Pendataan

OPD Lambar Diminta Mendata Seluruh Aset
Lampung

OPD Lambar Diminta Mendata Seluruh Aset

LIWA (Lampost.co); Kepala Inspektorat Lampung Barat Nata Djudin Amran, meminta kepada seluruh OPD Pemkab setempat segera mendata keberadaan seluruh aset yang dimiliki masing-masing OPD, terutama kendaraan dinas. Pendataan dilakukan, baik terhadap kendaraan di lingkup sekretariat OPD maupun bagi kendaraan yang telah diserahkan kepada masyarakat.

PPS Desa Kemalo Abung  Data Mata Pilih Di Atas Usia 70 Tahun
Politik

PPS Desa Kemalo Abung  Data Mata Pilih Di Atas Usia 70 Tahun

KOTABUMI (lampost.co) -- Panitia pemungutan suara (PPS) Desa Kemalo Abung , Kecamatan Abung Selatan melakukan pendataan mata pilih usia di atas 70 tahun di desa setempat, Minggu (2/12/2018).

Banyak yang Ilegal, Camat Palas Minta Lampu Jalan Didata 
Lampung

Banyak yang Ilegal, Camat Palas Minta Lampu Jalan Didata 

KALIANDA (Lampost.co) -- Pemerintah Kecamatan Palas, Lampung Selatan, meminta kepada seluruh Aparatur desa se-Kecamatan Palas agar mendata lampu penerangan jalan (LPJ). Pasalnya, terdapat ratusan titik LPJ yang dipasang secara swadaya atau tidak resmi.

2019, Pekon dan Kelurahan di Lambar Mulai Entry Data Profil
Lampung

2019, Pekon dan Kelurahan di Lambar Mulai Entry Data Profil

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Tahun 2019 mendatang pihak pekon dan kelurahan di Lampung Barat ditargetkan mulai melaksanakan penyampaian data profil pekon/kelurahan secara entry.

2019, Pemkab Lampura Data Penerima Bantuan Tepat Sasaran
Lampung

2019, Pemkab Lampura Data Penerima Bantuan Tepat Sasaran

KOTABUMI (Lampost.co)--Mulai tahun 2019 Pemerintah Kabupaten Lampung Utara mulai mendata masyarakat penerima bantuan dari pemerintah. Mulai dari raskin, PKH sampai dengan bedah rumah atau program pengentasan kemiskinan lainnya. 

Dinkes Lampura Data Kepesertaan PISPK
Kesehatan

Dinkes Lampura Data Kepesertaan PISPK

KOTABUMI (Lampost.co)--Guna meningkatkan derajat kesehatan bagi masyarakat, Dinas Kesehatan  Kabupaten Lampung Utara melakukan pendataan kepesertaan Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PISPK) di kabupaten setempat. 
Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Utara,  Edy Kusnadi, di ruang kerjanya, Jumat (8/12) mengatakan pendataan kepesertaan rumah tangga pada PISPK dilakukan secara bertahap di 27 Puskesmas yang tersebar di 23 kecamatan se-Lampura. Dalam program tersebut, petugas Puskesmas langsung melakukan kunjungan dan kroscek di tiap rumah tangga dari rumah ke rumah untuk mendapatkan gambaran tentang derajat kesehatan dengan menilai kondisi lingkungan seperti sanitasi, pembuangan MCK, sampah, ketersediaan sumber air bersih dan lainnya.  Juga keluhan penyakit yang sering di derita anggota keluarga tersebut,  bagaimana penanganan akan penyakit itu serta pengetahuannya tentang kesehatan.
"Kunjungan tersebut ditujukan untuk mengetahui  gambaran secara umum permasalahan kesehatan yang di alami pada tiap rumah tangga yang ada di wilayah" ujarnya. Selain itu, dalam kunjungan tersebut, ada 12 indikator kesehatan masyarakat yang juga akan menjadi penilaian petugas, yakni; keluarga mengetahui program KB, jumlah anak standar (2 orang), imunisasi lengkap, ASI eklusif 0 bulan s/d 6 bulan, pemantauan timbangan balita, penyakit hidung tenggorokan (HT) berobat teratur, penyakit TB berobat standart dan tidak ada anggota keluarga yang merokok. Dilanjutkan, anggota keluarga aktif menjadi anggota JKN, kondisi air bersih, jamban sehat dan akses ke pusat layanan kesehatan terdekat.
"Selain untuk mengetahui gambaran secara umum permasalahan kesehatan pada keluarga tersebut, petugas juga akan menilai derajat kesehatan melalui 12 indikator yang telah ditetapkan" kata Edy.