#banjir#pesisirbarat

Wilayah Perbatasan Laut di Pesisir Barat Berpotensi Banjir Rob

( kata)
Wilayah Perbatasan Laut di Pesisir Barat Berpotensi Banjir Rob
Banjir di Pesisir Barat beberapa waktu lalu. (Lampost.co/Yon Fisoma)


Krui (Lampost.co) -- Air laut pasang yang biasa terjadi di permukiman warga sepanjang Pesisir Barat berpotensi banjir rob. Sebab sebagian besar wilayah Pesisir Barat berbatasan langsung dengan Samudra Indonesia.


Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pesisir Barat, Mirza Sahri, mengatakan hampir seluruh lokasi yang berada di pinggir laut dalam wilayah Pesisir Barat berpotensi banjir rob. Meski demikian, hingga kini pihaknya belum menerima laporan atau menemukan korban jiwa pada peristiwa alam tersebut.  

Menurutnya, berdasarkan data BPBD Pesisir Barat, sejumlah wilayah yang pernah mengalami banjir rob yaitu di Wayteluk, Pekon Tanjungsetia dan Pekon Pagardalam, Kecamatan Pesisir Selatan, permukiman warga di Pasar Krui, Kecamatan Pesisir Tengah, dan di pekon yang ada di Kecamatan Pesisir Utara. 

"Sebenarnya semua desa (pekon) yang berada di pinggir pantai berpotensi banjir rob. Sampai hari ini kami belum menerima laporan adanya kerusakan atau korban jiwa," ujar Mirza melalui telepon, Kamis, 2 Juni 2022. 

Baca juga: Banjir Way Tenumbang di Pesisir Barat Sebabkan Jembatan Amblas

Pihaknya juga telah mengambil sejumlah langkah untuk mewaspadai banjir rob. Mirza menyatakan jika terjadi bencana banjir rob, warga diminta untuk tenang dan tidak panik. Selain itu, warga diminta untuk mencari informasi bencana alam termasuk banjir rob dari sumber tepercaya seperti keterangan resmi pemerintah dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). 

Mirza menambahkan pihaknya memiliki persiapan logistik dan sarana penanggulangan jika terjadi bencana alam termasuk banjir rob sewaktu waktu terjadi di permukiman warga di kabupaten itu. 

"Jangan panik harus jelas sumber informasi yang diterima. Logistik ada tersedia. Tetapi, mudah mudahan bencana alam termasuk banjir rob tidak terjadi," katanya. 

Wandi Barboy








Berita Terkait



Komentar