Jalinpanbar

LAMPOST TV:Banjir, Jalinpanbar Putus, Kendaraan Terjebak Macet
Lampost TV

LAMPOST TV:Banjir, Jalinpanbar Putus, Kendaraan Terjebak Macet

KRUI (Lampost.co) -- Antrean kendaraan sepeda motor dan mobil memenuhi sepanjang jalan di jalinpanbar pekon Mandirisejati kecamatan Krui selatan, Pesisir barat, akibat putusnya akses jalan.

Pesisir Barat Upayakan Pemenuhan Persyaratan Peralihan Jalinpanbar
Lampung

Pesisir Barat Upayakan Pemenuhan Persyaratan Peralihan Jalinpanbar


KRUI (Lampost.co)-- Pemkab Pesisir Barat melalui OPD terkait saat ini masih melaksanakan berbagai proses dan penyusunan persyaratan untuk peralihan atau penggantian jalan lintas pantai barat (Jalinpanbar)  kabupaten itu, kepada pemerintah pusat. 

Jembatan Darurat Dibangun di Jalinpanbar Mandirisejari
Lampung

Jembatan Darurat Dibangun di Jalinpanbar Mandirisejari

KRUI (Lampost) -- Jembatan darurat yang dibangun oleh pihak Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar), untuk membantu memperlancar arus lalulintas yang ada di KM 20, jalan lintas pantai barat (Jalinpanbar) Pekon Mandirisejati, Kecamatan Krui Selatan, Kabupaten Pesibar, telah dilaksanakan.

Pemkab Pesibar Inisiatif Bangun Jembatan Darurat Jalinpanbar Mandirisejati
Lampung

Pemkab Pesibar Inisiatif Bangun Jembatan Darurat Jalinpanbar Mandirisejati

KRUI (Lampost.co) -- Jalan lintas pantai barat (Jalinpanbar) Pekon Mandirisejati, Kecamatan Krui Selatan, Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar), masih terpantau lancar. Kendaraan roda empat baik kendaraan pribadi dan bermuatan seperti truk dan fuso tetap dapat melintas di jalan sementara yang berada di tepian pantai setempat.  

Kemacetan di depan Bank Lampung Diakui Manajemen
Lampung

Kemacetan di depan Bank Lampung Diakui Manajemen

Krui (Lampost)  PIHAK Bank Lampung cabang Krui kabupaten Pesisir Barat mengakui tidak memiliki perencanaan saat menempati lokasi kantor mereka saat ini di pinggir Jalinpanbar kelurahan Pasar Krui Kecamatan Pesisir Tengah, terkait pengendalian arus lalu lintas kendaraan. Pasalnya hampir setiap hari terjadi kemacetan kendaraan motor dan mobil di jalan raya yang ada di depan kantor Bank Lampung tersebut apalagi kalau terjadi kenaikan transaksi di perbankan tersebut. 

Jembatan Bailey Mandirisejati Telah Mulai Dibongkar
Lampung

Jembatan Bailey Mandirisejati Telah Mulai Dibongkar

KRUI (Lampost.co)--Jembatan bailey (sementara) di Jalan lintas pantai barat (Jalinpanbar), Pekon Mandirisejati, Kecamatan Krui Selatan, Kabupaten Pesisir Barat yang roboh, mulai dibongkar, Rabu (8/8/2018).

BPBD Pesibar Ajukan Pembangunan Talut Penahan Abrasi
Lampung

BPBD Pesibar Ajukan Pembangunan Talut Penahan Abrasi

KRUI (Lampost.co) -- Gelombang pasang yang menghantam di sepanjang perairan laut wilayah Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar), beberapa waktu lalu, cukup banyak menimbulkan kerusakan infrastruktur dan dapat membahayakan jika tidak segera ditangani.

Abrasi Pantai Ancam Jalan Lintas Pantai Barat Mandirisejati
Lampung

Abrasi Pantai Ancam Jalan Lintas Pantai Barat Mandirisejati

KRUI (Lampost.co) -- Gelombang tinggi (rob) yang terjadi beberapa waktu lalu di perairan laut Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar), selain mengakibatkan kerugian bagi masyarakat di kabupaten setempat,  juga berakibat pada abrasi pantai dan hal itu saat ini terjadi di Laut Pantai Mandirisejati, Kecamatan Krui Selatan, Kabupaten Pesibar.  

Arus Lalu Lintas Jalinpanbar Mandirisejati Tersendat Akibat Adanya Truk Patah As
Lampung

Arus Lalu Lintas Jalinpanbar Mandirisejati Tersendat Akibat Adanya Truk Patah As

KRUI (Lampost.co) -- Arus lalu lintas jalan lintas pantai Barat (Jalinpanbar) di KM 20 tepatnya di Pekon Mandirisejati, Kecamatan Krui Selatan, Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar) Minggu (29/7/2018), sekitar pukul 09.00 WIB, sempat lumpuh.  

Gelombang Tinggi Masih Mengancam Jalinpanbar Mandirisejati 
Lampung

Gelombang Tinggi Masih Mengancam Jalinpanbar Mandirisejati 

KRUI (Lampost.co)--Jalan lintas pantai barat (Jalinpanbar) kilometer 20 Pekon Mandirisejati, Kecamatan Krui Selatan, Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar) hingga pukul 12.00 WIB sudah mulai normal dan dapat dilalui kendaraan.
Berdasarkan pemantauan Lampost.co di lokasi, Kamis (26/7/2018), gelombang besar masih kerap terjadi dan sesekali menggenangi jalan akternatif yang saat ini digunakan oleh pengendara untuk melintas. 
Namun gelombang laut sudah mulai mereda, meskipun masih ada beberapa kendaraan jenis truk yang terperosok akibat salah mengambil lajur dan satu unit motor belum dievakuasi dalam timbunan pasir.
Kendati demikian, beberapa kendaraan sepeda motor maupun kendaraan mobil sudah dapat melalui jalur tersebut.
Tidak hanya itu, sejumlah bangunan di Pantai Mandirisejati mengalami rusak parah akibat hempasan gelombang laut.
Sebelumnya, gelombang tinggi terjadi di wilayah kabupaten pesisir barat, menyebabkan naiknya air laut hingga ke tepian jalan dan pemukiman.
Selain di Pantai Mandiri, beberapa rumah yang berada di sekitar pantai  mengalami kerusakan cukup parah akibat banjir rob seperti di Kecamatan Lemong dan Pekon Kotakarang Kecamatan Pesisir Utara.

Sistem Buka Tutup Diterapkan di Lokasi Mandirisejati 
Lampung

Sistem Buka Tutup Diterapkan di Lokasi Mandirisejati 

KRUI (Lampost.co)--Arus lalu lintas yang berada di Kilometer (Km) 20, Jalan lintas pantai barat (Jalinpanbar), Pekon Mandirisejati, Kecamatan Krui Selatan, Kabupaten Pesisir Barat, terbilang ramai tersendat.  
Pada Rabu (25/7/2018), sekitar pukul 11.00 WIB, berdasarkan pantauan Lampost.co di lokasi, kndaraan yang didominasi truk bermuatan dan fuso mengantre panjang dilokasi. Terjadi antrean panjang baik dari Bandar Lampung–Krui, maupun sebaliknya sepanjang 200 meter.  
Kapolsek Pesisir Tengah, Kompol Sarial Efendi, melalui Kanit Lantas 1 Ipda M. Affandy, mengatakan bahwa untuk arus lalu lintas di lokasi Jalinpambar Mandirisejati saat ini diberlakukan sistem buka tutup, hal itu untuk mengurai kemacetan dilokasi.  
“Saat ini kita berlakukan sistem buka tutup, untuk mengurai kemacetan yang terjadi. Sebab ketika air laut rob, kendaraan tidak dapat melintas,  begitu air rob turun barulah kendaraan dapat melintas namun dengan berhati-hati,  jangan sampai terjerembab dijalur berpasir,” ujarnya.  
Hingga siang ini, anggota Satlantas Kepolisian setempat masih mengatur lalu lintas di lokasi dan dibantu juga oleh Dinas Perhubungan, serta Satpol-PP Pesisir Barat.  
 

Tanggul Penahan Ombak di Jalinpanbar Jebol, 3 Motor Hanyut  
Lampung

Tanggul Penahan Ombak di Jalinpanbar Jebol, 3 Motor Hanyut  

KRUI (Lampost.co)--Akibat laut pasang dengan intensitas gelombang cukup besar, tanggul penahan ombak laut di Jalinpanbar Pekon Mandirisejati, Kecamatan Krui Selatan, Kabupaten Pesisir Barat jebol, pada Selasa (24/7/2018) sekitar pukul 18.00 WIB. 

Material Pembangunan Jembatan di Jalinpanbar Mulai Berdatangan
Lampung

Material Pembangunan Jembatan di Jalinpanbar Mulai Berdatangan

KRUI (Lampost.co)--Pembangunan jembatan di Jalan lintas pantai barat (Jalinpanbar) Kilometer (KM) 20, tepatnya di Pekon Mandirisejati,  Kecamatan Krui Selatan,  Kabupaten Pesisir Barat segera dipercepat. Sejumlah material pembangunan telah berada di sekitar lokasi. 

Dilarang, Masih Ada Fuso yang Nekat Lewat Jalinpanbar
Lampung

Dilarang, Masih Ada Fuso yang Nekat Lewat Jalinpanbar

KRUI(Lampost.co)--Akibat tidak mematuhi aturan dari petugas, dua mobil truk fuso terjebak di Jalan Lintas Pantai Barat (Jalinpanbar) yang putus di Pekon Mandirisejati kecamatan Krui Selatan, Pesisir Barat.

Jalinpanbar Masih Tergenang, Kendaraan Diminta Pilih Jalur Tengah  
Lampung

Jalinpanbar Masih Tergenang, Kendaraan Diminta Pilih Jalur Tengah  

KRUI (Lampost.co)--Polres Lampung Barat meminta kendaraan bermuatan besar agar memilih jalur lintas tengah atau lewat Liwa, karena Jalinpanbar Mandirisejati,  Kecamatan Krui Selatan,  Kabupaten Pesisir Barat kondisinya masih belum memungkinkan untuk dilalui kendaraan besar.
Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Lampung Barat (Lambar) AKBP Tri Suhartanto, mengatakan untuk saat ini arus lalu lintas yang berada di Kilometer 20 tepatnya di jalan lintas pantai barat (jalinpanbar) Mandirisejati,  Kecamatan Krui Selatan,  Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar),  tersendat diakibatkan air laut kerap menggenangi jalur alternatif yang berada di tepian pantai tersebut.  
“Arus lalu lintas saat ini (kemarin red) tersendat, mengingat air laut naik atau pasang.  Kami juga mengimbau kepada masyarakat pengguna jalan apabila hendak menuju Bengkulu atau sebaliknya melalui Krui sebaiknya melalui jalur tengah atau Liwa,” ujarnya saat ditemui di lokasi,  Kamis (28/6/2018) sore.  
Pihaknya menegaskan  pengalihan arus lalu lintas tersebut bertujuan agar tidak memperparah kondisi lalu lintas yang berada di lokasi Jalinpanbar.  “Sebab untuk saat ini kondisi cuaca di Pesisir Barat sedang tidak stabil,  dan hal itu dapat membahayakan pengendara yang melintas di jalur alternatif Mandirisejati karena kondisi jalur yang berpasir,” urainya.  
 

LAMPOST TV: Jalinpanbar Hanya Bisa Dilewati Saat Air Laut Surut
Lampost TV

LAMPOST TV: Jalinpanbar Hanya Bisa Dilewati Saat Air Laut Surut

KRUI (Lampost.co) -- Arus lalu lintas yang berada di Jalan lintas pantai barat (Jalinpanbar) Mandirisejati, Kecamatan Krui Selatan, Kabupaten Pesisir Barat, perlahan mulai kembali normal. Para pengendara mobil pribadi roda empat dan bermuatan dapat melalui jalur alternatif yang berada di tepian pantai Mandirisejati, Selasa (26/6/2018).  

Arus Mudik di Jalinpanbar Normal dan Lancar
Mudik Dan Lebaran

Arus Mudik di Jalinpanbar Normal dan Lancar

KRUI (Lampost.co)--Kondisi lalu lintas kendaraan di jalan lintas pantai barat (Jalinpanbar) kabupaten Pesisir Barat saat ini relatif lancar, dan tidak terjadi kenaikan intensitas kendaraan yang signifikan. 
Pemantauan Lampost.co di sepanjang jalinpanbar Kecamatan Pesisir Tengah, krui Selatan dan Pesisir Selatan,  Senin (11/6/2018), meski telah masuk waktu arus mudik Lebaran, namun kondisi jumlah kendaraan motor dan mobil tetap lancar tanpa ada hambatan. 
Termasuk di lokasi jalan darurat di Pekon Mandiri Sejati Kecamatan Krui Selatan,  kondisi lalu lintas kendaraan lancar,  meski harus memperlambat laju kendaraan motor mobil sebab badan jalan yang ada adalah pasir di pantai itu.
kanitlantas Polsek Pesisir Tengah Ipda Muhammad Affandi, saat bertemu di posko rest area di lokasi jalan putus tersebut, mengatakan saat ini arus kendaraan relatif lancar aman terkendali, beberapa pemudik memanfaatkan fasilitas yang ada ditempat itu untuk beristirahat melepas lelah, sholat dan lainnya. 
"Ya memang saat ini masih rata rata air belum ada lonjakan arus kendaraan yang signifikan,  beberapa pemudik singgah di sini untuk beristirahat sejenak, " kata Affandi. 

Sempat di Guyur Hujan Lebat,  Jalur Perlintasan Mandirisejati Masih Aman Diilalui Kendaraan
Lampung

Sempat di Guyur Hujan Lebat, Jalur Perlintasan Mandirisejati Masih Aman Diilalui Kendaraan

KRUI (Lampost.co) -- Sempat diguyur hujan lebat pada Kamis (31/5/2018), kondisi jalan lintas pantai Barat (Jalinpanbar) di Pekon Mandirisejati,  Kecamatan Krui Selatan,  Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar) masih aman dilalui kendaraan.

Lalu Lintas di Jalinpanbar Pekon Mandirisejati Sudah Normal
Lampung

Lalu Lintas di Jalinpanbar Pekon Mandirisejati Sudah Normal

KERUI (Lampost.co)--Pasca banjir yang menyebabkan jalan darurat di Jalinpanbar Pekon Mandirisejati Kecamatan Krui Selatan,  Pesisir Barat, tidak dapat dilalui kendaraan, saat ini kondisi jalan pantai tersebut telah kembali lancar. 
Pemantauan Lampost.co,  di lokasi pada Jumat (16/3/2018), lalu lintas kendaraan di jalan darurat itu telah kembali normal. 
Depis, warga yang menjadi relawan menjaga lokasi tersebut mengatakan pada saat banjir atau air pasang yang terjadi pada Senin (12/3), jalan darurat tersebut memang tidak dapat dilalui kendaraan, namun hal tersebut tidak berlangsung lama. 
"Ya air pasang waktu itu dengan tinggi hampir sepinggang orang dewasa kendaraan memang gak bisa lewat tetapi tidak berlangsung lama hanya sekitar setengah jam,  setelah itu surut kendaraan dapat melewatinya kembali. Kalau sekarang sudah lancar,  bahkan kendaraan besar seperti fuso pun dapat lewat sini," kata Depis.
Banjir di tempat itu ditentukan oleh keadaan air di hulu sungai Way Mahnay, meskipun tidak terjadi hujan ditempat itu namun apabila di bagian hulu hujan dan terjadi luapan maka kemungkinan banjir dapat kembali terjadi. 
"Gak mesti di sini hujan, kalau hujan di hulu terjadi luapan air maka di sini bisa terjadi banjir," ujar dia. 
Saat ini, pihaknya membatasi lebar ruas jalan hanya selebar tiga meter.  Namun kata dia,  meski sempit badan jalan yang ada cukup kuat menahan kendaraan berkapasitas besar. 
"Banyak yang nanya ke kami kenapa ruas jalan disempitkan. Ini untuk pemadatan jalan. Sekarang mobil besar juga dapat lewat. Modalnya mesin alkon saja, secara alami pasir yang sudah panas oleh terik matahari dan dilindas kendaraan besar seperti tronton,  maka pemadatannya lebih hebat dibandingkan grider (alat pemadat).  Setelah itu disiram air sedikit akan padat seperti batu.  Kalau pun digunakan material untuk jalan ini saya kira percuma. Tetapi memang setiap kali lokasi ini terjadi banjir perlu dilakukan perbaikan.  Seperti sekarang di minggu ini kami warga yang ditugaskan menjaga lokasi ini memang masih siaga siapa tahu banjir kembali terjadi," pungkasnya.