Register45

Menengok Desa Terisolasi di Pedalaman Register 45
Lampung

Menengok Desa Terisolasi di Pedalaman Register 45

MESUJI (Lampost.co) -- Masyarakat di Dusun Talang Gunung, Desa Talang Batu, Kecamatan Mesuji Timur, Kabupaten Mesuji, hingga saat ini masih kesulitan untuk pergi keluar dusun. Karena, kampung yang sudah ada sejak ratusan tahun lalu tersebut posisinya berada di dalam kawasan Hutan Register 45, Sungai Buaya, Mesuji.

Register 45 Mesuji Terbakar
Lampung

Register 45 Mesuji Terbakar

Mesuji (Lampost.co): Dipimpin Kapolsek Simpang Pematang Kompol Yanto Dani, jajaran TNI dari Koramil 426-01 Mesuji bersama personal Polsek Simpang Pematang serta Damkar Mesuji, berupaya memadamkan api yang melahap kawasan hutan negara, Register 45, Rabu, 9 Oktober 2019.

Konflik Register 45 Direka Ulang
Lampung

Konflik Register 45 Direka Ulang

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co): Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Lampung menggelar reka adegan konflik di Register 45 Mesuji. Rekonstruksi menghadirkan empat tersangka.

Kementerian LHK Diminta Turun Tangan Atasi Konflik dan Perambahan Register 45
Lampung

Kementerian LHK Diminta Turun Tangan Atasi Konflik dan Perambahan Register 45

MESUJI (Lampost.co) -- Plt Bupati Mesuji Saply TH meminta agar Kementerian Kehutanan untuk turun langsung mengatasi perambahan hutan dan konflik berkepanjangan di kawasan hutan Register 45, Mesuji.

Persoalan Register 45 Diselesaikan Sesuai Rekomendasi
Lampung

Persoalan Register 45 Diselesaikan Sesuai Rekomendasi

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co): Dinas Kehutanan Provinsi Lampung akan terus berusaha menyelesaikan persoalan kawasan lahan di Register 45 di Mesuji. Register 45 tersebut memiliki luas sekitar 43.100 hektare yang hak Pengusahaan Hutan Tanaman Industri (HPHTI) dimiliki oleh PT Silva Inhutani Lampung, anak perusahaan Bumi Waras.

Dua Tersangka Bentrok Register 45 Ditahan, Dua Tersangka Lain Masih Dibantarkan
Lampung

Dua Tersangka Bentrok Register 45 Ditahan, Dua Tersangka Lain Masih Dibantarkan

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Polda Lampung telah melakukan pelimpahan tahap pertama berkas 4 tersangka konflik di Register 45 yang menyebabkan tiga orang tewas dan 10 luka berat pada (17/7/2019). Empat pelaku berinisial berinisial W, R, S, dan A. "Tadi sudah dilimpahkan tahap pertama," ujar Dirreskrimum Polda Lampung Kombespol M. Barly,  Selasa (6/8/2019).

Konflik Register 45, Pengamat Hukum Minta Perusahaan Pengelola Izin Bertanggung Jawab Hingga KPK akan Lakukan Pengecekan
Lampung

Konflik Register 45, Pengamat Hukum Minta Perusahaan Pengelola Izin Bertanggung Jawab Hingga KPK akan Lakukan Pengecekan

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Konflik di Register 45 antara kelompok petani yang pecah pada Rabu (17/7/2019), ternyata masih menimbulkan persoalan. Pengamat Hukum Pertanahan Unila Tisnanta kepada Lampost.co memaparkan Register 45 tersebut memiliki luas sekitar 43.100 hektare yang hak pengusahaan hutan tanaman industri (HPHTI) dimiliki oleh PT Silva Inhutani Lampung anak perusahaan PT Bumi Waras.

Mengubur Register 45  
Refleksi

Mengubur Register 45  

HARGA tanahnya murah, Pak! Satu kaveling hanya dijual Rp1,5 juta. Nanti lahannya bisa ditanami singkong. Digarap oleh keluarga yang sudah lama menetap di Mesuji. Begitulah asisten rumah tanggaku menawari kavelingan lahan di Register 45, beberapa tahun silam.

Aparat Masih Menjaga Kawasan Register 45 
Lampung

Aparat Masih Menjaga Kawasan Register 45 

MESUJI (Lampost.co)-- Meski situasi sudah kondusif, Anggota Polres Mesuji bersama Anggota Kodim 0426 Tulang Bawang masih akan menjaga situasi di huan Tanaman Industri Register 45, Mesuji, Rabu (24/7/2019). 
 
Namun, mulai besok, Kamis (25/7/2019), Anggota Kodim 0426 melalui Koramil 426-01 Mesuji hanya akan melakukan patroli rutin diseputaran Register 45, khususnya wilayah yang menjadi lokasi bentrok minggu lalu. 
 
"Mulai besok kami tidak lagi siaga di TKP, namun kami tetap siaga di Makoramil Mesuji juga patroli rutin," jelas Komandan Koramil Mesuji Mayor Kav A.R Chaerul kepada Lampost.co. 
 
Disisi lain, sebanyak 16 orang masih memilih mengungsi di beberapa kantong pengungsian yang masih menjadi kerabat mereka. 
 
"Kami belum mau pulang ke rumah kaki di wilayah Kelompok Mekar Jaya Abadi karena belum ada perdamaian. Kami tidak mau jadi korban salah sasaran," jelas salah seorang pengungsi. 
 
Dilain pihak, Tokoh masyarakat Mesuji, Agus Salim Harahap terus mendesak agar Kementrian Kehutanan bisa turun tangan untuk menuntaskan persoalan register 45 yang sudah berlarut larut selama 10 tahun. 
 
"Ini harus diselesaikan hingga akar akarnya. Perambahan hutan ini jika tidak diselesaikan hingga tuntas, Konfilik semacam ini akan terus terulang," jelas Agus Salim. 
 

Seminggu Pascabentrok, Situasi Register 45 Makin Kondusif
Lampung

Seminggu Pascabentrok, Situasi Register 45 Makin Kondusif

MESUJI (Lampost.co) -- Sudah seminggu lalu bentrok antara dua kelompok terjadi. Situasi di Kawasan Hutan Register 45, Mesuji, kin makin kondusif, Selasa (23/7/2019).

Fokus Pencarian Fakta, Polda Lampung Juga Terus Intens Jaga Kondusivitas di Register 45
Lampung

Fokus Pencarian Fakta, Polda Lampung Juga Terus Intens Jaga Kondusivitas di Register 45

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Polda Lampung bersama Polres Mesuji masih terus melakukan penyelidikan dan penyidikan secara pararel terhadap bentrok berada di Register 45 antar Kelompok Mekar Jaya dan Mesuji Raya, Rabu (17/7/2019) yang lalu.

Besok, Pangdam II Sriwijaya Dijadwalkan Bertolak ke Mesuji
Lampung

Besok, Pangdam II Sriwijaya Dijadwalkan Bertolak ke Mesuji

MESUJI (Lampost.co) -- Panglima Daerah Militer (Pangdam) II Sriwijaya Mayjen TNI Irwan dikabarkan akan mengunjungi Kabupaten Mesuji, tepatnya di wilayah Register 45, Selasa (23/7/2019).

Periksa Belasan Saksi, Patroli Keamanan  Terus Berjalan di Register 45 Mesuji
Lampung

Periksa Belasan Saksi, Patroli Keamanan Terus Berjalan di Register 45 Mesuji

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)-- Polda Lampung masih terus melakukan penyelidikan terkait bentrok di Register 45 antar kelompok Mekar Jaya, dan Mesuji Raya yang menyebabkan 3 tewas, dan 10 luka-luka. Polda telah memeriksa belasan saksi untuk dimintai keterangan seputar tragedi berdarah itu. "Saat ini sudah diperiksa 15 saksi, ada 10 motor diamankan di TKP, satu pucuk Senpira dan Sajam yang digunakan kedua kelompok juga telah diamankan," ujar Kabid Humas Polda Lampung Kombespol Zahwani Pandra Arsyad, Minggu (21/7/2019).

Pegang Dua Wilayah, Dandim 0426 Pikul Tanggung Jawab 
Lampung

Pegang Dua Wilayah, Dandim 0426 Pikul Tanggung Jawab 

MESUJI (Lampost.co)-- Kodim 0426 Tulang Bawang membawahi dua wilayah yakni Kabupaten Tulang Bawang juga Kabupaten Mesuji. Saat ini, kedua wilayah tersebut saat ini sedang membutuhkan perhatian serius. Di Tulang Bawang, khususnya di Kampung Badarou Indah, Kecamatan Menggala Timur, Kabupaten Tulang Bawang, tengah dilaksanakan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang ke 105 tahun 2019.  
 
Program TMMD harus dapat diawasi selalu oleh Dandim 0426 Letkol Inf Kohir agar berjalan sesuai dengan rencana. Diwaktu yang sama, di Kabupaten Mesuji, tepatnya 5 hari lalu di Kawasan Hutan Register 45 telah terjadi bentrokan antara dua kelompok yang merenggut 3 korban jiwa. 
 
Situasi tersebut pun kehadiran langsung Dandim dituntut dalam menangani konflik tersebut. Rentang jarak yang cukup jauh dan memakan waktu hingga 3 jam dari lokasi TMMD ke lokasi konflik, mau tidak mau 'ditelan' Dandim. 
 
"Saat kejadian bentrok Mesuji, saya sedang berada di lokasi TMMD. Terjadinya bentrok di Mesuji mewajibkan saya harus segera ke lokasi kejadian hingga hari ini," jelas Dandim, Minggu (21/7/2019). 
 
Kedua situasi tersebut adalah dua sisi yang berbeda jauh dan Dandim harus mampu merubah peran secara cepat dan tepat. Peran tersebut adalah pertama, peran sebagai pendorong gotong royong dalam program TMMD, yang kedua adalah peran sebagai aparat dalam penanganan konflik sosial. 
 
Jauh dari keluarga, sudah dialami Dandim dalam dua minggu terakhir. Sebelum seminggu berada di Mesuji, Dandim sudah siaga di lokasi TMMD seminggu sebelumnya. 

Banyak Kembali ke Daerah Asal, Pengungsi Register 45  Tinggal 16 Orang
Lampung

Banyak Kembali ke Daerah Asal, Pengungsi Register 45 Tinggal 16 Orang

MESUJI (Lampost.co)-- Jumlah pengungsi di Kawasan Hutan Register 45, Sungai Buaya, Mesuji, hanya tersisa sekitar 16 orang saja, Minggu (21/7/2019). 
 
Sebagaian besar pengungsi lebih memilih kembali ke daerah asalnya. Namun ada juga yang kembali ke lokasi konflik. Berdasarkan data dari Kodim 0426 Tulang Bawang, Pengungsi tersisa yang terdiri dari 14 kepala keluarga banyak bertahan di wilayah Kelompok Mulia aji, Register 45. 
 
Mereka adalah Sujiah (45 tahun), Sukardi (57) asal Palembang.  Edi Suprapto (39), Nova (30) asal Way Abung, Chelse (10), Velisia  (1,7) asal Way Abung. Rejo (50), Sri Maunah (45) asal Way kanan Supardi (45) asal GadingRejo, Pringsewu. Rosihan (35), Yuli (30), Ibnu (10) asal Tegineneng. Imam (31), Deni (25) asal Menggala.  Lasmini (28), dan Bella (8) asal Lampung Tengah. 
 

Pilu di Register 45
Nuansa

Pilu di Register 45

MENGIKUTI berita bentrok di Register 45 Sungai Buaya, Mesuji, pada Rabu (17/7/2019) membuat saya merinding. Apalagi melihat foto-foto korban pascabentrok, tiga warga tewas, sementara belasan mengalami luka-luka serius. Seolah nyawa tak berharga dan nurani sudah mati, yang ada hanya emosi.

Gubernur Dorong KLHK Selesaikan Masalah Register 45
Lampung

Gubernur Dorong KLHK Selesaikan Masalah Register 45

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)-- Gubernur Lampung Arinal Djunaidi berharap Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) bisa turun langsung untuk menyelesaikan konflik agraria yang sering kali terjadi bahkan merenggut nyawa di Register 45 Sungai Buaya, Mesuji. 
Kejadian tersebut langsung direspons Gubernur mengutus wakilnya Chusnunia Chalim bersama Kapolda Lampung Irjen Pol Purwadi Ariyanto mengunjungi lokasi konflik. 
"Kejadian konflik saya kira sudah mendapatkan laporan dari Kapolda dan penanganan begitu serius dan positif mudah-mudahan penanganan segera selesai, " kata dia di ruang rapat utama Pemprov Lampung, Kamis (18/7/2019).
Pihaknya akan berkordinasi dengan Pemprov Sumatera Selatan dan Polda Sumsel. Konflik ini,  terjadi di lahan register 45 , dimana kewenangan penuh ada di KLHK.
"Sebagaimana kita ketahui  kewenangannya ada di KLHK karena hutan ini ada bidangnya.  Taman nasional ditangani oleh kementerian,  konservasi oleh gubernur begitu juga hutan lindung. Tapi khsusus hutan produksi ditangani oleh pemerintah pusat, " ujar Gubernur.
"Solusinya,  KLHK harus masuk ke wilayah ini. Tidak boleh dilepas begitu saja apalagi pemprov memiliki kewenangan terbatas.  Apabila konflik kita bisa bantu (sekarang) tapi kedepan harus ada solusi. KLHK dan perusahaan harus menangani dan kita siap untuk menjaga agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan, " papar Gubernur Arinal. 
Gubernur meminta kepada KLHK untuk segera mencari solusi dan jalan terbaik terkait kawasan hutan sehingga tidak terjadi konflik serupa di masa depan. 
" Saya harap jangan sepihak penilaiannya seolah pemprov yang bertanggung jawab. Tapi sesungguhnya kawan sangat register itu tanggung jawab Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Kita dorong menteri untuk keluarkan solusi jangka panjang, " paparnya.
 

Dua Kelompok Bentrok di Register 45, 3 Orang Tewas 
Kriminal

Dua Kelompok Bentrok di Register 45, 3 Orang Tewas 


MESUJI (Lampost.co)--Tiga orang dinyatakan tewas di kawasan hutan tanaman industri Register 45, Mesuji, Rabu (17/7/2019), pascabentrok antarkelompok.
Bentrok dua kelompok terjadi di wilayah kelompok Marga Jaya Abadi, Register 45 itu belum diketahui pasti apa penyebabnya.
Pemantauan Lampost.co,  ada 10 korban luka bacok, 4 korban langsung dilarikan ke Klinik Asa Medika, Mesuji, 3 lainnya dibawa ke Puskesmas Simpang Pematang, Mesuji, serta 3 korban di Rumah Sakit Puri Husadatama. Sedangkan 3 diantaranya tewas di tempat dengan luka bacok di sekujur tubuh. 
Menurut para saksi, keributan terjadi pada pukul 14.20 WIB. Saat ini, Anggota Kodim 0426 Tulangbawang dipimpin Dandim Letkol Inf Kohir  juga Anggota Polres Mesuji sudah berada di lokasi kejadian. 
 

Polda Backup Kasus Pembunuhan di Register 45
Kriminal

Polda Backup Kasus Pembunuhan di Register 45

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co0 -- Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Lampung membackup Polres Mesuji soal pengejaran pelaku pembacok AN (49) hingga korbannya tewas di Kawasan Hutan Register 45, Sungai Buaya, Mesuji, Kecamatan Mesuji Timur pada Sabtu 29 September lalu,sekitar pukul 9.00 WIB.

Polda Backup  Ungkap Pembunuhan di Register 45
Kriminal

Polda Backup Ungkap Pembunuhan di Register 45

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Lampung membackup Polres Mesuji soal pengejaran pelaku pembacok AN (49), yang tewas di Kawasan Hutan Register 45, Sungai Buaya, Kecamatan Mesuji Timur, tadi pagi sekitar pukul 9.00 Wib, Sabtu (29/9) lalu.