Haji

PT Truly Alhakim Memudahkan Masyarakat Berhaji dan Umroh
Humaniora

PT Truly Alhakim Memudahkan Masyarakat Berhaji dan Umroh

 Bandar Lampung (Lampost.co): Kini telah hadir PT Truly Alhakim Shabuur Travel Haji dan Umrah yang akan mengakomodir perjalanan ibadah umrah juha wisata rohani bagi masyarakat Lampung.

Lima Jemaah Haji Lampung Masih di Tanah Suci
Lampung

Lima Jemaah Haji Lampung Masih di Tanah Suci

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Jadwal kepulangan jemaah haji Lampung tahun 2019 yang seluruhnya berjumlah 19 kloter dan terbagi dua gelombang telah selesai. Meski demikian masih ada jemaah haji asal Lampung yang saat ini masih sakit dan tengah mendapatkan perawatan di tanah suci.

Tangis Haru Warnai Kepulangan 188 Jemaah Haji Way Kanan
Lampung

Tangis Haru Warnai Kepulangan 188 Jemaah Haji Way Kanan

WAY KANAN (Lampost.co) -- Tangis haru keluarga mewarnai kedatangan 188 Jemaah Haji kloter 54 Kabupaten Way Kanan.

Satu Jemaah Haji Asal Tulangbawang Wafat di Tanah Suci
Humaniora

Satu Jemaah Haji Asal Tulangbawang Wafat di Tanah Suci

MENGGALA  (Lampost.co) -- Satu jemaah haji asal Kabupaten Tulangbawang meninggal dunia di tanah suci, karena sakit, Senin 9 September 2019 sekitar pukul 11.00 waktu Arab Saudi.

Jadwal Kepulangan Jemaah Haji Sektor Tiga Selesai Besok
Humaniora

Jadwal Kepulangan Jemaah Haji Sektor Tiga Selesai Besok

MADINAH (Lampost.co) -- Jemaah haji sektor III dijadwalkan akan selesai dipulangkan ke tanah suci pada 5 September 2019 yang diberangkatkan langsung dari Madinah menuju tanah air.

Seluruh Jemaah Haji Gelombang I Sudah Tinggalkan Mekkah
Humaniora

Seluruh Jemaah Haji Gelombang I Sudah Tinggalkan Mekkah

MEKKAH (Lampost.co) -- Seluruh jamaah haji atau sebanyak 229 kelompok terbang (kloter) haji gelombang pertama telah meninggalkan Kota Mekkah. Kepala Daerah Kerja Mekkah Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 2019 Subhan Cholid menyebut kloter 15 embarkasi Batam (BTH 15) menjadi kelompok terakhir yang meninggalkan Mekkah.

Jemaah Haji Lampung Timur Malam Ini Tiba di Tanah Air
Humaniora

Jemaah Haji Lampung Timur Malam Ini Tiba di Tanah Air

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Jemaah Haji asal Lampung dari kloter 21 JKG Lampung Timur dijadwalkan akan tiba di Asrama Haji, Rajabasa pada pukul 03.00 dini hari.

Sebagian Jemaah Haji Telah Kembali ke Tanah Air
Humaniora

Sebagian Jemaah Haji Telah Kembali ke Tanah Air

MADINAH (Lampost.co) -- Jemaah Haji Indonesia sebagian besar telah meninggalkan Mekkah dan kembali ke tanah air. Begitu juga dengan kepulangan jemaah haji gelombang dua saat ini telah berada di Madinah untuk bersiap untuk berangkat ke tanah air.

Tangis Haru Sambut Kepulangan Jemaah Haji
Lampung

Tangis Haru Sambut Kepulangan Jemaah Haji

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Tangis haru keluarga pun pecah sesaat kedatangan 407 jemaah haji keluarga yang telah menunggu sejak tadi, sambil mengucap dan sujud syukur jemaah kembali berkumpul dengan keluarga. Jemaah tiba di Asrama Haji Rajabasa berasal dari kloter 3 JKG 9 Bandar Lampung

Raih Jatah Haji Hanya Jaminkan 3,5 Gram Emas
Ekonomi dan Bisnis

Raih Jatah Haji Hanya Jaminkan 3,5 Gram Emas

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- PT Pegadaian (Persero) memfasilitasi masyarakat untuk mendapatkan porsi ibadah haji hanya dengan menjaminkan 3,5 gram emas. Dengan produk Arrum Haji, BUMN tersebut memberikan solusi dan kemudahan bagi nasabahnya untuk menunaikan ibadah ke tanah suci.

1 Jemaah Haji Lampung Selatan Meninggal di Mekah
Lampung

1 Jemaah Haji Lampung Selatan Meninggal di Mekah

KALIANDA (Lampost.co) -- Ibrahim Usman Hasan (70), jemaah haji asal Kabupaten Lampung Selatan meninggal dunia di Mekah, Kamis 22 Agustus 2019, sekitar pukul 17.30 waktu setempat.

2020, Lampung Jadi Embarkasi Haji Penuh
Lampung

2020, Lampung Jadi Embarkasi Haji Penuh

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Gubernur Lampung Arinal Djunaidi memastikan di 2020, Bandara Radin Inten II sudah menjadi embarkasi haji penuh, sehingga jemaah yang akan berangkat haji maupun umrah tidak lagi transit di Bandara Soekarno-Hatta.

Enam Jemaah Haji Asal Lampung Meninggal Dunia 
Humaniora

Enam Jemaah Haji Asal Lampung Meninggal Dunia 

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Hingga Rabu, 21 Agustus 2019, total enam jemaah asal Lampung tutup usia selama melaksanakan ibadah haji 2019.

Selesaikan Ibadah Haji, Kondisi Jamaah Bandar Lampung Sehat
Lampung

Selesaikan Ibadah Haji, Kondisi Jamaah Bandar Lampung Sehat

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Lebih dari 400 jamaah Haji asal Bandar Lampung telah melaksanakan seluruh rangkaian ibadah selama di tanah suci Mekah.

Besok, Jemaah Haji Kloter Pertama Lampung Tiba di Tanah Air
Lampung

Besok, Jemaah Haji Kloter Pertama Lampung Tiba di Tanah Air

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Jemaah haji kloter pertama Lampung JKG 5 Lampung Tengah yang berjumlah 410 orang akan tiba di tanah air, Rabu 21 Agustus 2019. Sementara jemaah haji asal Kabupaten Lampung Selatan diprediksi akan tiba pada Kamis (29/8) malam.

Jumlah Jemaah Haji Meninggal Bertambah
Lampung

Jumlah Jemaah Haji Meninggal Bertambah

MEKAH --- Ketua Wilayah  Tiga Lukman Hakim menuturkan bahwa setelah kepulangan jemaah haji gelombang pertama maka jemaah baik dari gelombang satu maupun gelombang ke dua telah menerima jadual kepulangan ke tanah air.

Sebelum Pulang ke Tanah Air, Jemaah Haji Laksanakan Tawaf Wada
Lampung

Sebelum Pulang ke Tanah Air, Jemaah Haji Laksanakan Tawaf Wada

MEKAH (Lampost.co) -- Jemaah haji kloter pertama Lampung yang tergabung dalam kloter 5 JKG di jadwalkan kembali pada Selasa 20 Agustus mendatang.

Selipkan Air Zam-zam, 1 Truk Koper Jamaah Haji Dikembalikan
Nasional

Selipkan Air Zam-zam, 1 Truk Koper Jamaah Haji Dikembalikan

Mekkah (Lampost.co) -- Satu truk koper jamaah haji asal Surabaya dikembalikan ke pondokan oleh maskapai lantaran diduga ada cairan yang dimasukkan ke dalam koper-koper tersebut.

"Ketika selesai dilakukan penimbangan lalu bagasi itu dibawa ke gudang untuk di x-ray itu ada satu truk dari kloter Surabaya 1 lalu kemudian dikembalikan ke hotel untuk dibongkar sendiri oleh jamaah," kata Kepala Daerah Kerja Mekkah Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Subhan Cholid di Kota Mekkah, Jumat (16/8/2019).

Ia mengatakan, keberadaan cairan dalam bagasi jamaah menjadi selalu persoalan setiap tahun. Di antara jamaah ada yang menyelipkan botol atau jeriken berisi air zam-zam di antara barang bawaan di dalam koper mereka.

"Ada yang dalam botol lalu dibungkus sajadah sampai lima biji, ada jeriken yang dibungkus kain ihram sampai tiga lembar. Karena itu alasannya takut pecah, netes, jadi kalau satu jeriken dibungkus dengan tiga lembar kain ihram, kalau pun pecah akan tertampung terserap di kain ihramnya sendiri. Tapi ini tetap berbahaya," katanya.

Keberadaan zat cair dalam koper akan terdeteksi dalam pemeriksaan menggunakan sinar X meski dibungkus berlapis-lapis.

Koper yang terdeteksi memuat zat cair akan dikembalikan ke pondokan jamaah agar jamaah bisa mengeluarkannya sendiri dari koper.

Menurut Subhan, jika jumlah orang yang kopernya dikembalikan banyak maka hal itu akan sangat mengganggu proses pemulangan jamaah secara umum.

Untungnya sekarang proses pengecekan koper dilakukan 48 jam sebelum pesawat tinggal landas.

"Ini masih lebih bagus karena masih ada waktu untuk jamaah membongkar sendiri dan menata kembali koper-koper tersebut lalu kemudian dikirimkan lagi ke gudang," kata Subhan.

Ia menambahkan, kalau saat puncak pemulangan jamaah maskapai tidak punya waktu dan tenaga untuk membongkar apalagi mengembalikan koper jamaah ke hotel, maka koper-koper tersebut akan dibongkar paksa di bandara oleh petugas bandara.

"Kalau dibongkar paksa dan tidak bisa juga maka tidak akan diangkut oleh maskapai dan dikembalikan. Risikonya barang tersebut tidak akan kembali bersamaan dengan jamaah," katanya.

Kalau banyak koper yang harus dibongkar, ia melanjutkan, tidak akan ada cukup ruang dalam pesawat untuk mengangkutnya secara bersamaan sehingga mungkin maskapai akan memulangkan koper secara bertahap dengan menitipkannya ke kloter-kloter jamaah yang selanjutnya berangkat Tanah Air.

"Dan itu akan sangat lama selesainya, bisa jadi jamaah sampai rumah barangnya satu bulan kemudian baru akan sampai karena masalahnya hanya terdapat air di koper itu," katanya.

Kondisi yang demikian juga berpotensi menimbulkan keterlambatan penerbangan jamaah dalam kloter-kloter berikutnya.

Sampai dua hari menjelang kepulangan jamaah gelombang pertama ke Tanah Air, penimbangan koper jamaah sudah mulai dilakukan di pondokan jamaah di Mekkah. Koper setiap anggota jamaah menurut ketentuan beratnya tidak boleh melebihi 32 kg.

"Kemarin sudah dilakukan pengangkutan dan penimbangan untuk 15 kloter. Salah satu yang diwanti-wanti dan selalu kita sosialisasikan kepada jamaah itu agar tidak memasukkan zat cair ke dalam koper besar dalam jumlah yang banyak," katanya.