KoalisiLampungKece

Mustafa Isyaratkan Kemungkinan Penambahan Parpol dalam Koalisi Lampung Kece
Pilkada

Mustafa Isyaratkan Kemungkinan Penambahan Parpol dalam Koalisi Lampung Kece

GUNUNG SUGIH (lampost.co) -- Meski telah aman dengan jumlah partai politik (parpol) yang tergabung dalam Koalisi Lampung Kece, Ketua DPW NasDem Lampung Mustafa mengisyaratkan akan ada penambahan parpol untuk memuluskan langkahnya menuju Lampung 1.
Isyarat tersebut disampaikan Bupati Lampung Tengah ini saat penyerahan rekomendasi Partai NasDem kepada Agung Ilmu Mangkunegara dalam pertarungan Pilkada Lampung Utara pada 2018 mendatang, Senin (18/12/2017).
“Sudah ada parpol di luar Koalisi Lampung Kece yang berkomunikasi dengan saya. Jadi ada kemungkinan ada penambahan parpol yang bergabung dengan Koalisi Lampung Kece,” ungkap Mustafa tanpa menyebutkan parpol yang ia maksud. 
Sementara itu terkait wakil gubernur, Mustafa mengaku belum bisa mengumumkan karena masih dalam proses pengkajian. “Untuk wakil masih rahasia. Insya Allah sesegera mungkin kita umumkan, mungkin minggu depan,” ujar dia. 
Mustafa menambahkan pihaknya membuka luas untuk komunikasi maupun kerja sama dari para kandidat yang akan bertarung dalam Pilgub mendatang. Namun, ia menegaskan pihaknya hanya akan maju sebagai calon gubernur bukan wakil.
“Hubungan saya dengan semua kandidat baik. Kami saling menghormati dan menghargai, kami juga terbuka luas untuk bekerja sama, namun bukan untuk menjadi wakil gubernur,” tandasnya.

Mustafa Nilai Hanura Konsisten
Pilkada

Mustafa Nilai Hanura Konsisten

BANDAR LAMPUNG (lampost.co) -- Bakal calon gubernur Lampung, Mustafa, belum bisa memastikan jadwal deklarasi dengan Ahmad Jajuli yang digadang sebagai bakal cawagub. Ia menyebut deklarasi segera digelar. "Deklarasi mudah-mudahan dalam waktu dekat ini," kata Mustafa saat menghadiri pertemuan bersama sukarelawan di Jagabaya, Way Halim, Bandar Lampung, Kamis (14/12/2017).
Bupati Lampung Tengah ini menegaskan partai koalisi pendukungnya masih solid yang meliputi NasDem, PKS, dan Partai Hanura. Parpol Koalisi Lampung Kece tetap konsisten.
Meskipun tokoh yang dipilih Mustafa sebagai cawagub adalah kader PKS, ia mengatakan Partai Hanura sebagai salah satu pendukung tetap solid. "Jika petahana melakukan komunikasi kepada Partai Hanura, ya biasa itu, biar saja," kata Ketua DPW NasDem ini. Sebelumnya, Hanura juga mengusulkan sejumlah nama untuk menjadi pasangan Mustafa.

Deklarasi Mustafa-Jajuli Tunggu Jadwal DPP
Pilkada

Deklarasi Mustafa-Jajuli Tunggu Jadwal DPP

BANDAR LAMPUNG (lampost.co) -- Deklarasi pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Provinsi Lampung Mustafa dan Ahmad Jajuli tinggal menunggu jadwal petinggi DPP partai koalisi. Koalisi Lampung Kece, parpol pendukung Mustafa, tidak ingin buru-buru mendeklarasikan diri.
Juru bicara Koalisi Lampung Kece, Ahmad Mufti Salim, mengatakan pihaknya sedang mengupayakan deklarasi pasangan Mustafa-Jajuli secepatnya. Koalisi sedang mengatur waktu bersama petinggi DPP parpol. "Deklarasi diupayakan secepatnya. Lebih dari cari waktu pimpinan pusat. Kami di daerah menyesuaikan jadwal DPP," kata Mufti kepada lampost.co, Senin (4/12/2017).
Dia mengaku tidak ingin terburu-buru untuk melakukan deklarasi. Parpol pendukung, PKS, NasDem, dan Hanura, ingin bergerak secara rapi dalam menyosialisasikan pasangan calon. "Kami kan lebih dari satu partai sehingga enggak bisa memaksakan kehendak. Kami ingin rapi, ibarat baris-berbaris bukan hanya kompak, tapi juga indah," kata Ketua DPW PKS Provinsi Lampung ini.
Menurut dia, Mustafa sudah melakukan silaturahmi kepada DPP dan tinggal mengeluarkan surat keputusan resmi untuk mendaftar ke KPU. Pihaknya memahami prosesnya pembahasan di DPP karena tidak hanya Lampung, tetapi seluruh Indonesia yang daerahnya menggelar Pilkada.
Sekretaris DPD Partai Hanura Provinsi Lampung Yozi Rizal mengatakan bahwa mengenai rekomendasi untuk Pilgub Lampung diserahkan sepenuhnya kepada DPP. "Kami serahkan kepada pusat. Kami di daerah tinggal mengamankan dan menjalankan kebijakan dari pusat," katanya.
Sebelumnya, bakal calon gubernur Mustafa mengatakan sosok anggota DPD, Ahmad Jajuli, merupakan tokoh yang tepat untuk dijadikan wakil gubernur Lampung. Ia mengatakan sosok Ahmad Jajuli memiliki pribadi yang sopan dan santun serta memiliki banyak pengalaman. 

Koalisi Lampung Kece Berlayar Menangkan Mustafa
Pilkada

Koalisi Lampung Kece Berlayar Menangkan Mustafa

GUNUNGSUGIH (Lampost.co) -- Koalisi Lampung Kece siap berlayar dalam Pilgub Lampung 2018 dengan mengusung Mustafa sebagai calon gubernur Lampung periode 2019-2024. Koalisi Lampung Kece yang terdiri dari Partai NasDem, PKS, dan Hanura ini menyatakan siap memenangkan Mustafa dalam pertarungan Pilgub 2018 nanti.
Ketua DPW PKS Lampung Mufti Salim, didampingi Ketua DPD Partai Hanura Lampung Sri Widodo, dan Sekretaris DPW Partai NasDem Lampung Fauzan Sibron, deklarasi tersebut adalah untuk menjawab pertanyaan kemana arah koalisi partai pengusung Mustafa. 
“Alhamdulillah pada sore ini kami bisa bersilaturahmi, khususnya dengan partai koalisi. Dalam hal ini kami tiga partai menyatakan hasil keputusan musyawarah bersama tiga partai bersepakat mengusung dan memenangkan Mustafa sebagai calon gubernur Lampung,” tegas Mufti Salim saat konferensi pers di RM Siang Malam, Lampung Tengah, Senin (16/10/2017).
Dia melanjutkan tiga partai koalisi juga bersepakat menamakan koalisi tersebut Lampung Kece. “Mohon doa kepada seluruh masyarakat Provinsi Lampung semoga mendapat keberkahan dan taufik inayah dan pertolongan Allah swt. Ke depan masyarakat Provinsi Lampung diharapkan lebih baik lagi dengan adanya gubernur periode 2018-2024, yakni Bapak Mustafa,” tegasnya.
Terkait dengan calon wakil gubernur yang akan mendampingi Mustafa, Mufti mengatakan Koalisi Lampung Kece akan terus menjalin komunikasi dan berdiskusi siapa calon wakil yang pantas mendampingi Mustafa pada Pilgub Lampung 2018 mendatang.
“Belum ada kesepakatan wakil yang akan menampingi. Terkait dengan sudah beredarnya beberapa nama yang dikabarkan akan mendampingi, kami pastikan belum ada satupun nama atau kesepakatan siapa yang akan ditetapkan. Nanti kami akan berdiskusi, masih cukup waktu untuk mencari pasangan yang akan mendampingi beliau. Dan akan kami umumkan jika sudha fix namanya,” urainya.
Mufti juga menambahkan Koalisi Lampung Kece tidak akan menutup diri untuk menerima partai lain yang ingin masuk berkoalisi. 
Sementara itu, calon gubernur Lampung Mustafa menyatakan terima kasih kepada partai Koalisi Lampung Kece yang sudah mendukung dan akan memperjuangkan dirinya.
“Atas dukungan ini saya akan berjuang dan bekerja bersungguh-sungguh dari amanah tiga partai koalisi ini. Minta doa dan dukungan dari masyarakat Provinsi Lampung atas pencalonan saya. Semoga perjuangan ini akan membuahkan hasil, dan membawa Lampung lebih baik serta lebih Kece,” ujar Mustafa.