Pilar ketiga dalam penguatan ekonomi syariah adalah dukungan pembiayaan terhadap berbagai aktivitas usaha berbasis syariah agar ekosistem ekonomi dapat tumbuh lebih kuat.
Bandar Lampung (Lampost.co) — Pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Provinsi Lampung dinilai menjadi salah satu strategi penting dalam memperkuat sektor riil sekaligus menjaga pertumbuhan ekonomi daerah tetap berada di atas 5 persen pada 2026.
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Lampung, Bimo Epyanto, mengatakan perubahan pola hidup masyarakat agar lebih dekat dan familiar dengan ekonomi syariah memang tidak mudah dilakukan dalam waktu singkat.
Namun, hal itu tidak menghentikan upaya berbagai pihak untuk terus memasyarakatkan ekonomi dan keuangan syariah.
Menurutnya, pemahaman dan gaya hidup masyarakat sangat memengaruhi bagaimana konsumen maupun produsen berinteraksi dengan aktivitas ekonomi syariah.
“Yang paling utama adalah edukasi dan peningkatan literasi masyarakat terkait ekonomi dan keuangan syariah. Itu menjadi fondasi penting, karena tanpa pemahaman dan kesadaran akan lebih sulit,” ujar Bimo di acara Lampung Sharia Economic Festival sebagai rangkaian Road to Festival Ekonomi Syariah Sumatera 2026.
Selain edukasi dan literasi, Bimo menyebut aspek teknis juga menjadi perhatian utama, yakni memastikan masyarakat dapat menjalankan aktivitas ekonomi sesuai kaidah syariah.
Ia mencontohkan pada pengolahan produk makanan berbahan daging. Proses penyembelihan, pengolahan, hingga penyajian harus memenuhi standar halal agar dapat memperoleh sertifikasi halal. “Selain memenuhi kaidah agama, dari sisi kesehatan juga menjadi lebih terjamin,” katanya.
Pilar ketiga dalam penguatan ekonomi syariah adalah dukungan pembiayaan terhadap berbagai aktivitas usaha berbasis syariah agar ekosistem ekonomi dapat tumbuh lebih kuat.
Bimo optimistis berbagai upaya tersebut mampu menjaga pertumbuhan ekonomi Lampung tetap positif. “Kegiatan ekonomi syariah ini menjadi bagian dari upaya menjaga pertumbuhan ekonomi Lampung agar tetap berada di atas 5 persen,” jelasnya.
Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update