Caleng

Perindo Dukung Pembangunan di Kota Tapis
Lampung

Perindo Dukung Pembangunan di Kota Tapis

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Sekretaris Partai Perindo Lampung M. Ivan Afrihansa mengapresiasi terhadap pencapaian pemerintah Bandar Lampung yang mengalami perkembangan pesat. Ditambahkan bahwa road map pembangunan yang telah ditentukan harus dilaksanakan secara estafet dan berkelanjutan. 

Telat Laporkan Dana Kampanye, Caleg Ini Jalani Sidang Mediasi 
Politik

Telat Laporkan Dana Kampanye, Caleg Ini Jalani Sidang Mediasi 

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Calon Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Daerah Pemilihan (Dapil) Provinsi Lampung, Tatang Sumantri menjalani sidang mediasi penyelesaian sengketa proses Pemilu di Kantor Sentral Gakkumdu, Jalan Jendral Sudirman, Bandar Lampung, Senin (8/10/2018).

KPU Provinsi Tunggu Regulasi Pusat Soal Caleng Bermasalah Hukum
Politik

KPU Provinsi Tunggu Regulasi Pusat Soal Caleng Bermasalah Hukum

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Lampung masih menunggu keputusan dari KPU RI mengenai calon anggota legislatif (bacaleg) mantan koruptor diperbolehkan maju dalam konstelasi pemilihan umum (pemilu) 17 April 2019 mendatang.

KPPG Lampung Ajak Jajarannya Menangkan Caleg Golkar
Politik

KPPG Lampung Ajak Jajarannya Menangkan Caleg Golkar

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) Provinsi Lampung mengajak seluruh jajarannya untuk memenangkan calon legislatif (caleg) dari partai berlambang pohon beringin tersebut.

Warga Berharap Mukhlis Bisa Perjuangkan Nasib Petani Kopi
Politik

Warga Berharap Mukhlis Bisa Perjuangkan Nasib Petani Kopi

LIWA (Lampost.co)--Sejumlah petani di Lampung Barat menyambut baik pencalonan mantan Bupati Lampung Barat dua periode (2007-2017) Mukhlis Basri sebagai calon anggota DPR RI periode 2019-2024 yang maju di dapil Lampung 1 melalui PDI Perjuangan pada Pemilu legislatif 2019 mendatang.

Bawaslu Loloskan Bacaleg Bermasalah
Politik

Bawaslu Loloskan Bacaleg Bermasalah

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Badan Pengawas Pemiihan Umum (Bawaslu) Provinsi Lampung meloloskan 2 bakal calon anggota legislatif (bacaleg) yang bermasalah untuk mengikuti konstelasi pemilihan umum (pemilu) 17 April 2019 mendatang.

53 Bakal Caleg di Provinsi Tidak Memenuhi Syarat
Politik

53 Bakal Caleg di Provinsi Tidak Memenuhi Syarat

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Sebanyak 53 orang bakal calon anggota legislatif (caleg) dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Lampung setelah dilakukan verifikasi terhadap perbaikan daftar calon dan syarat calon.

KPU Bandar Lampung Teliti Berkas Bakal Caleg
Politik

KPU Bandar Lampung Teliti Berkas Bakal Caleg

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandar Lampung melakukan verifikasi terhadap perbaikan daftar calon dan syarat calon bakal calon anggota legislatif mulai tanggal 1 - 7 Agustus 2018.
Ketua KPU Kota Bandar Lampung, Fauzi Heri mengatakan usai menerima perbaikan bacaleg dari partai politik hingga Selasa (31/7) Pukul 00.00 WIB maka dilanjutkan dengan verifikasi perbaikan berkas.
Pihak KPU belum menemukan bacaleg yang bermasalahan dan berpotensi digugurkam tekait pencalonannya maju berebut kursi wakil rakyat di DPRD Kota Bandar Lampung ini.
"Masih dalam proses penelitian, jadwalnya 1 sampai 7 agustus 2018," katanya kepada Lampost.co, (1/8/2018).
Setelah dilakukan verifikasi terhadap perbaikan daftar calon dan syarat calon, maka dilanjutkan dengan penyusunan dan penetapan Daftar Calon Sementara (DCS) pada 8-12 Agustus 2018.
Setelah itu pengumana DCS anggota DPR DPRD Provinsi Kabupaten/Kota dan persentase keterwakilan perempuan 12-14 Agustus 2018. Kemudian masukan dan tanggapan masyarakat 12-21 Agustus 2018. 

KPU Bersiap Verifikasi dan Coret Bacaleg Bermasalah
Politik

KPU Bersiap Verifikasi dan Coret Bacaleg Bermasalah

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Lampung telah menerima perbaikan berkas persyaratan bakal calon anggota legislatif (Bacaleg), selanjutnya akan dilakukan verifikasi dan siap untuk mencoret bacaleg yang bermasalah.
Ketua KPU Provinsi Lampung, Nanang Trenggono mengatakan batas perbaikan berkas calon legeslatif  dan pergantian calon yang bermasalah atau tidak memenuhi syarat telah ditutup pada hari Selasa (31/07/2018) pukul 24.00. Ia mengatakan apabila ketika ditelusuri ada bacaleg yang melanggar 3 pakta integritas maka akan dicoret dan tidak bisa digantikan.
"Jadi apabila nanti tidak ada pergantian maka akan dicoret atau dikosongkan dalam bacaleg dan tidak bisa diganti lagi," katanya di Kantor KPU Provinsi Lampung, Jalan Gajah Mada, Bandar Lampung, Selasa (31/7/2018).
Ia mengatakan pakta integritas bukan hanya dibangun oleh KPU tapi dibangun partai politik. Semua pihak harus berkomitmen untuk menolak bacaleg yang mantan koruptor, mantan narapidana dan mantan pelecehan asusila.
"Tetapi sememestinya kita harus sama-sama membangun proses demokrasi yang maju ini kan panjang, seharusnya partai politik bisa mengendepankan hal itu, kita hanya mengharapkan itu, kalo tidak bisa memenuhi, kita akan melakukan tindakan sesuai dengan PKPU saja," katanya.
Untuk perbaikan data calon pada 22-31 Juli 2018, verifikasi perbaikan calon 1-7 Agustus 2018, dan penyusunan penetapan DCS 8 - 12 Agustus 2018. 

Parpol di Kota Masih Tahap Konsultasi Perbaikan Berkas
Politik

Parpol di Kota Masih Tahap Konsultasi Perbaikan Berkas

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Menjelang hari terakhir penyerahan perbaikan berkas bakal calon anggota legislatif (bacaleg) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandar Lampung, partai politik belum ada yang melakukan perbaikan.
Komisioner KPU Kota Bandar Lampung, Feri Triadmojo mengatakan hingga Senin 30 Juli 2018 pukul 17.00 WIB belum ada satupun partai politik yang menyerahkan berkas perbaikan caleg.
"Beberapa partai baru tahap konsultasi. Diantaranya; PAN, Garuda, PSI dan PPP serta Golkar. Umumnya konsultasi terkait pergantian caleg dan perubahan daftar nomor urut caleg," katanya kepada Lampung Post.
Sesuai tahapan, untuk perbaikan data calon pada 22-31 Juli 2018, verifikasi perbaikan calon 1-7 Agustus 2018, dan penyusunan penetapan DCS 8 - 12 Agustus 2018
Berdasarkan rekapitulasi pendaftaran bacaleg tingkat kota, partai politik yang mengisi 100% untuk 50 kursi di 6 dapil diantaranya PKB, Gerindra, PDIP, Golkar, NasDem, Berkarya, PKS, Perindo, PPP, PAN dan Demokrat. Sementara Parti Garuda hanya mengisi 66% yakni 33 orang bacaleg, PSI 70% yakni 35 orang bacaleg, Hanura 84% yakni 42 orang bacaleg, PBB 30% yakni 15 orang bacaleg dan PKPI 26% yakni 13 orang bacaleg. 

Bawaslu Lacak Bakal Caleg Terindikasi Koruptor
Politik

Bawaslu Lacak Bakal Caleg Terindikasi Koruptor

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Badan Pengawas Pemilihan Umum terus melacak bakal calon anggota legislatif (caleg) yang terindikasi sebagai mantan koruptor, mantan terpidana bandar narkoba dan kejahatan seksual terhadap anak-anak.
Komisioner Bawaslu Lampung Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar-Lembaga, Iskardo P Panggar mengatakan bahwa pihaknya bersama jajaranya menelusuri caleg-caleg yang terindikasi melanggar pakta integritas yang sudah disepakati dan yang telah diatur sesuai ketentuan perundang-undangan.
"Bawaslu terus melakukan pencegahan, jangan sampai ada caleg yang melanggar pakta integritas," katanya kepada Lampost.co, Jumat (27/7/2018).
Ia mengimbau kepada seluruh partai politik untuk taat dan patuh dalam melengkapi persyaratan calon anggota legislatif baik yang duduk di DPR RI, DPRD Provinsi/Kabupaten/Kota sebagai wakil rakyat. Partai politik juga harus memberikan pilihan calon pemimpin yang terbaik untuk masyarakat.
"Kita menghimbau kepada parpol untuk taat pakta integritas yang sudah di tandatangani. Apabila kita mendapatkan informasi pelanggaran maka akan segera kita telusuri. KPU juga mempunyai data-data terkait bacaleg tersebut," kata Mantan Ketua KPU Kabupaten Way Kanan ini.
Mengenai Agus Bakhti Nugroho bacaleg DPR RI DAPIL Lampung 1 dan Gilang Ramadhan bacaleg DPRD Provinsi Lampung Dapil 3 yang terkena operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemilihan Umum (KPU) pihaknya masih mengedepankan praduga tidak bersalah dan melihat tindak lanjut dari KPK.
"Kita kedepankan praduga tidak bersalah terlebih dahulu. Kita akan serahakan proses kepada KPU seprti apa," katanya.

Bawaslu Lampung Lacak Empat Caleg Bekas Koruptor
Politik

Bawaslu Lampung Lacak Empat Caleg Bekas Koruptor

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Badan Pengawas Pemilihan Umum Lampung mengidentifikasi empat orang bakal calon anggota legislatif (caleg) tingkat DPRD kabupaten di Bumi Ruwa Jurai bekas koruptor. Sesuai aturannya PKPU 20/2018, bekas terpidana kasus korupsi itu harus dicoret sebagai calon.

Perindo Siap Coret Caleg Mantan Koruptor
Politik

Perindo Siap Coret Caleg Mantan Koruptor

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Provinsi Lampung siap mencoret bakal calon anggota legislatifnya yang pernah menjadi mantan koruptor. Partai besutan Hary Tanoesoedibjo tersebut ingin menawarkan orang-orang terbaik kepada masyarakat untuk dipilih sebagai wakil rakyat.

Sekretaris Demokrat Lampung Terkejut Bakal Calegnya Mantan Koruptor
Politik

Sekretaris Demokrat Lampung Terkejut Bakal Calegnya Mantan Koruptor

BANDAR LAMPUNG--(Lampost.co) Sekretaris DPD Partai Demokrat Lampung Fajrun Najah Ahmad terkejut mendapati informasi adanya bakal caleg  mantan koruptor yang didaftarkan DPC Partai Demokrat Lampung Barat.

Nasib Caleg PDIP Lampura Ditentukan KPU Pusat
Politik

Nasib Caleg PDIP Lampura Ditentukan KPU Pusat

KOTABUMI (Lampost.co)--Nasib Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan di Kabupaten Lampung Utara ditentukan oleh keputusan KPU pusat. Setelah sebelumnya gagal mendaftarkan calon anggota legislatif 2019 sampai berakhirnya penutupan. Dengan alasan, sistem si calon (silon) tidak dapat dibuka oleh mereka. 
Ketua KPU Lampung Utara, Marthon mengatakan pihaknya akan menunggu rekomendasi pusat. Terkait kegagalan DPC PDP setempat mendaftarkan calon legislatifnya sampai batas akhir penutupan, Rabu (17/7/2018) pukul 00.00. Namun secara manual, pihaknya telah menerima berkas pendaftar pada hari terakhir pendaftaran secara manual.
”Sebelumnya mereka sudah mendaftar sebelum pukul 24.00 hari terakhir pendaftaran, namun data itu harus disesuaikan dengan si silon. Jadi saat ini kami masih menunggu kesimpulan dari KPU Pusat, merekalah yang membuatnya," kata dia melalui sambungan Ponselnya, Kamis (19/7/2018) malam.
Menurut Marthon, persoalan caleg PDIP belum terdaftar di sistem mereka itu karena datang terlambat di malam terakhir pendaftaran. Saat dilakukan proses, terdapat berkas yang tidak sesuai yang mengharuskan Partai berlambang moncong putih itu untuk memperbaikinya. Sehingga harus diperbaikki seperti partai-partai lain melakukan pendaftaran sebelumnya.
"Namun hingga batas waktu yang ditentukan, mereka tidak kembali. Dan perlakuan ini kita samaka dengan yang lain, "terangnya.
Dengan selesainya waktu pendaftaran,  tambah Marthon, sistem informasi pencalonan tidak dapat lagi diakses. "Setelah pendaftaran resmi ditutup, saat itu pula silon tidak dapat dibuka karena prosesnya sudah ditutup,"tambahnya.

NasDem, Golkar dan PKB Daftarkan Bakal Caleg ke KPU Pringsewu
Politik

NasDem, Golkar dan PKB Daftarkan Bakal Caleg ke KPU Pringsewu

PRINGSEWU (Lampost.co)--KPU Pringsewu menerima pendaftaran calon legislatif dari tiga partai politik, yakni Partai NasDem, Partai Golkar dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).