan ratusan hektar areal lahan sawah yang memanfaatkan pengairan dari jaringan irigasi teknis bendungan Way Rarem di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Abung Timur,  Abung Semuli dan Abung Surakarta, terancam mengalami gagal panen. 
 
Hal itu, dapat di lihat dari hamparan padi dengan usia sekitar 1,5--2 bulan di kecamatan setempat mulai menguning daunnya karena tidak mendapat kecukupan pasokan air atau mengalami kekeringan. Terkait penyebab, menurutnya, sejak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung Sub Unit Daerah Irigasi (DI) Way Rarem memutuskan menghentikan pasokan air lantaran akan dilaksanakannya perbaikan pada Waduk Way Rarem dan jaringan irigasi besar pada akhir April 2019 lalu. 
 
Lalu, sebagian petani padi di kecamatan setempat, ada yang melakukan penanaman atau gadu nekat dengan pertimbangan, areal lahan sawah masih mendapat pasokan air dari air hujan seperti di 2017-2018 lalu. Hanya saja, pada Mei 2019 sampai pertengan April 2019 ini, intensitas curah hujan yang turun di wilayah tidak mencukupi untuk memenuhi pasokan air di areal sawah setempat. 
 
"Petani mengandalkan pasokan air dari curah hujan," ujarnya. 

50 Ha Lahan Sawah Terancam Gagal Panen 
Lampung

50 Ha Lahan Sawah Terancam Gagal Panen 

KOTABUMI (Lampost.co)-- Akibat serangan hama wereng, sekitar 50 hektar (ha) areal lahan sawah di Kecamatan Abung Timur terancam gagal panen.  Kepala Bidang Tanaman Pangan, Dinas Pertanian Kabupaten Lampung Utara, Sugiman, Senin (17/6/2019) mengatakan dari laporan petugas, dampak dari serangan hama wereng yang menyerang tanaman padi usia 1-2 bulan di Kecamatan Abung Timur berpotensi menyebabkan gagal panen dengan tingkat kerusakan akibat serangan sedang dan berat. 
 
Dari estimasi di lapangan, diperkirakan sekitar 50 ha lahan sawah terancam mengalami gagal panen. Untuk upaya penanggulangan, pihaknya berkoordinasi dengan petugas pengendali organisme penyakit tanaman-pengendalian hama terpadu (POPT-PHT) di kecamatan dalam upaya pengendalian hama wereng di kecamatan setempat. 
 

350 Ha Areal Padi Terendam Banjir, 40 Ha Puso
Lampung

350 Ha Areal Padi Terendam Banjir, 40 Ha Puso

KALIANDA (Lampost.co)--Banjir yang terjadi beberapa hari lalu mengakibatkan 40 hektare tanaman padi di Kecamatan Palas, Lampung Selatan, rusak atau puso. Sedangkan, 310 hektare tanaman padi mengalami kerusakan sedang, ringan, dan berat. 

UPTD Pertanian Palas Kejar Target Percepatan Tanam
Lampung

UPTD Pertanian Palas Kejar Target Percepatan Tanam

KALIANDA (Lampost.co)--Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pelaksanaan Penyuluhan Pertanian (P3) Kecamatan Palas, Lampung Selatan, mengejar target percepatan tanam musim rendeng 2018. Adapun target yang harus dicapai yaitu seluas 7.200 hektare.

Dinas TPHP dan Kodim 0427 Way Kanan Ikut Gerakan Tanam Padi Sawah
Lampung

Dinas TPHP dan Kodim 0427 Way Kanan Ikut Gerakan Tanam Padi Sawah

WAY KANAN (Lampost) : Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (TPHP) bersama Kodim 0427 Way Kanan mengikuti gerakan tanam dalam rangka percepatan Luas Tambah Tanam (LTT) padi sawah musim tanam Oktober 2018–Maret 2019 (MT 2018/2019), di Kampung Simpang Asam, Kecamatan Banjit, Kamis (17/1/2019).
 
Dalam kesempatan itu, Dandim 0427/ Way Kanan Letkol. Czi. Komara mengatakan Pemerintah Kabupaten Way Kanan berupaya penuh memaksimalkan semua upaya terutama dibidang pertanian tanam padi untuk mengejar swasembada pangan di Bumi Ramik Ragom ini.
 
“Untuk itu Kodim 0427/Wk bersama Dinas TPHP selaku penanggung jawab Upsus Kabupaten Way Kanan pada hari ini memastikan program swasembada pangan dapat berjalan dengan baik. Dengan turun kelapangan apapun masalah di lapangan maka akan diketahui serta dapat dicarikan solusinya secara bersama-sama,” kata dia.
 
Letkol. Czi. Komara, berharap potensi yang ada di Kampung Simpang Asam dapat membantu secara penuh upaya program swasembada pangan Indonesia menjadi lumbung program dunia. Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan Kabupaten Way Kanan, Maulana, menyampaikan bahwa mudah-mudahan pada hasil panen padi milik petani pada musim panen nantinya dapat sesuai harapan dan tidak ada kendala.
 
 
 

Asuransi Usaha Tani Padi di Lambar Terus Digencarkan
Lampung

Asuransi Usaha Tani Padi di Lambar Terus Digencarkan

LIWA (Lampost.co)--Sekretaris merangkap Plt Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Lampung Barat Agustanto Basmar, Selasa (8/1/2019), mengakui jika hingga saat ini program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) yang ditargetkan seluas 1.000 ha setiap tahunnya sulit dicapai.

Komisi III Siap Kawal Revitalisasi Saluran Irigasi
Lampung

Komisi III Siap Kawal Revitalisasi Saluran Irigasi

GUNUNG SUGIH (Lampost.co)-- Komisi III DPRD Lampung Tengah siap mendampingi, memfasilitasi dan membantu upaya revitalisasi dua saluran irigasi di Kampung Bumi Setia, Kecamatan Seputih Mataram Lampung Tengah. Pasalnya, dua saluran tersebut sangat penting untuk puluhan, bahkan ratusan hektar sawah milik warga Bumi Setia, Banjar Agung dan Subing Karya, Seputih Mataram.
 
Hal ini disampaikan Ketua Komisi III DPRD Lampung Tengah, Sumarsono, Rabu (26/12) di kantornya. Menurut Sumarsono, terkait dua saluran irigasi tersebut dari Bumi Setia sudah berkomunikasi dengannya. Ia menyarankan segera membuat proposal untuk merevitalisasi saluran tersebut. Sumarsono yang juga Anggota DPRD dari daerah pemilihan Seputih Mataram menyatakan siap mendampingi, memfasilitasi dan membantu upaya-upaya perbaikan saluran irigasi di Kampung Bumi Setia.

Seratusan Hekatre Sawah di Pesisir Selatan Terendam Banjir
Lampung

Seratusan Hekatre Sawah di Pesisir Selatan Terendam Banjir

KRUI (Lampost.co)--Sekitar 100 hektare sawah di Pemangku Kupang Ilir Pekon Marang, Kecamatan Pesisir Selatan, terendam air. Ketua Kelompok Tani setempat, Hasanudin,  kepada Lampost.co, Jumat (14/12/2018), mengatakan sekitar 100 hektare sawah terendam air,  akibat hujan deras kemarin,  dan dua hari lalu.

Belum Ada Temuan Sawah Puso atau Terendam Selama Desember
Lampung

Belum Ada Temuan Sawah Puso atau Terendam Selama Desember

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Kepala UPT Balai Proteksi Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Lampung, Bagiyo Warsito, menjelaskan sawah puso akibat banjir paling banyak terjadi pada bulan Maret yakni Lampung Selatan 881 hektare, Lampung Tengah 126 hektare,  dan Lampung Timur 1.829 hektare. 

BPS Abaikan Penghitungan Data Sawah Kementan
Nasional

BPS Abaikan Penghitungan Data Sawah Kementan

JAKARTA (Lampost.co) -- Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto menegaskan pihaknya akan berpegang teguh pada data luas baku sawah terbaru yang diperoleh melalui skema Kerangka Sampel Area (KSA).

Lima Ribu Sawah Baru Bakal Dicetak di Lamteng
Lampung

Lima Ribu Sawah Baru Bakal Dicetak di Lamteng

GUNUNG SUGIH (Lampost.co) -- Pemerintah berencana mencetak sawah baru seluas kurang lebih 5.000 hektar di Kecamatan Bandar Mataram dan Bumi Nabung Lamteng. Hal ini membuktikan keseriusan pemerintah untuk memajukan pertanian.

Khamami Pimpin Penyiraman Sawah di Mesuji Timur
Lampung

Khamami Pimpin Penyiraman Sawah di Mesuji Timur


MESUJI (Lampost.co) --Atasi kekeringan di persawahan, Bupati Mesuji Khamami memimpin jalannya kegiatan gerakan serentak menyiram di beberapa desa se Kecamatan Mesuji Timurl Kegiatan 
dimulai sejak Sabtu (25/8), Khamami menyiram sawah ditemani petani.

Kekeringan Landa Pekalongan, Sawah Ditumbuhi Rumput Liar
Lampung

Kekeringan Landa Pekalongan, Sawah Ditumbuhi Rumput Liar

SUKADANA (Lampost.co) – Musim kemarau mulai menimbulkan dampak bagi petani di sejumlah wilayah Lamtim. Pasalnya sejumlah lahan petani di Kecamatan Pekalongan dan Purbolinggo, terutama yang jauh dari saluran irigasi tekhnis mulai mengalami kekeringan.

Ratusan Hektare Sawah Tadah Hujan di Ketapang Mulai Kekeringan
Lampung

Ratusan Hektare Sawah Tadah Hujan di Ketapang Mulai Kekeringan

KETAPANG (Lampost.co)--Lahan persawahan yang dilanda kekeringan di kabupaten Lampung Selatan kian meluas.  Tidak hanya di kecamatan Kalianda,  Palas, dan Sragi.  Ratusan hektare tanaman padi di lokasi sawah tadah hujan pada sejumlah desa di kecamatan Ketapang juga terancam gagal panen akibat kekurangan air. 

Petani Palas Keluhkan Ketersediaan Air Yang Semakin Menipis
Lampung

Petani Palas Keluhkan Ketersediaan Air Yang Semakin Menipis

KALIANDA (Lampost.co) -- Memasuki musim tanam gadu, petani di Kecamatan Palas, Lampung Selatan, mulai mengeluh. Pasalnya, saat melakukan penglohan lahan ketersediaan air menipis.

Tidak Ada Hujan, Petani Terpaksa Sedot Air Irigasi
Lampung

Tidak Ada Hujan, Petani Terpaksa Sedot Air Irigasi

KALIANDA (Lampost.co)--Petani di Kecamatan Palas, Lampung Selatan mulai menyedot air dari saluran irigasi untuk mengaliri lahan persawahan, lantaran hujan tak kunjung turun. Hal ini dilakukan untuk persiapan tanam padi pada musim gadu 2018.
Berdasarkan pemantauan Lampost.co, petani memanfaatkan alat mesin pertanian (Alsintan) berupa mesin pompa, baik menggunakan bahan bensin dan elpiji ukuran 3 kg. Selain memanfaatkan saluran irigasi disekitar lahan sawah mereka, petani juga manfaatkan sumur bor yang ada.

Keberadaan Embung akan Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Lampung

Keberadaan Embung akan Tingkatkan Kesejahteraan Petani

KOTABUMI (Lampost.co) -- Dengan kondisi curah hujan yang sudah mulai jarang, sementara debit air sungai Way Sempayau yang membelah Desa Sido Mukti, Kecamatan Abung Timur, berada di posisi bawah sawah tadah hujan milik warga desa, keberadaan embung untuk menampung air hujan menjadi harapan bagi para petani untuk mendorong peningkatan hasil panen padi.