Genbi

Leadership Camp BI Dukung Peningkatan Kualitas SDM
Ekonomi dan Bisnis

Leadership Camp BI Dukung Peningkatan Kualitas SDM

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)-- Kualitas manusia menjadi faktor penentu pembangunan negara. Dalam upaya mewujudkan sumber daya yang memiliki daya saing dan mendukung akselerasi pembangunan kedepan, Kantor Perwakilan Bank Indonesia provinsi Lampung memberikan beasiswa kepada 150 mahasiswa dan Leadership Camp pada 28-30 Juni 2019. 
 
Kepala KPw BI Lampung, Budiharto Setyawan menjelaskan selain memiliki visi untuk berkontribusi nyata terhadap perekonomian, bank sentral tersebut memiliki fokus untuk berperan terhadap kemajuan SDM. Sebab, salah satu komponen dimensi kualitas masyarakat diukur melalui Indeks Pembangunan Manusia (IPM). 
 
"Kualitas manusia merupakan faktor penentu kemajuan bangsa. Tapi, ternyata IPM Lampung saat ini masih rendah dibanding rata-rata Sumatera dan nasional," kata Budi dalam pembukaan Leadership Camp di Auditorium lantai 4 KPw BI Lampung, Jumat (28/6/2019). 
 
Kegiatan pelatihan kepemimpinan itu diikuti 150 mahasiswa penerima beasiswa BI yang diwadahi Generasi Baru Indonesia (Genbi) yang berasal dari Universitas Lampung, UIN Raden Intan Lampung, Institut Teknologi Sumatera, IAIN Metro, dan Universitas Bandar Lampung. Disamping itu, Leadership Camp juga akan mendapatkan pembekalan dari pasukan marinir di Marine Eco Park pada 29-30 Juni 2019. 
 
Budi melanjutkan, SDM terdidik dan berilmu pengetahuan menjadi aset strategis bagi pembangunan bangsa di masa depan, berdaya saing, dan mendukung akselerasi pembangunan negara. Beasiswa itu dapat digunakan untuk mendukung biaya pendidikan. Program itu menjadi salah satu dedikasi untuk negeri dan kepekaan BI dalam meningkatkan kualitas SDM. 
 
"Penerima beasiswa akan mendapatkan biaya pendidikan sebesar Rp12 juta selama setahun untuk 50 mahasiswa tiap perguruan tinggi. Bagi penerima beasiswa juga syaratnya harus mau menghadapi tantangan dengan ukuran prestasi dengan harus memperhatankan IP senilai 3,0," ujarnya.
 

Transfer Ilmu dan Amal dari Genbi
Weekend

Transfer Ilmu dan Amal dari Genbi

PAGI itu terlihat beberapa anggota komunitas sibuk menyiapkan kegiatan rutin sebagai sukarelawan di Kampung Belajar D'lima, Jalan Untung Suropati, Perum Panca Bakti, Gang Tanjung. Dengan penuh antusias, mereka mengajari satu per satu siswa yang belajar di tempat tersebut.

GenBI Lampung Gelar Program Bersih Indonesia
Humaniora

GenBI Lampung Gelar Program Bersih Indonesia

BANDAR LAMPUNG (lampost.co) -- Komunitas Generasi Baru Indonesia (GenBI) Lampung yang merupakan komunitas penerima beasiswa dari Bank Indonesia (BI) akan menggelar program nasional Bersih Indonesia di Pulau Sebesi dan Pulau Umang-Umang, Lampung Selatan, 27—29 Desember 2017.
Kegiatan berjargon “Energi untuk negeri” dan mengusung tema Eksplorasi pantai Lampung bersama bersih Indonesiaku itu akan melibatkan 40 mahasiswa gabungan dari Universitas Lampung dan Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung.
Ketua Pelaksana Bersih Indonesia GenBI Ainul Marzukoh, didampingi koordinator acara, Septi Indriyani, mengatakan pelaksanaan program nasional Bersih Indonesia bertujuan membangun lingkungan dan mengembangkan kreativitas di bidang perekonomian.
Menurut Ainul, rangkaian kegiatan yang dilakukan dalam program Bersih Indonesia, yakni akan melakukan penanaman terumbu karang, motivasi belajar serta sosialisasi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), pengembangan ekonomi kreatif, penempatan empat tong sampah di sekitar pantai, dan pemasangan empat plang informasi.
“Penanaman terumbu karang nanti dilakukan di Pulau Umang-Umang dengan menggandeng klub selam Anemon Unila, sedangkan kegiatan motivasi belajar dan PHBS dilakukan di Pulau Sebesi,” kata Ainul, Senin (25/12/2017).
Dalam kegiatan pengembangan ekonomi kreatif, menurut Ainul, pihaknya akan melatih warga sekitar untuk meningkatkan ekonomi keluarga dengan memanfaatkan limbah bekas seperti batok kelapa untuk dijadikan cendera mata dan sabut kelapa menjadi sapu atau keset kaki.
Ia berharap setelah dilakukan kegiatan Bersih Indonesia di Pulau Sebesi dan Umang-Umang, perekonomian masyarakat meningkat dan ekosistem laut terjaga sehingga dapat dijadikan tujuan wisata bagi turis lokal, nasional, hingga internasional.
“Insya Allah kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar sehingga bermanfaat bagi masyarakat luas nantinya,” kata Ainul.