Dagingceleng

Pembawa Daging Celeng Dituntut 18 Bulan Penjara
Lampung

Pembawa Daging Celeng Dituntut 18 Bulan Penjara

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Hermanto (33) warga Marta Jaya, Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, terdakwa pembawa daging celeng dituntut 18 bulan penjara di Pengadilan Negeri, Kelas 1A, Tanjungkarang, Bandar Lampung, Rabu, 18 September 2019.

Penyelundupan 4 Ton Daging Celeng ke Bekasi Digagalkan
Lampung

Penyelundupan 4 Ton Daging Celeng ke Bekasi Digagalkan

KALIANDA (Lampost.co) - - Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Bakauheni, gagalkan penyelundupan 4 ton daging celeng, di areal pemeriksaan Seaport Interdiction pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Minggu (18/8/2019) sekitar pukul 00.30.

Penyelundupan 5 Ton Daging Celeng Digagalkan di Lintas Timur
Kriminal

Penyelundupan 5 Ton Daging Celeng Digagalkan di Lintas Timur

MENGGALA (Lampost.co)--Tim Gabugan Polsek Banjaragung dan Tim Gagak Hitam Polres Tulangbawang, berhasil mengagalkan pengiriman lima ton daging celeng tanpa dilengkapi dokumen resmi yang akan dikirim ke Jakarta dengan mengunakan sewa truk lintas Sumatera.

Diangkut Bersama Ikan Asin, 500 Kg Daging Celeng Gagal Diselundupkan
Lampung

Diangkut Bersama Ikan Asin, 500 Kg Daging Celeng Gagal Diselundupkan

KALIANDA (Lampost.co) -- Penyelundupan 500 kg daging celeng berhasil digagalkan di area pemeriksaan Seaport Interdiction, Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Rabu (15/8/2018) sekitar pukul 03.30.

Sopir Pengangkut Daging Celeng Diimingi Upah Rp5 Juta
Kriminal

Sopir Pengangkut Daging Celeng Diimingi Upah Rp5 Juta

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--TIS (37), warga Desa Papringan Mancasan,  Kabupaten Sukoharjo,  Jawa Tengah, yang ditangkap saat membawa daging celeng dengan menggunakan mobil box berwarna cokelat iru diimingi dengan upah dua kali lipat dari tarif biasanya.

Perdagangan Resmi Daging Celeng Miliki Pasar Ekspor
Ekonomi dan Bisnis

Perdagangan Resmi Daging Celeng Miliki Pasar Ekspor

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Balai Karantina Pertanian (BKP) Kelas I Bandar Lampung menilai perdagangan celeng sepatutnya dapat dilakukan secara resmi. Pasalnya, penjualan daging babi itu memiliki pasar ekspor, jika pengusaha berniat mengurus dokumen resmi dan mengikuti persyaratan perdagangan luar negeri.

Penyelundupan 3 Ton Daging Celeng dalam Karung Semangka Digagalkan
Kriminal

Penyelundupan 3 Ton Daging Celeng dalam Karung Semangka Digagalkan

KALIANDA (Lampost.co)--Banyak cara dilakukan penyelundup agar lolos dari penjagaan. Namun, petugas Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Bakauheni dan Balai Karantina Pertanian Wilayah kerja (wilker) Bakauheni berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 3 ton daging celeng asal Lahat, Sumatera Selatan yang hendak dikirim ke Tangerang dan Bekasi, Jawa Barat. 
Ribuan kilo daging celang tanpa kelengkapan dokumen yang diangkut kendaraan truk bernopol BG-8792-BB itu dikemudikan oleh Ericson Sianipar (34) dan kernet Syukur (46) warga Musi Banyuasin diamankan saat melintasi pintu Pos Pemeriksaan Seaport Interdiction pelabuhan Bakauheni, Selasa (23/1/2019) sekitar pukul 04.00 WIB. 
Kapolres Lampung Selatan AKBP M. Syarhan mengatakan sopir truk mengaku membawa buah semangka. Namun saat petugas membuka muatan truk, ujar Kapolres, petugas menemukan tumpukan karung di bawah tumpukan jerami.
”Setelah dibuka isi dalam karung tersebut daging celang yang telah dikemas dalam plastik dengan berat rata-rata satu kg per bungkus, “ kata Kapolres didampingi Kepala KSKP, AKP Sigit di Bakauheni,  Selasa (23/1/2018).
Menurutnya, modus pengiriman dengan cara dicampur dengan barang lain meruoakan modus yang dilakukan pwmain lama. Namun,  ujarnya, sopir truk mengaku baru sekali membawa muatan daging celeng ke Pulau Jawa.
“Sopir truk mengaku sering mengirim ke wilayah Jambi,  Bengkulu dan  Palembang, kalau ke Jawa ngaku baru sekali ini, “ ujar mantan kapolres Pesawaran. 
Sementara Sopir truk Ericson Sianipar mengaku mendapat ongkos jalan sebesar Rp6 juta. Menurut dia,  daging celeng sebanyak 32 karung berjumlah 3 ton itu diangkut dari sebuah gudang di daerah Lahat,  Sumsel. “Sementara tujuan daging celeng ini Tangerang dan Bekasi,  Jabar.  Disana nanti yang menerima barang ini natinya Pak Nata,” ujar Ericson. 
Sedangkan Azhar, penanggung jawab BKP wilker Bakauheni menduga daging celeng teraebut akan digunakan untuk oplosan daging sapi, karena maharlnya harga daring sapi saat ini.
Dikatanya, pengiriman komoditas hewan, ikan dan tumbuhan harus dilengkapi durat dokumen yang menjadi syarat pengiriman komitas karantina. Jika tidak, maka melanggar aturan UU nomor 16 tahun 1992 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan.