#pendidikan#pembinaansekolah

YPA-MDR Terapkan Pembinaan Sekolah Berkelanjutan Selama Pandemi Covid-19

( kata)
YPA-MDR Terapkan Pembinaan Sekolah Berkelanjutan Selama Pandemi Covid-19
Virtual media gathering yang diadakan YPA-MDR, Selasa, 30 Juni 2020.Istimewa

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Yayasan Pendidikan Astra Michael D Ruslim (YPA-MDR) tetap menjaga komitmen untuk terus berkontribusi terhadap dunia pendidikan Indonesia. Dalam menghadapi situasi pandemi Covid-19, yayasan di bawah naungan PT Astra International itu mengubah pola dengan menerapkan strategi pembinaan yang berkelanjutan.

Pola pendampingan dan pembinaan kepada sekolah binaan lebih dinamis dengan mengedepankan kegiatan secara online. Kemudian melakukan penguatan kelompok guru bidang studi ataupun kelas untuk berkolaborasi dan berbagi dalam upaya peningkatan kemampuan pembelajaran.

Hal tersebut dikatakan Sekretaris Pengurus YPA-MDR Kristanto pada virtual media gathering yang diadakan YPA-MDR, Selasa, 30 Juni 2020. Kegiatan diikuti Ketua Pengurus YPA-MDR Herawati Prasetyo, Kepala SMPN 1 Tanjungsari, Lampung Selatan, Kaolan, sebagai salah satu sekolah binaan, dan perwakilan media.

Kristanto melanjutkan selama pandemi yayasan yang memiliki 98 sekolah binaan itu juga mendorong optimalisasi pemangku kepentingan sekolah, seperti komite sekolah dan orang tua siswa, dalam mendukung  pelaksanaan belajar dari rumah. Selain itu, berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan setempat terkait perubahan pola pembinaan yang dilakukan yayasan.

"YPA-MDR dalam masa pandemi Covid-19 ini melakukan pola pembinaan jarak jauh secara online kepada sekolah binaan yang memadai akses internet, seperti melalui telekonferensi dan webinar. Ada juga yang pembinaan yang dilakukan semi-offline dan full offline karena kendala akses internet," katanya.

Kepala SMPN 1 Tanjungsari, Kaolan, dalam pemaparannya menjelaskan sekolahnya selama pandemi melakukan pembelajaran jarak jauh dengan tingkat keberhasilan pembelajaran mencapai 85 persen. "Sekolah sudah menyiapkan tim pembelajaran jarak jauh yang menyusun program kegiatan dan mendampingi guru atau wali kelas. Selanjutnya berkoordinasi dengan siswa dan orang tua untuk menyiapkan alat pembelajaran daring," ujarnya.

Muharram Candra Lugina



Berita Terkait



Komentar