#kelompoktani#pertanian#beritapesawaran

Yonif 9 Mar/Beruang Hitam Bentuk Kelompok Tani Binaan

( kata)
Yonif 9 Mar/Beruang Hitam Bentuk Kelompok Tani Binaan
Foto: Dok

Pesawaran (Lampost.co): Dalam rangka menciptakan swasembada pangan nasional, Danyonif 9 Mar Letkol Mar James Munthe, M. Tr (Hanla) memperkuat program ketahanan pangan dengan melakukan registrasi pembentukan kelompok tani binaannya, Kamis, 24 September 2020.

Pembentukan kelompok tani itu merupakan salah satu program dari satuan atas sekaligus menjaga perekonomian khususnya sektor pertanian karena saat ini berbagai sektor terdampak akibat maraknya virus Covid-19 di Provinsi Lampung khususnya di Kabupaten Pesawaran.

Danyonif 9 Marinir Letkol Mar James Munthe mengatakan pembentukan kelompok tani itu bertujuan memperkuat para petani binaan untuk bisa lebih berkembang dengan bertambahnya anggota.

"Melihat sektor luasnya lahan yang dijadikan sebagai lahan ketahanan pangan terutama pada tanaman padi. Dengan memberikan edukasi dalam bentuk pelatihan kepada masyarakat mengubah lahan-lahan kosong atau tidur di wilayah Kesatrian Yonif 9 Mar menjadi lahan pertanian dengan cara yang lebih modern, efektif, dan produktif," kata dia.

Kegiatan tersebut bersinergi dengan UPTD BPPP (Balai Pelaksana Penyuluhan Pertanian) Pesawaran yang diketuai oleh Budiman sebagai KUPT, Lukman sebagai KJF, dan Agung sebagai penyuluh pedamping Desa Batumeyan untuk melegalitas kelompok tani agar dapat mengikuti aturan pemeritah. Tiga kelompok tani yang dibentuk yakni Kelompok Tani Beruang Hitam Kompi Gorilla , Kelompok Tani Beruang Hitam Kompi Harimau, dan Kelompok Tani Beruang Hitam Kompi Jaguar.

Diketahui, kegiatan ini merupakan program pemberdayaan masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan di usaha budidaya tanam padi dan jagung yang didukung Binpotmar (Pembinaan Potensi Maritim) TNI AL. Tak hanya mendapat penyuluhan dan pelatihan, para petani juga mendapatkan ilmu pengetahuan dari ekspose teknologi tepat guna kemajuan di bidan Pertanian.

"Kami berharap kegiatan ini bisa meningkatkan produktivitas lahan pertanian yang berwawasan lingkungan atau penerapan ekonomi hijau, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat, khususnya para petani,” kata Danyonif 9 Marinir Letkol Mar James Munthe.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar