#WisataDurian#Pariwisata#Lampung

Wisata Durian Jadi Destinasi Baru di Lampung

( kata)
Wisata Durian Jadi Destinasi Baru di Lampung
Wisata durian jadi destinasi baru di Lampung. Lampost.co/Nur Jannah

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Lampung tidak hanya kaya akan wisata Bahari, bahkan Lampung juga terkenal dengan agrowisata durian. Hal ini bahkan bisa menjadi kesempatan bagi Provinsi Lampung untuk mendatangkan wisatawan dari luar untuk berkunjung menikmati wisata durian di kebunya langsung.

Kepala Dinas Pariwisata Lampung Edarwan mengatakan Lampung punya keunggulan agrowisata berbasis durian. Ia mengaku pemerintah melalui dinas pariwisata sangat mendukung kampung-kampung yang memiliki tanaman durian, dan mengarahkan untuk menjadi desa destinasi wisata durian.

"Di Lampung banyak sentra-sentra kebun durian itu yang kami dorong, misalnya dalam bentuk lisan, petani kita arahkan membentuk kelompok,karena wisata harus ada komunitas," Kata dia

Selain itu pihaknya juga mendorong masyarakat melalui program kelompok sadar wisata (Kopdarwis) untuk mendukung dan mengembangkan agrowisata durian. Bentuk lain yang dilakukan adalah dengan turut mempromosikan daerah yang terdapat kebun durian di akun medsos Dinas Pariwisata salah satunya di Merbau Mataram.

" Materi Kopdarwis itu tentang penyambutan, bagaimana melayani wisatawan, berhimpun melayani tamu. Kemudian harga jual distandarkan ada penyelarasan, sesama petani menyepakati. Buat tempat orang menikmati durian. Kalau  ini bagus, akab kita bina lebih lanjut," paparnya.

Edarwan menegaskan, pengembangan agrowisata durian akan terus digalakka. Untuk mendukung hal tersebut pihaknya juga akan menggandeng dinas terkait. Seperti  Dinas Pertanian, dan Dinas Perkebunan.

" Pariwisata itu akhir, sifatnya promosi yang menyiapkan hal itu dinas terkait," ujar dia.

Dengan agrowisata durian, hasil akhirnya dapat menguntungkan para petani dan bisa mengatasi over suplai pada saat puncak musim durian. Jika biasanya panen belum matang durian diperem maka dengan wisata durian orang datang langsung, sehingga harga lebih stabil , dan petani dapat menikmati kenaikan harga durian.

" Orientasinya petani bisa terima hasil maka terjadi stabilitas harga, karena wisata bisa naikan harga itu," tegasnya.

 

Setiaji Bintang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar