Jaminankesehatan

Tutup Defisit BPJS Kesehatan Jangan Membebani Masyarakat
Nasional

Tutup Defisit BPJS Kesehatan Jangan Membebani Masyarakat

Jakarta (Lampost.co): Anggota Komisi IX DPR Ashabul Kahfi sangat keberatan dengan rencana pemerintah menaikkan iuran Badan Penyelengga Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Langkah tersebut dianggap membebani masyarakat.
 
“Seharusnya jalan lain ini yang sama-sama kita pikirkan. Bukan ambil langkah yang langsung membebani publik,” kata Kahfi dalam keterangan tertulis, Kamis, 31 Oktober 2019.
 
Politikus PAN itu mengungkapkan ada beberapa upaya yang bisa dilakukan untuk mengatasi defisit perusahaan plat merah tersebut. Salah satunya dengan memanfaatkan cukai rokok.

Perokok Terancam Dicoret sebagai Penerima Jaminan Kesehatan
Kesehatan

Perokok Terancam Dicoret sebagai Penerima Jaminan Kesehatan

Jakarta (Lampost.co): Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita mendukung niat pemerintah daerah mencoret perokok dari daftar penerima bantuan iuran (PBI) dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Damar Sebut Sosialisasi JKN oleh BPJS Kesehatan Gagal
Lampung

Damar Sebut Sosialisasi JKN oleh BPJS Kesehatan Gagal

BANDAR LAMPUNG (lampost.co) -- Penyelenggaraan jaminan kesehatan nasional (JKN) telah berjalan selama lima tahun. Terkait hal tersebut Lembaga Advokasi Perempuan Damar melakukan penelitian pelaksanaan JKN.

Peserta BPJS Kesehatan di Lampung Capai 74,9 Persen
Lampung

Peserta BPJS Kesehatan di Lampung Capai 74,9 Persen

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Jumlah peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) di Provinsi Lampung per 31 Agustus 2019 mencapai 6.813.904 jiwa dari total penduduk 9.095.576 jiwa. Atau 74,9% dari total jumlah penduduk.

Tanggapan Warga Terkait Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan
Kesehatan

Tanggapan Warga Terkait Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Kenaikan iuran program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) BPJS Kesehatan yang rencananya akan diberlakukan untuk kelas I dan kelas II pada Januari 2020 ini menuai banyak reaksi dari para warga Kota Bandar Lampung.

Iuran Naik, Jumlah Penerima Manfaat BPJS Kesehatan di Pesawaran Tak akan Dikurangi
Kesehatan

Iuran Naik, Jumlah Penerima Manfaat BPJS Kesehatan di Pesawaran Tak akan Dikurangi

PESAWARAN (Lampost.co) -- Pemerintah Kabupaten Pesawaran tidak akan mengurangi jumlah penerima manfaat BPJS yang ditanggung oleh Pemkab setempat, meski ada wacana pemerintah pusat menaikan iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan,

590 Warga Lampung Barat Kehilangan Manfaat JKN
Lampung

590 Warga Lampung Barat Kehilangan Manfaat JKN

LIWA (Lampost.co): Sebanyak 590 warga Lampung Barat, Lampung, tak lagi bisa menerima manfaat program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Kepesertaan mereka di program JKN telah disetop per 1 Agustus 2019.

80 Persen Peserta BPJS Kesehatan Pesawaran Menunggak
Lampung

80 Persen Peserta BPJS Kesehatan Pesawaran Menunggak

PESAWARAN (Lampost.co): Sekitar 80 persen peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mandiri di Kabupaten Pesawaran, Lampung, menunggak membayar iuran wajib. Walhasil, sejak periode 2014 sampai 2019, BPJS Kesehatan Pesawaran menderita defisit anggaran sebesar Rp15 miliar.

5,2 Juta Peserta JKN Mulai Dinonaktifkan
Kesehatan

5,2 Juta Peserta JKN Mulai Dinonaktifkan

JAKARTA (Lampost.co) -- Sebanyak 5,2 juta peserta program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) segmen penerima bantuan iuran (PBI) dinonaktifkan mulai hari ini, Kamis (1/8/2019). Secara bersamaan, pemerintah mendaftarkan peserta pengganti.
 
Hal itu dilakukan untuk menindaklanjuti Keputusan Menteri Sosial No 79 Tahun 2019 tentang Penonaktifan dan Perubahan Data Peserta PBI Jaminan Kesehatan 2019 Tahap Keenam. "Penonaktifan tersebut dilakukan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dengan menggunakan basis data terpadu (BDT) dari Kementerian Sosial," ujar Staf Khusus Menteri Sosial Febri Hendri dalam konferensi pers di Kantor BPJS Kesehatan, Jakarta, Rabu (31/7/2019).

Ditunggu Masyarakat, Ribuan Kartu BPJS Kesehatan Masih Tersimpan di Dinsos Mesuji
Kesehatan

Ditunggu Masyarakat, Ribuan Kartu BPJS Kesehatan Masih Tersimpan di Dinsos Mesuji

MESUJI (Lampost.co) -- Sebanyak 16.000 kartu BPJS Kesehatan masih tersimpan di Dinas Sosial Kabupaten Mesuji. Padahal, masyarakat menunggu kartu tersebut untuk berobat.

BPJS Kesehatan Putus Kerja Sama dengan RS Immanuel
Lampung

BPJS Kesehatan Putus Kerja Sama dengan RS Immanuel

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Rumah Sakit Immanuel Bandar Lampung diputus kontrak oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan terhitung sejak tanggal 1 Mei 2019. Kebijakan mengambil keputusan pemberhentian kerja sama dengan pihak rumah sakit, sebab masa akreditasi sudah habis terhitung sejak 2 Februari 2019.

Kondisi Darurat, Kartu BPJS Kesehatan Bisa Diambil ke Dinsos Mesuji
Lampung

Kondisi Darurat, Kartu BPJS Kesehatan Bisa Diambil ke Dinsos Mesuji

MESUJI (Lampost.co) -- Minimnya informasi yang diperoleh warga atas keterlambatan pembagian kartu BPJS Kesehatan di Kabupaten Mesuji, menyebabkan warga tidak mampu harus membayar sendiri biaya perobatan.

Kejaksaan Turun Tangan Tindak Badan Usaha Tidak Patuh Bayar Iuran BPJS Kesehatan
Lampung

Kejaksaan Turun Tangan Tindak Badan Usaha Tidak Patuh Bayar Iuran BPJS Kesehatan

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- BPJS Kesehatan menandatangani nota kesepahaman bersama dengan Kejaksaan Tinggi Lampung dan Kejaksaan Negeri se-Provinsi Lampung guna mengoptimalkan fungsi pengawasan kepesertaan pada segmen PPU-BU (Pekerja Penerima Upah-Badan Usaha). MoU yang dihadiri Deputi Direksi Wilayah Banten, Kalimantan Barat dan Lampung BPJS Kesehatan Fachrurrazi itu berlangsung di Ballroom Hotel Novotel, Lampung, Selasa (16/4/2019).

Kartu BPJS Kesehatan di Mesuji Dibagikan Usai Pemilu
Lampung

Kartu BPJS Kesehatan di Mesuji Dibagikan Usai Pemilu

MESUJI (Lampost.co) -- Pemkab Mesuji akan membagikan kartu BPJS Kesehatan untuk warga kurang mampu usai Pemilu 2019.

Gelar Sarasehan, BPJS Kesehatan Pastikan Kualitas Pelayanan Tetap Prima
Lampung

Gelar Sarasehan, BPJS Kesehatan Pastikan Kualitas Pelayanan Tetap Prima

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) --  Sebagai program jaminan sosial terbesar di dunia, saat ini jumlah peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) telah melampaui angka 200 juta jiwa. Seiring dengan melonjaknya pertumbuhan peserta, BPJS Kesehatan menguatkan sinerginya dengan berbagai mitra fasilitas kesehatan dalam memberikan layanan kesehatan bagi peserta JKN-KIS. Secara berkala, BPJS Kesehatan juga turun langsung mengecek kondisi di lapangan untuk memastikan kualitas pelayanan diberikan tetap prima.