#bantuanalsintan#ybmbri#bri#beritametro

YBM BRI Serahkan Bantuan Alat Pertanian Senilai Rp249 Juta ke Petani di Metro

( kata)
YBM BRI Serahkan Bantuan Alat Pertanian Senilai Rp249 Juta ke Petani di Metro
Foto: Lampost.co/Suprayogi

METRO (Lampost.co) -- Yayasan Baitul Maal (YBM) BRI meyerahkan bantuan dalam rangka kegiatan launching program Peningkatan Keterampilan Usaha Rakyat (PPKUR) di Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Metro Utara, Selasa (6/8/2019).

Ketua Kelompok Tani Budiono menyampaikan ucapkan terima kasih kepada tim pembina Yayasan Baitul Maal (YBM) BRI yang sudah memberikan bantuan kepada petani sebesar Rp249 juta yang dibagi kepada lima kelompok dengan masing-masing kelompoknya berjumlah 10 orang. Jadi per kelompok mendapatkan bantuan senilai Rp49,8 juta. Dana tersebut telah dibelanjakan untuk pembelian rotari 5 unit, diesel sedot air, tangki semprot, paranet, pupuk pestisida, dan juga bibit sayur mayur. 

"Kedepannya kami juga ingin membentuk agrowisata, sehingga para petani tidak hanya menanam sayuran saja tetapi juga bisa mendapatkan penghasilan lain dari agrowisata tersebut. Selain itu kami juga mengharapkan bantuan dari pemerintah agar dapat membangunkan lumbung penyimpanan untuk hasil pertanian," kata Budiono. 

Dewan Pembina Yayasan Baitul Maal (YBM) Wilayah Bandar Lampung, Jhon Sarjono, mengatakan Bank BRI tidak hanya mengurusi masalah bisnis dan komersial saja. Pihaknya juga punya satu bentuk program kepedulian sosial pada masyarakat.

"Apa yang akan kita lakukan hari ini adalah salah satu bentuk program seperti itu yaitu PPKUR. Tujuan utama PPKUR ini adalah untuk memberdayakan para usaha kecil khususnya petani agar punya kemandirian usaha yang lebih baik dengan berbagai program pendampingan maupun program stimulan pemberian modal usaha. Sehingga harapannya petani kecil ini untuk kedepannya bisa mengembangkan usahanya lebih lanjut lagi," kata dia.

Wakil Wali Kota Metro Djohan juga menyampaikan terima kasih dan mengapresiasi pada Bank Rakyat Indonesia (BRI) sudah membantu rakyat Kota Metro, khususnya di Karangrejo. Petani dapat maju karena kerja sama bank, begitu juga dengan bank. "Usahakan setiap kelompok dapat menggunakan fasilitas yang telah diberikan bank dan pemerintah hanya membantu sarana dan prasarana," katanya.

Suprayogi



Berita Terkait



Komentar