Salah satu faktor pemicu adalah meningkatnya ketegangan konflik di kawasan Timur Tengah yang memengaruhi stabilitas energi dunia.
Bandar Lampung (Lampost.co) — Anggota Komisi VII DPR RI, Rycko Menoza SZP, meminta pemerintah pusat melalui kementerian terkait memberikan kelonggaran atau dispensasi khusus bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Hal ini menyusul kenaikan harga Liquefied Petroleum Gas (LPG) nonsubsidi.
Menurutnya, kenaikan harga elpiji ukuran 12 kilogram dan 5,5 kilogram mulai memberikan dampak signifikan terhadap biaya operasional pelaku UMKM. Terutama bagi usaha kuliner dan sektor usaha kecil yang bergantung pada penggunaan elpiji.
“Kami berharap ada kebijakan khusus, minimal diberikan jeda waktu atau dispensasi bagi pelaku UMKM yang bergantung pada penggunaan LPG,” ujar Rycko di Bandar Lampung.
Ia menjelaskan, saat ini kondisi ekonomi global sedang menghadapi dinamika yang cukup berat. Salah satu faktor pemicu adalah meningkatnya ketegangan konflik di kawasan Timur Tengah yang memengaruhi stabilitas energi dunia.
Gangguan jalur logistik internasional, termasuk di kawasan Selat Hormuz, disebut menjadi salah satu faktor yang berdampak pada kenaikan harga energi di berbagai negara. Hal ini juga mempengaruhi situasi di Indonesia.
Meski demikian, politisi Partai Golkar tersebut menegaskan bahwa perlindungan terhadap pelaku UMKM harus tetap menjadi prioritas pemerintah. Dengan demikian, aktivitas ekonomi masyarakat kecil tidak terganggu.
“Jika penyesuaian harga memang tidak bisa dihindari karena kondisi global, maka kementerian harus memberikan insentif tambahan di luar skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang sudah ada selama ini,” tegasnya.
Rycko menilai langkah mitigasi yang cepat dan tepat sangat diperlukan untuk menjaga daya beli masyarakat. Upaya ini juga dilakukan untuk memastikan keberlangsungan usaha UMKM, khususnya di Provinsi Lampung, di tengah fluktuasi harga energi dunia.
Ia berharap aspirasi tersebut dapat segera dikaji pemerintah sebagai bagian dari upaya memperkuat perekonomian nasional di tengah ketidakpastian geopolitik global.
Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update