#dagingpalsu#persidangan#hukum#ylki

YLKI Pertanyakan Pertimbangan Hukum Soal Vonis Rendah Pemilik Darlene's Steak

( kata)
YLKI Pertanyakan Pertimbangan Hukum Soal Vonis Rendah Pemilik Darlene's Steak
Foto: Dok


Bandar Lampung (Lampost.co): Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) wilayah Lampung menilai vonis rendah terhadap pemilik restoran Darlene's Steak atas nama Sulantip Teja patut dipertanyakan.

"Semua sama dalam kedudukan hukum. Artinya bagaimana mungkin orang yang sudah lanjut usia menjual produk tidak sesuai dengan menu yang semestinya," kata Ketua YLKI Subadra Yani Moersalin, Minggu, 25 Oktober 2020.

Baca juga: Pemilik Resto Darlene's Steak Divonis Penjara 1 Bulan 10 Hari dengan Alasan Lanjut Usia

Menurutnya, lanjut usia memang bisa menjadi pertimbangan untuk meringankan namun tidak dapat membebaskan hukuman seperti itu. Semestinya harus melihat sisi hukum UU perlindungan konsumen. "Bagaimana mungkin UU konsumen dapat ditegakkan kalau tidak memiliki efek jera. Perbuatan melawan hukum harus ditegakkan seadil-adilnya," kata Subadra Yani. 

Sebelumnya hakim Pengadilan Negeri Tanjungkarang memvonis pemilik restoran Darlene's Steak atas nama Sulantip Teja Alias Ipun dengan pidana penjara selama 1 bulan dan 10 hari. Hal ini terungkap di persidangan yang di gelar di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Jumat, 23 Oktober 2020.

Hakim Ketua Efiyanto usai sidang mengatakan bahwa terdakwa Sulantip Teja sudah lanjut usia. Selain itu penglihatannya sudah tidak normal lagi. Hal ini salah satu pertimbangan dan juga termasuk hal-hal yang meringankan terdakwa.

Adi Sunaryo







Berita Terkait



Komentar