#bandarlampung#lampung#otomotif#astra

Yayasan Pendidikan Astra Inisiasi Sanggar Anak Seni Nusantara

( kata)
Yayasan Pendidikan Astra Inisiasi Sanggar Anak Seni Nusantara
Pertunjukan seni yang dipersembahkan oleh siswa binaan Yayasan Pendidikan Astra–Michael D Ruslim (YPA-MDR).

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Sebagai bentuk komitmen untuk meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia, PT Astra International Tbk melalui Yayasan Pendidikan Astra–Michael D Ruslim (YPA-MDR) menginisiasi pembentukan Sanggar Anak Seni Nusantara yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, khususnya di wilayah pembinaan YPA-MDR.

Ketua Pengurus YPA-MDR Herawati Prasetyo menjelaskan, berlandaskan konsep pembinaan empat pilar, yakni akademik, karakter, seni budaya, dan kecakapan hidup, YPA-MDR menciptakan sinergi antara sekolah dan masyarakat sekitar untuk melahirkan SDM unggul, cerdas, berkarakter, sekaligus memiliki keterampilan sesuai kearifan lokal, salah satunya seni budaya. 

YPA-MDR juga bersinergi dengan para praktisi, dan seniman lokal dalam pembentukan sanggar seni budaya, antara lain sanggar anak seni nusantara Leuwiliang di Bogor, sanggar anak seni nusantara Laras Peni Artati di Pacitan, sanggar anak seni nusantara Sekar Jati Laras di Bantul, sanggar anak seni nusantara Tanjung Budaya di Lampung Selatan, dan sanggar anak seni nusantara Cipta Kreasi di Kabupaten Lampung Selatan.

"Pembentukan Sanggar Anak Seni Nusantara ini merupakan bentuk nyata kepedulian YPA-MDR serta masyarakat untuk melestarikan dan mengembangkan nilai-nilai seni budaya dalam rangka memperkuat seni budaya nasional," kata Herawati dalam rilis yang diterima lampost.co, Rabu 9 Oktober 2019.

Yayasan Pendidikan Astra Michael D. Ruslim (YPA-MDR) yang berdiri sejak 2009 merupakan salah satu yayasan dari 9 yayasan yang dimiliki PT Astra International Tbk yang bergerak di bidang layanan pendidikan, sebagai salah satu pelaksana tugas CSR, khususnya pilar Astra untuk Indonesia Cerdas. 

Sejak 2009 hingga kini, YPA-MDR telah membina 90 sekolah negeri, 1.116 guru, dan 18.252 siswa. Terdiri dari 66 SD, 19 SMP, dan 5 SMK yang terletak di Lampung Selatan, Bogor, Serang, Gunungkidul, Bantul, Pacitan, Kutai Barat, Kupang, Rote Ndao, Kapuas, dan Barito Utara.

 

Adv

Berita Terkait

Komentar