organikpertanian

Wujudkan Ketahanan Pangan Ramah Lingkungan dengan Pertanian Organik

( kata)
Wujudkan Ketahanan Pangan Ramah Lingkungan dengan Pertanian Organik
dok Lampost.co

KOTABUMI (Lampost.co) -- Penggunaan pupuk organik sebagai bagian dari kearifan lokal di bidang pertanian yang telah dipraktekkan nenek moyang yang mengacu pada keselarasan dengan alam.

"Pertanian organik itu murah sebab unsur hara sebagai bahan dasar tanaman untuk tumbuh tersedia melimpah di alam dan itu adalah modal membangun ketahanan pangan berkelanjutan yang ramah lingkungan," ujar Kepala Seksi  Metode dan Informasi Penyuluh Pertanian, Dinas Pertanian (Distan), Kabupaten Lampung Utara, I Made Wirata, di ruang kerjanya, Rabu, 2 September 2020. 

Untuk mendapatkan hasil panen yang melimpah harus dilakukan selaras dengan alam dengan memberikan waktu bagi tanah untuk mengurai kembali bahan-bahan organik menjadi unsur hara bagi tanaman sebelum proses penanaman dilakukan. 

"Bila dipraktekkan, pertanian organik akan menjadi tahap awal konservasi lingkungan di wilayah," tuturnya menambahkan.

Di bagian lain, bagi nenek moyang, pertanian organik ini telah menjadi bagian dari kearifan lokal yang membentuk sistem kepercayaan dan  mengakar dengan penghormatan kepada sesuatu yang diyakini memiliki kekuatan untuk menjaga alam. 

"Sistem pertanian organik bukan sebatas menanam tanaman yang mesti selaras dengan alam. Tapi, bagi nenek moyang telah membentuk sistem religi yang membangun pengetahuan lokal yang dapat dapat diurai pengajarannya bagi generasi selanjutnya secara filosofis dan pragmatis," imbuhnya. 

Selain itu, itu di zaman milenial, kearifan lokal dan teknologi digital dapat saling mengakomodasi. Dengan ini,  ide serta inovasi untuk mewujudkan pertanian berkelanjutan dapat tersosialisasi secara optimal ke petani. 

"Pada hakekatnya pemerintah sudah memberi peluang bagi petani dan tergantung petani bagaimana dapat menangkap peluang itu dengan merubah paradigma berfikir demi kepentingan petani itu sendiri terutama dalam memenuhi kehidupan dan peningkatan, kesejahteraan" tuturnya.

Setiaji Bintang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar