Liwa

Pelamar CPNS Lambar Membludak
Lampung

Pelamar CPNS Lambar Membludak

Liwa (Lampost.co) -- Dalam sehari, jumlah pendaftar CPNS Pemkab Lampung Barat tahun 2019 bertambah secara signifikan. Tercatat mencapai 1.003 pelamar , sehari sebelumnya sebanyak 666 orang. Sementara kouta CPNS yang akan diterima sebanyak 179 orang.

Dewan Lambar Soroti Soal Harga Sayuran Anjlok
Lampung

Dewan Lambar Soroti Soal Harga Sayuran Anjlok

Liwa (Lampost.co) -- Badan anggaran DPRD Kabupaten Lampung Barat menyoroti persoalan harga komoditas sayuran yang kerap anjlok di kabupaten tersebut. Dewan menilai persoalan itu perlu menjadi perhatian dinas terkait.

Warga Sukaraja Tersangka Curanmor Ditangkap
Kriminal

Warga Sukaraja Tersangka Curanmor Ditangkap

LIWA (Lampost.co) -- Evan Arista Saputra (21), warga Pekon Sukaraja, Kecamatan Way Tenong, Lampung Barat, diamankan aparat Polsek Sumberjaya karena melakukan aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Satpol PP Lambar Tertibkan Pedagang Kaki Lima
Lampung

Satpol PP Lambar Tertibkan Pedagang Kaki Lima

LIWA (Lampost.co) – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemerintah Kabupaten Lampung Barat, Selasa 22 Oktober 2019 menertibkan sejumlah fasilitas umum di pasar Liwa dari aktifitas pedagang kaki lima.

Gajah Masuk Perkebunan Warga Sidorejo Liwa
Lampost TV

Gajah Masuk Perkebunan Warga Sidorejo Liwa

LIWA (Lampost.co) -- Petugas Babinsa dan Bhabinkamtibmas Pekon Roworejo dan Sidorejo, Kecamatan Suoh, Lampung Barat, Sabtu (21/9/2019), ikut stanby di lokasi untuk membantu masyarakat memantau dan mengawasi pergerakan belasan ekor gajah yang sejak beberapa hari ini telah mendatangi kawasan perkebunan masyarakat di Pekon Sidorejo.

Tersangka Pencabulan 6 Anak Ditangkap
Kriminal

Tersangka Pencabulan 6 Anak Ditangkap

LIWA (Lampost.co): SKN, 50, warga Kelurahan Fajarbulan, Way Tenong, Lampung Barat, ditangkap tim Polsek Sumberjaya. Pria yang juga berprofesi sebagai guru mengaji itu diduga berlaku cabul terhadap sejumlah anak di bawah umur.

Kelompok Tani Dapat Bantuan Benih Padi Gogo
Lampung

Kelompok Tani Dapat Bantuan Benih Padi Gogo

LIWA (Lampost.co) -- Memanfaatkan lahan sawah yang mengalami kekeringan, sejumlah kelompok tani tersebar di lima kecamatan di Lampung Barat mendapat bantuan benih padi gogo yang akan diperuntukan bagi lahan seluas 2.166 Ha.

Kemarau, Debit Air PDAM Liwa Turun Drastis
Lampung

Kemarau, Debit Air PDAM Liwa Turun Drastis

LIWA (Lampost.co) -- Sejak kemarau berlangsung, kini pasokan sumber air bersih yang dimiliki oleh PDAM Limaukunci Liwa mengalami penurunan hingga 50% dari normalnya.

Gempa Banten Bikin Warga Liwa Berhamburan 
Lampung

Gempa Banten Bikin Warga Liwa Berhamburan 

LIWA (Lampost.co) -- Gempa dirasakan cukup kuat dan berlangsung cukup lama hingga sekitar belasan detik di daerah Liwa. Warga tampak berhamburan keluar untuk menghindari khawatir bangunan runtuh dan tertimpa. Getaran gempa membuat bangunan terdengar mengeluarkan suara. Bahkan sambungan kabel listrik dari tiang menuju rumah terlihat bergoyang-goyang.

DPRD Lambar Bahas Anggaran Hingga Larut Malam
Lampung

DPRD Lambar Bahas Anggaran Hingga Larut Malam

LIWA (Lampost.co) -- Badan Anggaran DPRD Lampung Barat (Lambar) bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TPAD) setempat membahas finalisasi KUA-PPAS APBD Tahun 2020  kabupaten tersebut hingga larut malam.

Pengurus APP Lampung Barat Portes soal Studi Banding
Lampung

Pengurus APP Lampung Barat Portes soal Studi Banding

LIWA (Lampost.co)-- Asosiasi Pengusaha Perikanan (APP) Kabupaten Lampumg Barat mempertanyakan rencana kegiatan studi banding kelompok pembudidaya dan penyuluh perikanan Lampung Barat ke Balai Benih Ikan (BBI) kota Malang yang berlangsung sejak 28 juli hingga 3 Agustus 2018. 
 
"Kami cuma mau mengkritisi khusus studi banding, biar ke depan dinas perikanan bisa berbenah," tulis Sekretaris APP Lampung Barat, Yudi Satriawan, Selasa (30/7/2019). 
 
APP Menilai kegiatan studi banding hanya sekedar menghabiskan anggaran karena tidak relevan dengan kondisi perikanan di Lampung Barat. 
 
"Kami juga telah mempelajari minimnya hasil dari studi banding tersebut selama ini dan kegiatan itu tidak relevan dengan kondisi usaha perikanan Lampung Barat. Saat ini yang menurut data kami, telah menjadi produsen ikan nila terbesar di Lampung," kata Yudi. 
 
Bahkan Yudi menuding kegiatan studi banding tersebut hanya dijadikan wadah bagi oknum dinas untuk sekedar jalan-jalan. 
 
Bahkan pihaknya menyarankan legiatan Studi Banding tersebut ke depan dihapuskan. 
 

101 Pejabat Lingkup Pemkab Lambar Ikuti Uji Kompetensi
Lampung

101 Pejabat Lingkup Pemkab Lambar Ikuti Uji Kompetensi

LIWA (Lampost.co) -- Sebanyak 101 pejabat eselon IIIa di lingkungan Pemkab Lampung Barat mengikuti uji kompetensi yang dilaksanakan oleh tim asesor dari BPSDM Lampung, di aula RSU Alimuddin Umar Liwa, Kamis (18/7/2019).

Parosil Apresiasi Pameran Bonsai Karena Pelaksanaanya Tanpa Membenani APBD
Lampung

Parosil Apresiasi Pameran Bonsai Karena Pelaksanaanya Tanpa Membenani APBD

LIWA (Lampost.co)-- Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus, Selasa (16/7/2019), mengapresiasi pelaksanaan pameran dan kontes bonsai tingkat nasional yang digelar oleh Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia cabang Lambar di Kawasan Kebun Raya Liwa sejak awal Juli lalu. Apresiasi itu disampaikanya karena pelaksanaanya tumbuh dari bawah dan tanpa membebani APBD serta masyarakatnya cukup antusias untuk mengunjunginya.

Kartu Elektronik Penerima Manfaat Rastra Mulai Dibagikan
Lampung

Kartu Elektronik Penerima Manfaat Rastra Mulai Dibagikan

LIWA (Lampost.co)-- Kartu Keluarga Sejahtra (KKS) bagi warga tidak mampu penerima bantuan sosial berupa beras sejahtra di Lampung Barat mulai dibagikan kepada warga. 
 
Plt Kepala Dinas Sosial Lampung Barat Raswan, Senin (15/7/2019), mengatakan alokasi Rastra mulai Juni lalu mengalami perubahan sistem yaitu disalurkan oleh pihak Bank Mandiri secara elektronik melalui warung elektronik gotongroyong yang telah ditunjuk. 
 
Bantuan diberikan berupa beras dan telur senilai Rp110 ribu/KK yang pendistribusianya direncanakan akan dilaksanakan oleh warung elektronik mulai Juli ini. 
 
Namun proses pendistribusianya masih menunggu kesiapan penyediaan mesin EDC dan warung elektroniknya. Untuk pengambilan bantuan itu maka kartu terlebih dulu digesek pada mesin EDC terlebih dulu. 
 
Ia menjelaskan, sampai saat ini jumlah warung elektronik yang sudah siap ditunjuk menjadi penyalur rastra itu baru mencapai 136 warung dari 131 pekon dan 5 kelurahan. Menurutnya, setiap warung elektronik idealnya melayani 250 KK artinya setiap pekon/kelurahan bisa saja lebih dari 1 warung yang ditunjuk. 
 
Ia menilai pendistribusian rastra melalui sistem ini terkendala blankspot karena ada beberapa pekon yang belum memiliki jaringan internet. Karena itu bagi masyarakat yang daerahnya blankspot maka pengambilan bantuan secara elektronik itu bisa dilayani oleh warung elektronik di pekon terdekat. 
 

Parosil Minta Giatkan Literasi di Sekolah
Lampung

Parosil Minta Giatkan Literasi di Sekolah

LIWA (Lampost.co) -- Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus didampingi bunda literasi Partinia, melaksanakan upacara di SMPN 3 Liwa, Senin (15/7/2019).

4 Kecamatan di Lambar Gelar Bursa Inovasi Pekon
Lampung

4 Kecamatan di Lambar Gelar Bursa Inovasi Pekon

LIWA (Lampost.co) -- Bursa inovasi desa cluster ll Lampung Barat untuk Kecamatan Batu ketulis, Sekincau, Belalau, dan Pagar dewa yang dihelat di Kecamatan Batuketulis, Jumat (12/7/2019), dibuka oleh staf ahli Bidang Pemerintahan Ruspan Anwar mewakili bupati.

146 Grup Nyambai Meriahkan Festival Sekala Bekhak VI
Lampung

146 Grup Nyambai Meriahkan Festival Sekala Bekhak VI

LIWA (Lampost.co) -- Sebanyak 146 Grup Nyambai dari 15 kecamatan di Lampung Barat, ikut ambil bagian dalam memeriahkan Festival Sekala Bekhak ke-VI di kawasan Sekuting Terpadu kecamatan Balik Bukit. 

Bupati Lambar Apresiasi Kinerja Jajarannya, Lampung Barat Keluar dari Status Daerah Tertinggal
Lampung

Bupati Lambar Apresiasi Kinerja Jajarannya, Lampung Barat Keluar dari Status Daerah Tertinggal

LIWA (Lampost.co)-- Parosil mengapresiasi kerja jajaran dan dukungan warga yang berhasil menghantarkan Lambar keluar dari status daerah tertinggal. Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus, mengapresiasi upaya dan kerja keras serta terobosan yang di lakukan oleh seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup pemerintah kabupaten Lampung Barat menghantarkan Lampung Barat keluar dari status daerah tertinggal. 
 
Status ini tepat dimasa kepemimpinan Pasangan Parosil Mabsus-Mat Hasnurin yang menginjak 18 bulan sejak dilantik pada Desember 2017 lalu. "Alhamdullilah berdasarkan hasil evaluasi, tahun ini kabupaten Lampung Barat dinyatakan keluar dari status daerah tertinggal. Tentu ini patut kita sukuri bersama bahwa upaya dan komitmen serta kerja keras semua pihak membuahkan hasil," kata Parosil, Rabu (3/7/2019).  
 
"Sebetulnya selama ini yang membuat Lambar masuk kategori daerah tertinggal itu salah satunya karena faktor rawan bencana. Karena kalau mau jujur di Lambar tidak lagi ditemukan rumah yang berdiding geribik, beratap ijuk, termasuk berlantai tanah saja sudah sulit dijumpai, artinya  masyarakat mayoritas sejahtera," kata Parosil. 
 
Menurutnya, proses evalusai hingga menuju Lampung Barat hebat dan sejahtera benar-benar terujud. "Tentu dangan keluar dari status daerah tertingal memiliki konsekuensi, salah satunya anggaran. tapi kita harus lebih efisien efektif dan tepat manfaat dalam penggunaan anggaran yang ada ke depannya," tutupnya. 
 

Disbunnak Lambar Perioritaskan Peningkatan Produksi dan Mutu
Lampung

Disbunnak Lambar Perioritaskan Peningkatan Produksi dan Mutu

LIWA (Lampost.co)-- Program pembangunan tahun 2020, Dinas Perkebunan dan Peternakan Lampung Barat akan memperioritaskan peningkatan produksi, produktivitas dan mutu tanaman perkebunan. Plt Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Lampung Barat Agustanto Basmar, Minggu (9/6/2019), mengatakan adapun sejumlah program perkebunan yang menjadi perioritas pembangunan di tahun 2020 itu antara lain, pengembangan tembakau bagi kelompok tani dengan target luas tanam 10 Ha.

Pimpinan Bank Lampung Liwa Klarifikasi Keluhan Guru saat Pencairan Dana BOS
Lampung

Pimpinan Bank Lampung Liwa Klarifikasi Keluhan Guru saat Pencairan Dana BOS

LIWA (Lampost.co)-- Manajemen Bank Lampung kantor cabang pembantu Liwa angkat bicara terkait keluhan sejumlah guru dari berbagai kecamatan di Lampung Barat yang antre panjang saat oencairan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), lembaga PAUD, SD dan SMP se-Lampung Barat pada Senin-Selasa (27-28/5/2019).