Tiga Pekan Jelang Iduladha, Harga Bahan Pokok di Pasar Jatimulyo Masih Stabil

Hingga Selasa, 5 Mei 2026, belum terlihat adanya lonjakan harga yang signifikan untuk sejumlah komoditas pokok.

Editor Ricky Marly
Rabu, 06 Mei 2026 06:44 WIB
Tiga Pekan Jelang Iduladha, Harga Bahan Pokok di Pasar Jatimulyo Masih Stabil
Harga bahan pokok di Pasar Jatimulyo masih stabil. (dok. Lampost.co)
Iklan Artikel 1

Bandar Lampung (Lampost.co) — Memasuki pekan ketiga menjelang Hari Raya Iduladha 1447 H, stabilitas harga sejumlah komoditas bahan pokok di Pasar Jatimulyo, Lampung Selatan, terpantau masih stabil.

Hingga Selasa, 5 Mei 2026, belum terlihat adanya lonjakan harga yang signifikan untuk sejumlah komoditas pokok.

Berdasarkan pantauan di lapangan, arus distribusi barang dari distributor menuju pasar tradisional ini masih tergolong lancar. Kondisi ini pun yang menjadi faktor utama terjaganya keseimbangan antara pasokan dan permintaan.

Beberapa komoditas penting seperti cabai merah dengan harga sekitar Rp45.000 per kilo gram. Cabai hijau Rp40.000 per kilo gram dan cabai setan besar Rp55.000 per kilo gram.

Iklan Artikel 2

Kemudian komoditas bawang merah dan bawang putih juga tetap stabil sekitar Rp38.000 hingga Rp40.000 per kilo gram.

Iklan Artikel 3

Komoditas ayam dan daging juga masih terpantau stabil. Kondisi ini menunjukkan harga yang konsisten dalam beberapa hari terakhir.

Baca Juga:

Pejabat Daerah Diminta Aktif Kendalikan Kenaikan Harga

Masih Normal

Siti, salah satu pedagang sayur di Pasar Jatimulyo, mengungkapkan bahwa meski permintaan mulai merangkak naik, stok dari tingkat pengepul masih melimpah.

“Biasanya kalau mau Lebaran haji, kenaikan baru terasa di H-7. Untuk sekarang, harga cabai dan bawang masih normal, belum ada kenaikan dari pusat,” ujar Siti.

Agus, salah satu pedagang ayam mengatakan permintaan daging ayam belum mengalami peningkatan dan harga masih stabil dari pemasok. Ia memperkirakan kenaikan permintaan akan terjadi sepekan jelang Lebaran.

“Kalau sekarang masih normal-normal saja harga dan juga pembelinya. Biasanya kalau sudah H-7 sampai H-3 baru mulai ada peningkatan permintaan,” ujarnya.

Meski saat ini terpantau stabil, para pelaku usaha berharap Dinas Perdagangan setempat untuk melakukan monitoring harga secara berkala. Langkah ini guna memastikan harga tetap stabil dan menjaga daya beli masyarakat.

Masyarakat untuk tidak melakukan panic buying atau pembelian secara berlebihan. Mengingat stok pangan nasional, khususnya di Lampung, dilaporkan dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan Iduladha tahun ini.

(Fauzan Al Djabar/Magang)

Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update

Iklan Artikel 4

BERITA TERKINI