#nuansa#Ashraf-Sinclair#Bunga-Citra-Lestari

Wejangan Ashraf

( kata)
Wejangan Ashraf
Ilustrasi - Medcom.id.


Setiaji Bintang Pamungkas

Wartawan Lampung Post

Berpulangnya aktor Ashraf Sinclair tentu masih menyisakan duka mendalam bagi keluarga dan seluruh penggemarnya.

Ternyata, semasa hidupnya, suami dari penyanyi Bunga Citra Lestari kerap membagi kisah suksesnya yang dirintis mulai dari nol. Ashraf sosok pekerja keras, ulet, dan percaya diri. Tak banyak yang tahu tentang itu. 

Dari saluran YouTube Merry Riana, terungkap bahwa ia adalah pebisnis yang cukup berpengalaman. Ashraf yang diundang saat itu menjadi narasumber. Ia berbicara tentang perjalanan bisnis kepada audiens yang notabene generasi milenial.

Ashraf membagi kisahnya dari dunia peran masuk ke dunia investasi. Ia pernah tinggal di apartemen murah di Jakarta. Harganya murah karena persis di depan apartemennya terdapat penampungan limbah. Saat angin berhembus, aroma limbah menyengat masuk ke apartemennya. "Bau yang cukup luar biasa, makannya murah," ujarnya.

Ia pun pernah mengalami kehabisan uang. Biasanya orang Indonesia makan mi instan pakai nasi, tapi Asraf pernah makan mi instan dicampurkan roti agar mengembang dan lebih cepat kenyang. Kemudian, perlahan ia kumpulkan uang dari hasil syuting sinetron. Sebagian uangnya ia persiapkan untuk berinvestasi. 

Investasi pertamanya yakni pada ikan lele, karena di mana pun ada pecel lele. Namun, banjir menerjang kolamnya hingga usaha lelenya habis. Kemudian, ia investasi ke rumah makan lele, tapi gagal karena berada di mal yang sepi.

Selanjutnya, ia mencoba buka gym crossfit. Awalnya ramai, tapi di pertengahan ia dan partner bisnisnya memiliki visi berbeda sehingga mereka berpisah dan akhirnya tidak ada sepersen pun pendapatan yang diraih.

Start-up pun pernah ia jajal. Ketika ia menanam investasi aplikasi Konserku yang mengakomodasi para penggunanya yang ingin menonton konser.

Ternyata gagal karena saat peluncuran aplikasi itu  mengundang Linkin Park, tetapi sang vokalis, Chester Bennington meninggal karena bunuh diri.

"Mereka sudah sewa gedung jual tiket, bandnya Linkin Park. Ternyata, Chester bunuh diri dan kejadian itu pas sebelum dimulai konser, jadi gagal, tapi itu bukan salah kita, tapi karena situasi, keadaan," imbuhnya.

Akhirnya, ia berhasil menanam saham di restoran TGI Fridays, karena ia pernah menjadi pelayanan di sana dan mengenal bosnya. Selain itu, ia sukses berinvestasi di Iflix karena mengenal pemiliknya.

Ia percaya, tujuan hidup seseorang akan memberi dampak kepada orang lain. "Setiap saat kita bergerak berarti setiap saat kita membawa efek dan dampak secara tidak sadar," imbuhnya.

Ia mengingatkan  kepada milenial untuk senantiasa menambahkan nilai keadaan siapa pun. Jangan lewatkan berbuat baik setiap saat sehingga menemukan tujuan hidup yang murni. "Kita tidak akan pernah tahu efek kita kepada orang di samping kita, maka add value di setiap tujuan kita," begitu wejangan dari Ashraf.

 

Bambang Pamungkas







Berita Terkait



Komentar