Program

Disbunnak Lambar Perioritaskan Peningkatan Produksi dan Mutu
Lampung

Disbunnak Lambar Perioritaskan Peningkatan Produksi dan Mutu

LIWA (Lampost.co)-- Program pembangunan tahun 2020, Dinas Perkebunan dan Peternakan Lampung Barat akan memperioritaskan peningkatan produksi, produktivitas dan mutu tanaman perkebunan. Plt Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Lampung Barat Agustanto Basmar, Minggu (9/6/2019), mengatakan adapun sejumlah program perkebunan yang menjadi perioritas pembangunan di tahun 2020 itu antara lain, pengembangan tembakau bagi kelompok tani dengan target luas tanam 10 Ha.

12 OPD Pemkab Lambar Paparkan Rencana Program Prioritas TA 2020 
Lampung

12 OPD Pemkab Lambar Paparkan Rencana Program Prioritas TA 2020 

LIWA (Lampost.co)-- 12 OPD di Pemkab Lampung Barat, Senin (27/5/2019), memaparkan program rencana pembangunan perioritas tahun 2020 mendatang. 
Kegiatan pemaparan program perioritas yang dilaksanakan oleh masing-masing OPD itu diikuti langsung oleh bupati, Wabup, Sekkab, para asisten, Kepala Bappeda dan kepala BPKD sebagai pembahas. 
 
Ke-12 OPD yang dihadirkan untuk memaparkan rencana kegiatan perioritas itu adalah Kepala Dinas Pendidikan, kadis Kesehatan, Kadis PUPR, Kadis Pemuda dan Pariwisata, Dinas Lingkungan Hidup, BPBD, Kadis Perpustakaan, Kadis Perkebunan, Kadis TPH, Kadis Koperindagpas, Kadis PTSP dan Kadis Kominfo. 
 
Dalam kegiatan itu, masing-masing kepala OPD diminta untuk memaparkan rencana program selama 20 menit lalu diskusi 30 menit. 
 
Masing-masing kepala OPD menyampaikan paparanya dengan menggambarkan hubungan visi dan misi dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dengan sasaran rencana setrategis OPD termasuk indikator dan target tahun 2020. 
 
Kemudian menggambarkan program setrategis dengan keterkaitanya dengan tujuh program dan dengan komitmen daerah sebagai kabupaten literasi, kabupaten konservasi dan kabupaten tangguh bencana.

Lampura Prioritaskan Tiga Program RPJMD 
Lampung

Lampura Prioritaskan Tiga Program RPJMD 

KOTABUMI (Lampost.co)-- Pemerintah Kabupaten Lampung Utara dalam periode kedua kepemimpinan Bupati Agung Ilmu Mangkunegara akan lebih mengedepankan tiga program. 

Winarti Berjanji 25 Program Pro Rakyat Terealisasi
Lampung

Winarti Berjanji 25 Program Pro Rakyat Terealisasi

MENGGALA (Lampost.co) -- Bupati Tulangbawang Winarti berjanji 25 program unggulan pro rakyat Pemerintah Kabupaten Tulangbawang akan segera terealisasi secara bertahap di tahun 2019.

Kuatkan Upaya Preventif dan Preemtif, Cegah Penyalahgunaan Narkoba Hingga Hoaks
Kriminal

Kuatkan Upaya Preventif dan Preemtif, Cegah Penyalahgunaan Narkoba Hingga Hoaks

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Kapolresta Bandar Lampung Kombespol Wirdo Nefisco, ternyata menyoroti dua hal penting di wilayah Hukum Polresta Bandar Lampung, beberapa waktu belakangan ini.

Program Upsus Siwab Lambar Over Target
Lampung

Program Upsus Siwab Lambar Over Target

LIWA (Lampost.co) -- Realisasi program upaya khsusus sapi wajib bunting (Upsus Siwab) tahun 2018 di Lampung Barat hingga Oktober lalu sudah over target.

KTB Gelar Fuso Belajar & Menginspirasi
Ekonomi dan Bisnis

KTB Gelar Fuso Belajar & Menginspirasi

JAKARTA (Lampost.co) -- PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), sebagai distributor kendaraan niaga Mitsubishi Fuso di Indonesia, untuk pertama kalinya melaksanakan program Fuso Belajar & Menginspirasi sebagai salah satu kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) yang berfokus di bidang pendidikan, khususnya untuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). 

Winarti Sinkronkan 25 Program Unggulan
Lampung

Winarti Sinkronkan 25 Program Unggulan

MENGGALA (lampost) -- Bupati Tulangbawang Winarti ingin menggali tantangan atau permasalahan yang ada di dunia pendidikan khususnya di Kabupaten berjuluk Sai Bumi Nengah Nyappur.

Khamami Minta Camat Kawal Program Baperlahu
Lampung

Khamami Minta Camat Kawal Program Baperlahu

MESUJI (Lampost.co) -- BUPATI Mesuji Khamami menginstruksikan kepada seluruh camat di Mesuji untuk mengawal program bantuan perumahan layak huni (Baperlahu), Kamis (6/9/2018).

Ini Dia Program Andalan Elevania di Ultah ke-4
Ekonomi dan Bisnis

Ini Dia Program Andalan Elevania di Ultah ke-4

JAKARTA (Lampost.co) -- Elevania, salah satu platform market place milik PT XL Planet, merayakan ulang tahunnya yang ke 4 di Jakarta, Rabu (14/3/2018).

Bupati Lamtim Luncurkan Konfirmasi Status Wajib Pajak
Ekonomi dan Bisnis

Bupati Lamtim Luncurkan Konfirmasi Status Wajib Pajak

SUKADANA (Lampost.co)--Bupati Lampung Timur Chusnunia Chalim meluncurkan Konfirmasi Status Wajib Pajak (KSWP) di Dinas Penanaman Modan dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Lamtim, Senin (25/9/2017). Peluncuran KSWP yang diselenggarakan DPMPTSP Lamtim bersama Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Bengkulu Lampung.

Mahasiswa Thailand Tertarik Pelajari Ronda Lampung Tengah 
Lampung

Mahasiswa Thailand Tertarik Pelajari Ronda Lampung Tengah 

GUNUNG SUGIH (Lampost.co) -- Tak hanya mahasiswa asal Chicago, Amerika Serikat yang tertarik terhadap program ronda yang jalankan Bupati Lampung Tengah  Mustafa. Sebanyak lima mahasiswa asal Patani Thailand Selatan juga menyatakan ketertarikan terhadap konsep ronda di Lampung Tengah. 
Kelima mahasiswa yang kini menempuh pendidikan di Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung, yakni Ahmad Lahoya, Ahasan Bahak, Arafat Doni, Mareeyah Yusuf, dan Suhailah Sidek. Kelimanya langsung menyambangi Bupati Mustafa di rumah dinas bupati Nuwo Balak, Selasa (12/9/2017) guna wawancara. 
Arafat, salah satu dari mahasiswa tersebut, mengatakan di daerahnya, yakni Patani, Thailand Selatan, rawan terjadinya konflik yang disebabkan SARA. Sebab itu, mereka mengaku sangat tertarik dengan konsep ronda yang selama ini dinilai efektif mengatasi konflik sosial.
"Lampung Tengah sebelumnya juga wilayah yang rawan konflik sosial. Di sini kerap terjadi perang antarkampung, perang antarsuku, dan lainnya. Tapi akhirnya bisa diredam lewat program ronda. Sebab itu, kami tertarik sekali untuk melakukan penelitian, seperti apa ronda yang dijalankan di Lampung Tengah dan sejauh mana efektivitasnya," ungkap Arafat didampingi juru bicara mahasiswa, Hasbun Doya.
Penelitian yang dilakukan, lanjutnya, akan diujicobakan di tempat tinggalnya di Patani yang sampai saat ini masih kerap terjadi konflik dan penindasan. "Salah satu konsep ronda ialah menjaga keamanan dengan kekuatan rakyat. Dengan menggerakan rakyat, mereka jadi kompak. Terlebih ini Pak Bupatinya terjun langsung. Mungkin program ini dapat dicontoh di daerah kami," ujar dia.
Senada diungkapkan Suhailah, mahasiswa lainnya. Mengingat beberapa rekannya mulai menginjak akhir semester dan segera pulang ke kampung halaman, mereka ingin lebih dahulu mempelajari ronda yang diterapkan Bupati Mustafa.
"Bagaimana ronda bisa meningkatkan keamanan dan menekan konflik. Ini yang ingin kami pelajari dan bawa pulang di kampung halaman nanti. Sebelumnya beberapa dari kami juga pernah ikut terjun langsung ronda. Mudah-mudahan pengetahuan dan pengalaman ini bisa membawa manfaat untuk kami," ungkapnya.
Sementara itu, Bupati Lamteng Mustafa menyatakan pihaknya menyambut baik atas keinginan mahasiswa Thailand mempelajari ronda sebagai salah satu kearifan lokal di Indonesia khususnya Lampung Tengah. 
Dia menegaskan ronda merupakan salah satu solusi peningkatan keamanan di Lampung Tengah sebagai wilayah terluas di Lampung dan personel keamanan yang belum memadai.
"Lampung Tengah dengan 28 kecamatan adalah wilayah terluas di Lampung. Tentunya aparat kepolisian tidak bisa bekerja sendirian menjaga keamanan di sini. Untuk itu ronda menjadi solusinya. Kita gerakkan masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan kenyamanan di wilayah masing-masing," ungkapnya. 
Tak sekadar keamanan, ronda ternyata memberikan banyak manfaat bagi masyarakat. "Dengan ronda, mereka jadi kompak. Kumpul bareng dan menjaga keamanan juga bareng. Akhirnya komunikasi dan silaturahmi terjalin dengan baik, sehingga gesekan-gesekan yang menyebabkan konflik dapat berkurang. Inilah salah satu manfaat ronda," pungkas Bupati.

Mahasiswa Sespimmen Polri Apresiasi Program Ronda Bupati Lamteng
Lampung

Mahasiswa Sespimmen Polri Apresiasi Program Ronda Bupati Lamteng

GUNUNG SUGIH (Lampost.co) -- Mahasiswa Sespimmen Polri Direg ke-57 tahun 2017 melakukan audiensi bersama Bupati Lampung Tengah Mustafa di rumah dinas Nuwo Balak,  Gunungsugih, Lampung Tengah (Lamteng), Senin (11/9/2017). 
Kedatangan tim audiensi sespimmen disambut langsung oleh Bupati Mustafa dan beberapa kepala SKPD Lamteng. Dalam kesempatan tersebut, Mustafa memperkenalkan Kabupaten Lamteng secara rinci kepada peserta audiensi. Mustafa juga memaparkan program-program unggulan Lamteng. Seperti program peningkatan keamanan melalui ronda. 
"Melalui ronda ini kami menggerakkan rakyat dalam rangka membangun sistem keaman di setiap kampung. Sistem inilah yang membuat masyarakat menjadi lebih dekat, silaturahmi terjalin sehingga mencetak terjadinya konflik di masyarakat. Bahkan saya juga ikut ronda bersama dengan masyarakat. Tujuannya menjaring aspirasi dari masyarakat Lamteng," ujarnya.
Orang nomor satu di Lamteng ini menambahkan Pemkab Lamteng juga telah membangun 2.017 pos ronda se-Lamteng. "Dengan adanya ronda ini, tentunya membuat daerah Lamteng semakin aman, tindak kriminal di malam hari sudah hampir tidak ada lagi, serta membuat masyarakatnya menjadi kompak dan rukun," ujarnya.
Selain ronda, lanjut Mustafa, program unggulan Lamteng juga untuk peningkatan pembangunan melalui pembangunan jalan minimal 2 kilometer setiap kampung.
Kemudian untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, dirinya juga memiliki program Kece (Kampung Entrepreneur Creative). Di mana para pengusaha kecil menengah dan para pemuda yang ada di Lamteng mendapatkan pembinaan agar dapat menciptakan inovasi-inovasi yang bisa memiliki nilai ekonomi yang tinggi sehingga bisa menambah penghasilan keluarga dan masyarakat. 
Tidak hanya itu,  Pemkab Lamteng juga telah mengerahkan anggota Pol PP untul membantu pihak Satuan Lalu Lintas Polres Lamteng dalam mengatur ketertiban lalulintas terutama di jam-jam padat kendaraan. "Setiap pagi dan sore di jam berangkat dan pulang kerja anggota Pol PP Lamteng turut serta membantu polisi dalam mengatur lalu lintas. Setiap perempatan selalu ada Pol PP untuk mengatur lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan," ujar Bupati Ronda ini. 
Pihaknya berharap  dengan program yang dimiliki Pemkab Lamteng alam rangka menciptakan situasi ketertiban dan keaman masyarakat di Lamteng dengan sistem yang digulirkan yakni sistem keamanan lingkungan atau ronda. 
Di mana ini tidak hanya polisi yang memiliki peran dalam menjaga keamanan,  namun masyarakat juga terlibat untuk menjaga keamanan di Lamteng. "Oleh karena itu, jika ini menjadi sistem yang baik, saya berharap ini bisa menjadi contoh program secara nasional sebagai upaya pemerintah dalam menjaga keamanan di negeri ini," pungkasnya.
Dalam kesempatan tersebut,  rombongan yang terdiri dari 13 mahasiswa yang juga ada dari Singapura tersebut memberi apresiasi yang baik terhadap program yang dimiliki Pemerintah Kabupaten (Pemkab)  Lamteng. Salah satunya yakni program ronda. 
Menurut Perwira Pendamping Kombes Pol Wawan Setyawan, baru kali ini Sespimmen belajar ke Lampung khususnya Lampung Tengah. Calon-calon kapolres yang sedang belajar tersebut ternyata mendapatkan ilmu dan pembelajaran yang luar biasa penting khususunya mengenai ronda.
"Bahwa program ronda ini tentunya dapat menjadi percontohan yang baik dalam menjaga keamanan di masyarakat. Dengan melibatkan masyarakat, baik pemerintah daerah maupun kepolisian bisa sama-sama menjaga keamanan di wilayahnya. Program ronda ini sangat luar biasa manfaatnya dalam rangka mendukung kamtibmas. Tentunya ini patut dicontoh daerah-daerah lain,"pungkasnya. 
Menurut Wawan, program ronda ini sangat membantu tugas kepolisian dalam menjaga keamanan di Lamteng. Dengan jumlah personel yang terbatas maka peran serta masyarakat juga sangat penting. "Saya berharap 2 sampai 3 tahun ke depan Lamteng akan menjadi kabupaten yang sangat maju, aman dan damai dengan program yang dimilikinya," ujarnya. 
Tidak hanya mengagumi program yang dimiliki Pemkab Lamteng,  para peserta juga meminta agar Bupati Lamteng Mustafa bisa berbagi ilmu pengetahuannya dengan menjadi pembicara dalam kuliah umum di Sespimmen Polri Ke-57 tahun 2017 ini. Dan permintaan tersebut disambut baik Bupati Mustafa dan dirinya juga siap memenuhi permintaan tersebut.
 

UMKM dan Industri Rumahan di Lampung Tengah Sambut Baik Program Kece
Lampung

UMKM dan Industri Rumahan di Lampung Tengah Sambut Baik Program Kece

GUNUNG SUGIH (Lampost.co) -- Program Kampung Entrepreneur Creative (Kece) yang digulirkan Bupati Lampung Tengah Mustafa disambut baik para pelaku usaha atau usaha menengah kecil mikro (UMKM) di Lampung Tengah.
Seperti diungkapkan Siti Muntamah, pelaku industri rumahan di Kampung Mojopahit, Kecamatan Punggur. Pembuat dodol nanas ini mengaku sangat senang ketika menerima kunjungan relawan Kece di kediamannya, Rabu (7/9/2017).
"Saya pelaku UMKM yang memproduksi olahan nanas, seperti dodol nanas, madu mongso, abon kulit nanas, dan lainnya. Dengan adanya program Kece, tentunya saya senang sekali. Mudah-mudahan bisa membangkitkan industri kecil di kampung-kampung," ungkapnya.
Hal senada disampaikan Siti Munjiah, pengurus Forum Komunikasi Kelompok Wanita Tani (FKom KWT) di kampung setempat. Program Kece diharapkan bisa membantu UMKM dan industri rumahan untuk mengembangkan usaha mereka.
"Jika mereka didampingi dan diberi pelatihan, Insya Allah bisa lebih terarah. Keberadaan relawan Kece mudah-mudahan bisa memberikan pengalaman dan pengetahuan yang menjadikan UMKM di kampung-kampung lebih baik," ujar dia.
Kunjungan relawan Kece sebelumnya di Onoharjo, Terbanggibesar, juga disambut baik pelaku usaha setempat. Sri, salah satu penggiat UMKM di Onoharjo mengaku sangat mendukung program Kece untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat khususnya di tingkat kampung. 
"Apalagi masih banyaknya kendala atau permasalahan yang dihadapi UMKm dalam mengembangkan usahanya. Dengan support dari pemerintah lewat program Kece tentunya akan sangat membantu kami dalam memecahkan kendala-kendala yang dihadapi. Saya pribadi sangat mendukung dan semoga program Kece bisa meningkatkan roda perekonomian masyarakat," harapnya.
Sementara itu, Bambang Irawan, salah satu relawan Kece, mengatakan selain menyosialisasikan program Kece, kunjungan relawan Kece ke kampung-kampung bertujuan untuk menganalisis potensi ekonomi yang ada di tiap kampung di Lampung Tengah.
Selanjutnya pelaku usaha akan diberdayakan lebih maksimal untuk mengembangkan usaha mereka. "Nantinya kami akan melakukan pendampingan kepada pelaku-pelaku usaha yang ada di kampung. Saat ini kami tengah menyisir potensi apa saja yang dimiliki kampung-kampung di Lampung Tengah," ungkapnya. 
Bambang menambahkan Program Kece merupakan salah satu upaya Bupati Mustafa membangkitkan ekonomi berbasis kerakyatan.
Ke depan tim akan menggaet maupun membentuk industri-industri rumahan baru dan membuat sistem pemasaran terpadu dengan produk yg sudah terstadarisasi.
"Apalagi Pak Mustafa juga akan memfasilitasi kebutuhan produksi untuk menunjang industri-industri tersebut. Program ini merupakan titik kebangkitan ekonomi kerakyatan untuk menghadapi tajamnya arus globalisasi terutama ASEAN economic community dan sistem kapitalisme yang menjamur," tandasnya.

Dukung Program Ronda, Warga Asto Mulyo Swadaya Bangun Pos Kamling
Weekend

Dukung Program Ronda, Warga Asto Mulyo Swadaya Bangun Pos Kamling

GUNUNG SUGIH (Lampost.co) -- Program ronda yang digulirkan Bupati Lampung Tengah Mustafa terus mendapatkan dukungan masyarakat. Di Kampung Asto Mulyo, dukungan tersebut diwujudkan dengan membangun pos ronda secara swadaya.
Selain mengandalkan dana dari pemerintah kabupaten (Pemkab) sebesar Rp5 juta, pembangunan pos ronda seluas 5 x 6 meter ini juga mengandalkan hasil swadaya masyarakat setempat.
Kini pos ronda megah tersebut telah diresmikan langsung Bupati Lampung Tengah Mustafa yang ditandai dengan pemotongan pita, Jumat (25/8/2017). Pos ronda tersebut dilengkapi dengan alat pemadam kebakaran, obat-obatan, dan televisi.
Camat Punggur, Herman SE mengatakan pembangunan pos ronda merupakan tindak lanjut dari program keamanan Bupati di mana tiap-tiap dusun mendapatkan anggaran Rp5 juta untuk pembangunan pos ronda.
"Namun warga berserta aparatur kampung berinisiatif membangun pos ronda yang representatif, dimana pos ronda lebih luas dan dilengkapi dengan alat pemadam, obat-obatan, dan TV. Sebab itu, warga berswadaya membangun pos ronda tersebut," ungkapnya.
Pembangunan pos ronda sendiri telah sepenuhnya dilakukan di tiap-tiap kampung di Punggur. Hal ini sebagai bentuk dukungan untuk menyukseskan program keamanan yang digulirkan Bupati Mustafa.
"Tak hanya fisik, keaktifan masyarakat untuk ikut ronda juga terus ditingkatkan. Kami ingin kampung aman, tidak ada lagi begal dan masyarakat juga nyaman. Kami akan support terus. Apalagi ada teladan dari Bupati yang terus terjun ronda bersama masyarakat. Kami makin semangat," pungkas dia.
Sementara itu, Bupati Mustafa menuturkan Pemkab Lampung Tengah telah menganggarkan dana Rp5 juta untuk membangun satu pos kamling di masing-masing dusun dengan anggaran Rp10 miliar untuk pembangunan pos ronda.
"Ini merupakan bentuk keseriusan Pemkab dalam rangka meningkatkan pengamanan di Lampung Tengah. Saya harap upaya ini bisa menjadi langkah efektif mewujudkan keamanan di Lamteng,” ungkapnya.
Mustafa menegaskan selama kepemimpinannya ia tidak akan berhenti untuk melakukan ronda malam ke kampung-kampung sampai keamanan Lampung Tengah terwujud. Ia meminta dukungan dari seluruh elemen lapisan masyarakat untuk mewujudkan Lamteng yang aman dan kondusif.
“Mari kita bersama sama bangun Lamteng, caranya dengan gotong royong atau pemberdayaan masyarakat. Saya akanbangun dan tata kabupaten ini mulai dari tingkat kampung dengan cara menciptakan rasa aman dan kondusif di setiap wilayah,” kata Mustafa.