#beritalampung#beritadaerah#lampung#Waykanan#ODF

Way Kanan Jadi Kabupaten Bebas BABS

( kata)
Way Kanan Jadi Kabupaten Bebas BABS
Foto: Lampost.co/Umar Robani

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Kabupaten Way Kanan berhasil mencapai status Open Defecation Free (ODF). Dengan status tersebut kabupaten tersebut dinyatakan bebas dari perilaku buang air besar sembarangan (BABS).

Bupati Adipati Surya menyatakan BABS sebagai perilaku teroris. Hal itu karena perilaku tersebut membahayakan banyak orang.

"Perilaki BABS itu tidak hanya membahayakan si pelaku, tapi juga orang lain khususnya yang di sekitar lingkungan," kata dia dalam jumpa pers di Kantor SNV Lampung, Jumat 11 Oktober 2019.

Ia menjelaskan capaian tersebut dengan menggandeng seluruh jajaran pemerintahan. Selain itu pihaknya juga langsung melibatkan masyarakat.

"Kita dorong mulai dari bawah, masyarakat, pemerintahan desa, hingga organisasi masyarakat yang ada," jelasnya.

Ia mengaku sempat sulit menjalankan wacana tersebut karena kendala anggaran. Namun, kemudian mengeluarkan kebijakan agar pemerintahan desa menggunakan 30% anggaran dana desa untuk penunjang ODF. Selain itu hal serupa juga dilakukan kepada organisasi masyarakat yang mendapat dana hibah dari pemerintah.

"Hal itu berhasil, sekarang kita sudah sampai status ODF dan wacana tersebut sudah menjadi budaya di masyarakat," tuturnya.

Untuk kelanjutan wacana tersebut ke depan pihaknya berencana membangun IPLT. Proyek tersebut akan dibangun di atas lahan seluas empat hektar. Ia mengungkapkan pembangunan akan dimulai pada tahun 2020.

"IPLT ini fungsi sebagai pembuangan lumpur tinja masyarakat agar tetap tidak mencemari lingkungan, kita sudah ajukan ke Kementerian PUPR," kata dia.

Capaian tersebut merupakan suatu prestasi karena dicapai tanpa pendampingan pihak luar. Febrilia Ekawati Direktur YKWS mengungkapkan Way Kanan layak menjadi contoh daerah lainnya. Terlebih Way Kanan memiliki wilayah yang luas dan masyarakat yang beragam.

"Dengan berbagai kendala itu, capaian tersebut merupakan prestasi dan layak menjadi contoh daerah lainnya," kata Febri.

Umar Robani

Berita Terkait

Komentar