terorisme

Yayasan One Care Diduga Biayai Terorisme

( kata)
Yayasan One Care Diduga Biayai Terorisme
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono dalam konferensi pers yang disiarkan lewat Instagram resmi. (Dok)


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Mabes Polri mengungkap tiga sumber pembiayaan terorisme, khususnya kelompok Jamaah Islamiah (JI).

Pertama, melalui kotak amal yang disebar, khususnya diduga melalui Lembaga Amil Zakat (LAZ) Abdurahman bin Auf (ABA). 

Kedua diduga melalui yayasan One Care. Ketiga melalui anggota JI di seluruh Indonesia yang sudah bekerja sebagai pedagang. Mereka menyisihkan 5% penghasilannya untuk disetor ke JI Pusat. Pendanaan ini juga digunakan untuk Zulkarnaen dan Taufiq Ulaga.

"Yayasan One Care sedang kita cek (selidiki) dari mana yayasan ini," ujar Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono, Jumat, 18 desember 2020. 

Dari pemeriksaan para tersangka kelompok JI, ditengarai jumlah anggotanya sebanyak 6.000 dan masih aktif. "Ini yang jadi perhatian kita," katanya. 

Selain itu, Argo tak menampik selama pelarian, Zulkarnaen dan Taufiq Ulaga masih aktif dalam kegiatan JI. "Dalam pelariannya, ia dibantu dengan sel-sel aktif JI, disitu kadang dia berdakwah," katanya. 

Penelusuran lampost.co, One Care merupakan yayasan sosial yang menerima bantuan dan terfokus pada program peduli pendidikan, kemanusiaan, dan pangan. Yayasan tersebut terletak di Jalan Gusti Ngurah Rai, No.24, RT.2/RW.11, Pd. Kopi, Kecamatan Duren Sawit, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta. 

 

Ricky Marly







Berita Terkait



Komentar